Dua Kali Gagal, Tempe Kembali Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO
Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Pengajuan itu telah dilakukan sejak awal tahun, tepatnya pada 31 Maret 2025. Sebagai syarat, Kementerian Kebudayaan sudah menyusun dokumen nominasi Budaya Tempe sesuai standar yang ditetapkan UNESCO. Selanjutnya, dokumen dievaluasi oleh badan penilai UNESCO sebelum mendapatkan keputusan final.
Sementara itu, pengumuman warisan budaya tak benda oleh UNESCO akan berlangsung pada Sidang ke-20 yang rencananya akan dilakukan antara tanggal 8 hingga 13 Desember 2025. Sidang tersebut akan diselenggarakan di New Delhi, India. Selama sidang tersebut, Komite Antarpemerintah akan memutuskan nominasi mana yang akan dimasukkan ke dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda.
Baca Juga : Paspor Malaysia Kini Setara AS! Ini Sederet Benefitnya
Tak hanya tempe, Indonesia juga mengusulkan dua warisan budaya takbenda lainnya dengan sistem extention maupun joint nomination. Bersama Malaysia, Indonesia menjadi negara tambahan (extention) yang mengusulkan makyong. Makyong merupakan seni teater tradisional yang berkembang terutama di wilayah Kepulauan Riau.
Indonesia sebelumnya telah memiliki 16 warisan budaya takbenda yang sudah ditetapkan UNESCO. Di antaranya keris dan pertunjukan wayang (2008), batik serta pendidikan dan pelatihan batik (2009), angklung (2010), tari Saman (2011), Noken atau tas tradisional Papua (2012), tiga genre tarian tradisional Bali (2015), kapal Pinisi (2017), pencak silat (2019), pantun (2020), gamelan (2021), budaya sehat jamu (2023), Reog Ponorogo, Kebaya, dan Kolintang (2024).
Sementara itu, pengumuman warisan budaya tak benda oleh UNESCO akan berlangsung pada Sidang ke-20 yang rencananya akan dilakukan antara tanggal 8 hingga 13 Desember 2025. Sidang tersebut akan diselenggarakan di New Delhi, India. Selama sidang tersebut, Komite Antarpemerintah akan memutuskan nominasi mana yang akan dimasukkan ke dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda.
Baca Juga : Paspor Malaysia Kini Setara AS! Ini Sederet Benefitnya
Tak hanya tempe, Indonesia juga mengusulkan dua warisan budaya takbenda lainnya dengan sistem extention maupun joint nomination. Bersama Malaysia, Indonesia menjadi negara tambahan (extention) yang mengusulkan makyong. Makyong merupakan seni teater tradisional yang berkembang terutama di wilayah Kepulauan Riau.
Indonesia sebelumnya telah memiliki 16 warisan budaya takbenda yang sudah ditetapkan UNESCO. Di antaranya keris dan pertunjukan wayang (2008), batik serta pendidikan dan pelatihan batik (2009), angklung (2010), tari Saman (2011), Noken atau tas tradisional Papua (2012), tiga genre tarian tradisional Bali (2015), kapal Pinisi (2017), pencak silat (2019), pantun (2020), gamelan (2021), budaya sehat jamu (2023), Reog Ponorogo, Kebaya, dan Kolintang (2024).
(wur)
Lihat Juga :