Inovasi PKMK Jadi Terobosan Efektif Pemerintah dalam Percepatan Penurunan Stunting
Senin, 03 November 2025 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Melanjutkan komitmen pemerintah dalam satu dekade terakhir untuk menekan angka stunting, ADINKES menilai pentingnya memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil menunjukkan praktik baik serta capaian signifikan selama periode 2024 hingga Juli 2025.
Wujud nyata kolaborasi lintas sektor tersebut ditandai dengan pemberian apresiasi kepada 64 kota dan kabupaten di Indonesia melalui Generasi Maju Bebas Stunting Awards dan Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria Awards. Penghargaan ini menjadi simbol dedikasi serta kerja bersama seluruh pihak dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan bebas dari stunting menuju Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan tangguh.
Pemberian GMBS Award 2025 diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat implementasi program pengendalian stunting di wilayah masing-masing, sekaligus mempercepat terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan bebas stunting pada tahun 2045.
Melengkapi strategi kolaborasi tersebut, Rita Novianti, Healthcare Nutrition Solution Director Sarihusada, menilai kerja sama lintas sektor dari hulu ke hilir menjadi kunci untuk menurunkan prevalensi stunting. “Bersama-sama, kami mengembangkan program kesehatan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Kota yang secara aktif merangkul seluruh tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan yang terlibat dalam penatalaksanaan stunting di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Rita memaparkan bahwa melalui Gerakan Generasi Maju Bebas Stunting (GMBS), Sarihusada berkomitmen mendukung lahirnya generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing. “GMBS adalah langkah awal menuju Indonesia bebas stunting. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan serta memunculkan semangat baru bagi seluruh pihak yang terlibat dalam menurunkan angka stunting di wilayah masing-masing,” tutup Rita.
Wujud nyata kolaborasi lintas sektor tersebut ditandai dengan pemberian apresiasi kepada 64 kota dan kabupaten di Indonesia melalui Generasi Maju Bebas Stunting Awards dan Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria Awards. Penghargaan ini menjadi simbol dedikasi serta kerja bersama seluruh pihak dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan bebas dari stunting menuju Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan tangguh.
Pemberian GMBS Award 2025 diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat implementasi program pengendalian stunting di wilayah masing-masing, sekaligus mempercepat terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan bebas stunting pada tahun 2045.
Melengkapi strategi kolaborasi tersebut, Rita Novianti, Healthcare Nutrition Solution Director Sarihusada, menilai kerja sama lintas sektor dari hulu ke hilir menjadi kunci untuk menurunkan prevalensi stunting. “Bersama-sama, kami mengembangkan program kesehatan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Kota yang secara aktif merangkul seluruh tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan yang terlibat dalam penatalaksanaan stunting di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Rita memaparkan bahwa melalui Gerakan Generasi Maju Bebas Stunting (GMBS), Sarihusada berkomitmen mendukung lahirnya generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing. “GMBS adalah langkah awal menuju Indonesia bebas stunting. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan serta memunculkan semangat baru bagi seluruh pihak yang terlibat dalam menurunkan angka stunting di wilayah masing-masing,” tutup Rita.
(nnz)
Lihat Juga :