Cara Sederhana untuk Cegah Kanker Payudara
Senin, 14 September 2020 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
SADANIS dilakukan melalui pemeriksaan USG atau mamografi. Kita juga bisa melakukan SADARI (perikSA payuDAra SendiRI) secara rutin. Kanker payudara, sambung dr Hastarita, adalah keganasan yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara. (Baca juga: Wabah Corona, Bolehkah Salat Memakai Masker?)
Salah satu opsi bagi pasien yang telah terdiagnosis kanker payudara pada stadium tertentu adalah dengan melakukan operasi pengangkatan. Ada dua jenis operasi pengangkatan kanker payudara, yaitu mastektomi, operasi pengangkatan seluruh jaringan payudara; dan lumpektomi, operasi pengangkatan kanker atau jaringan abnormal pada payudara dengan menyisakan jaringan sehat.
Lumpektomi atau mastektomi parsial dilakukan pada stadium dini dan tidak terdapat luka/lesi yang besar setelah operasi. Biasanya tindakan ini akan dilanjutkan dengan terapi radiasi atau dikombinasi dengan terapi lain.
Adapun mastektomi dilakukan apabila ukuran massa/benjolan cukup besar ataupun sudah ada penyebaran ke tempat lain. Prosedur ini dijalankan jika kanker payudara terlihat memasuki stadium lebih lanjut, bisa salah satu atau bahkan kedua payudara wanita bersangkutan yang diangkat. (Baca juga: Rusia Mulai Kirim Gelombang Pertama Vaksin Covid-19)
Jika ukuran benjolan/massa di payudara terlalu besar sehingga jika dilakukan pembedahan, akan berisiko mengenai bagian vital. Karena itu, dokter terkadang merekomendasikan kemoterapi neoajuvan. Tujuannya mengecilkan ukuran tumor sehingga dapat menekan risiko sebelum dilakukan pembedahan. Terkait tindakan mastektomi, umumnya akan meninggalkan dampak tersendiri.
Salah satu opsi bagi pasien yang telah terdiagnosis kanker payudara pada stadium tertentu adalah dengan melakukan operasi pengangkatan. Ada dua jenis operasi pengangkatan kanker payudara, yaitu mastektomi, operasi pengangkatan seluruh jaringan payudara; dan lumpektomi, operasi pengangkatan kanker atau jaringan abnormal pada payudara dengan menyisakan jaringan sehat.
Lumpektomi atau mastektomi parsial dilakukan pada stadium dini dan tidak terdapat luka/lesi yang besar setelah operasi. Biasanya tindakan ini akan dilanjutkan dengan terapi radiasi atau dikombinasi dengan terapi lain.
Adapun mastektomi dilakukan apabila ukuran massa/benjolan cukup besar ataupun sudah ada penyebaran ke tempat lain. Prosedur ini dijalankan jika kanker payudara terlihat memasuki stadium lebih lanjut, bisa salah satu atau bahkan kedua payudara wanita bersangkutan yang diangkat. (Baca juga: Rusia Mulai Kirim Gelombang Pertama Vaksin Covid-19)
Jika ukuran benjolan/massa di payudara terlalu besar sehingga jika dilakukan pembedahan, akan berisiko mengenai bagian vital. Karena itu, dokter terkadang merekomendasikan kemoterapi neoajuvan. Tujuannya mengecilkan ukuran tumor sehingga dapat menekan risiko sebelum dilakukan pembedahan. Terkait tindakan mastektomi, umumnya akan meninggalkan dampak tersendiri.
Lihat Juga :