Musim Hujan Tiba, Ini 4 Penyakit yang Perlu Anda Waspadai
Senin, 03 November 2025 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga : Studi Baru Ungkap Otak Pria Menyusut Lebih Cepat Dibanding Perempuan Seiring Bertambahnya Usia
Influenza adalah penyakit menular yang menyebar melalui batuk, bersin, atau menyentuh benda-benda yang telah terkontaminasi oleh penderitanya. Dalam kondisi yang parah, influenza dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, gagal ginjal, gagal hati, dan bahkan kematian. Cara paling efektif untuk mencegah Anda dan keluarga terinfeksi influenza adalah dengan menyuntikkan vaksin influenza.
Demam berdarah dengue menyebabkan nyeri sendi dan otot hingga tulang terasa retak. Demam berdarah dengue yang parah, yang dikenal sebagai demam berdarah, dapat menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah mendadak (syok), bahkan kematian. Setelah musim hujan tiba, disarankan untuk menutup rapat tempat penampungan air agar nyamuk tidak bertelur dan berkembang biak, mengganti air dalam vas bunga, dan membersihkan semua tempat penampungan air seminggu sekali.
Tubuh yang terserang tifoid biasanya akan mengalami demam tinggi, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan nyeri perut. Pada kasus tertentu, tifoid juga menyebabkan ruam dan sembelit. Jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, pleuritis, miokarditis, dan gagal jantung.
Penyakit ini umumnya terjadi di negara tropis, terutama saat musim hujan. Langkah pencegahan penyakit ini adalah dengan hanya minum air bersih dan matang, mencuci dan memasak makanan dengan benar terutama buah dan sayuran mentah, menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah perkembangbiakan serangga dan tikus. Pencegahan efektif lainnya adalah dengan mendapatkan vaksin tifoid.
2. Influenza
Influenza biasanya tidak hanya terjadi selama musim hujan. Namun, orang-orang sangat rentan terhadap virus influenza selama musim hujan dan udara yang dingin.Influenza adalah penyakit menular yang menyebar melalui batuk, bersin, atau menyentuh benda-benda yang telah terkontaminasi oleh penderitanya. Dalam kondisi yang parah, influenza dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, gagal ginjal, gagal hati, dan bahkan kematian. Cara paling efektif untuk mencegah Anda dan keluarga terinfeksi influenza adalah dengan menyuntikkan vaksin influenza.
3. Demam Berdarah
Selanjutnya ialah demam berdarah. Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi selama musim hujan. Penyakit ini disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Pada musim hujan, umumnya terdapat banyak genangan air yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.Demam berdarah dengue menyebabkan nyeri sendi dan otot hingga tulang terasa retak. Demam berdarah dengue yang parah, yang dikenal sebagai demam berdarah, dapat menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah mendadak (syok), bahkan kematian. Setelah musim hujan tiba, disarankan untuk menutup rapat tempat penampungan air agar nyamuk tidak bertelur dan berkembang biak, mengganti air dalam vas bunga, dan membersihkan semua tempat penampungan air seminggu sekali.
4. Demam Tifoid
Satu lagi ada dema tifoid yang patut diwaspadai saat musim hujan. Demam tifoid adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thyphi. Bakteri ini dapat ditemukan pada makanan atau minuman yang terkontaminasi.Tubuh yang terserang tifoid biasanya akan mengalami demam tinggi, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan nyeri perut. Pada kasus tertentu, tifoid juga menyebabkan ruam dan sembelit. Jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, pleuritis, miokarditis, dan gagal jantung.
Penyakit ini umumnya terjadi di negara tropis, terutama saat musim hujan. Langkah pencegahan penyakit ini adalah dengan hanya minum air bersih dan matang, mencuci dan memasak makanan dengan benar terutama buah dan sayuran mentah, menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah perkembangbiakan serangga dan tikus. Pencegahan efektif lainnya adalah dengan mendapatkan vaksin tifoid.
(wur)
Lihat Juga :