Air Hujan Jakarta Mengandung Mikroplastik, Ini Bahayanya bagi Kesehatan Tubuh
Minggu, 19 Oktober 2025 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Lalu apa bahaya mikroplastik bagi kehidupan manusia? Berikut penjelasannya:
Mikroplastik mudah dicerna karena ukuran tingkat mikronya. Mereka juga bergerak dengan mudah melalui rantai makanan dan bertahan di lingkungan karena mereka tahan terhadap biodegradasi.
Selain itu, karena mikroplastik ada dalam ukuran tingkat mikro hingga tingkat nano, mereka hampir tidak mungkin untuk dihilangkan setelah dilepaskan ke lingkungan. Karena karakteristik ini, mikroplastik menimbulkan potensi bahaya bagi manusia dan lingkungan.
Ketidakseimbangan Bakteri pada Pencernaan Manusia
Mikroplastik dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh manusia, termasuk sistem pencernaan, pernapasan, endokrin, reproduksi, dan kekebalan tubuh. Pertama, sistem pencernaan terpengaruh ketika mikroplastik tertelan, dan iritasi fisik pada saluran pencernaan pada akhirnya dapat menyebabkan peradangan.
Mikroplastik dapat menyebabkan perubahan pada mikrobioma usus, yang mengakibatkan ketidakseimbangan antara bakteri menguntungkan dan berbahaya. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gejala seperti sakit perut, kembung, dan perubahan kebiasaan buang air besar.
Gangguan Pernapasan
Mikroplastik mudah dicerna karena ukuran tingkat mikronya. Mereka juga bergerak dengan mudah melalui rantai makanan dan bertahan di lingkungan karena mereka tahan terhadap biodegradasi.
Selain itu, karena mikroplastik ada dalam ukuran tingkat mikro hingga tingkat nano, mereka hampir tidak mungkin untuk dihilangkan setelah dilepaskan ke lingkungan. Karena karakteristik ini, mikroplastik menimbulkan potensi bahaya bagi manusia dan lingkungan.
Ketidakseimbangan Bakteri pada Pencernaan Manusia
Mikroplastik dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh manusia, termasuk sistem pencernaan, pernapasan, endokrin, reproduksi, dan kekebalan tubuh. Pertama, sistem pencernaan terpengaruh ketika mikroplastik tertelan, dan iritasi fisik pada saluran pencernaan pada akhirnya dapat menyebabkan peradangan.
Mikroplastik dapat menyebabkan perubahan pada mikrobioma usus, yang mengakibatkan ketidakseimbangan antara bakteri menguntungkan dan berbahaya. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gejala seperti sakit perut, kembung, dan perubahan kebiasaan buang air besar.
Gangguan Pernapasan
Lihat Juga :