Kekeyi Akui Kena Mental saat Fotonya Jadi Lelucon atas Kematian Timothy
Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:20 WIB
loading...
kekeyi merasa kena mental karena dijadikan lelucon kematian Timothy. Foto/IG @rahmawatikekeyiputricantikka23
A
A
A
JAKARTA - Selebgram Rahmawati Kekeyi Putri Cantika juga kena mental dan curhat di media sosial karena fotonya yang dijadikan lelucon dalam kasus kematian mahasiswa Universitas Udayana, bernama Timothy Anugerah Santoso. Kekeyi merasa mentalnya dihancurkan karena aksi tersebut.
Dalam unggahannya di Instagram, Kekeyi mengunggah screenshoot bukti chat grup para pembully Timothy yang diunggah oleh akun X @unudmenfess. Dalam postingan itu tampak Timothy yang tergeletak kemudian disamakan dengan Kekeyi saat berpose macan.
Kekeyi awalnya mengaku tidak tahu menahu soal kabar meninggalnya Timothy yang diduga dibully teman kampusnya. Dia tak menyangka foto wajahnya diikutsertakan menjadi bahan lelucon untuk membully Timothy setelah terjatuh dari gedung.
Baca Juga : Kasus Kematian Timothy Anugerah, Mendikti Saintek: Tim Investigasi Sudah Dibentuk
Kekeyi merasa direndahkan dengan kejadian ini. Padahal selama ini dia mengaku sudah menutup diri selama kurang lebih dua tahun dari dunia media sosial.
Kekeyi juga menyinggung dirinya yang tidak bisa mengubah takdir hidup dengan wajahnya saat ini. Meski geram dengan perbuatan itu, namun Kekeyi memilih untuk tidak melaporkannya kepada pihak berwajib.
Kendati demikian, Kekeyi tak menampik bahwa mentalnya sangat hancur akibat lelucon tersebut.
"Sebegitu salah dan buruk kah saya di bumi ini, emg saya bisa kah menentukan takdir hidup saya supaya cantik sempurna seperti orang lain," tulis Kekeyi.
Baca Juga : Profil Erick Gonata, Mahasiswa FK Udayana yang Terseret Kasus Perundungan Timothy Anugerah
Postingan itu kemudian mendapat beragam dukungan dari warganet. Ada yang memberi semangat untuk Kekeyi, dan ada pula yang mendorongnya untuk melaporkan hal ini ke pihak berwajib.
Kekeyi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Dia mengaku banyak masalah yang sedang terjadi dalam hidup dan sedang dalam fase merasa gagal.
"maaf bila kali ini aku down, banyak problem dalam hidupku, hingga aku segagal ini," tulis Kekeyi.
Seperti diketahui, kasus kematian Timothy, mahasiswa semester tujuh Prodi Sosiologi FISIP Unud menjadi perbincangan. Timothy diduga mengakhiri hidup pada (15/10/2025) dari lantai empat gedung FISIP.
Kepergian Timothy menjadi duka mendalam bagi pendidikan tinggi Indonesia, dan dianggap sebagai kehilangan yang tidak seharusnya terjadi. Terlebih kasus meninggalnya Timothy dikaitkan dengan adanya aksi bullying atau perundungan di lingkungan kampus.
Dalam unggahannya di Instagram, Kekeyi mengunggah screenshoot bukti chat grup para pembully Timothy yang diunggah oleh akun X @unudmenfess. Dalam postingan itu tampak Timothy yang tergeletak kemudian disamakan dengan Kekeyi saat berpose macan.
Kekeyi awalnya mengaku tidak tahu menahu soal kabar meninggalnya Timothy yang diduga dibully teman kampusnya. Dia tak menyangka foto wajahnya diikutsertakan menjadi bahan lelucon untuk membully Timothy setelah terjatuh dari gedung.
Baca Juga : Kasus Kematian Timothy Anugerah, Mendikti Saintek: Tim Investigasi Sudah Dibentuk
Kekeyi merasa direndahkan dengan kejadian ini. Padahal selama ini dia mengaku sudah menutup diri selama kurang lebih dua tahun dari dunia media sosial.
Kekeyi juga menyinggung dirinya yang tidak bisa mengubah takdir hidup dengan wajahnya saat ini. Meski geram dengan perbuatan itu, namun Kekeyi memilih untuk tidak melaporkannya kepada pihak berwajib.
Kendati demikian, Kekeyi tak menampik bahwa mentalnya sangat hancur akibat lelucon tersebut.
"Sebegitu salah dan buruk kah saya di bumi ini, emg saya bisa kah menentukan takdir hidup saya supaya cantik sempurna seperti orang lain," tulis Kekeyi.
Baca Juga : Profil Erick Gonata, Mahasiswa FK Udayana yang Terseret Kasus Perundungan Timothy Anugerah
Postingan itu kemudian mendapat beragam dukungan dari warganet. Ada yang memberi semangat untuk Kekeyi, dan ada pula yang mendorongnya untuk melaporkan hal ini ke pihak berwajib.
Kekeyi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Dia mengaku banyak masalah yang sedang terjadi dalam hidup dan sedang dalam fase merasa gagal.
"maaf bila kali ini aku down, banyak problem dalam hidupku, hingga aku segagal ini," tulis Kekeyi.
Seperti diketahui, kasus kematian Timothy, mahasiswa semester tujuh Prodi Sosiologi FISIP Unud menjadi perbincangan. Timothy diduga mengakhiri hidup pada (15/10/2025) dari lantai empat gedung FISIP.
Kepergian Timothy menjadi duka mendalam bagi pendidikan tinggi Indonesia, dan dianggap sebagai kehilangan yang tidak seharusnya terjadi. Terlebih kasus meninggalnya Timothy dikaitkan dengan adanya aksi bullying atau perundungan di lingkungan kampus.
(wur)
Lihat Juga :