Saskia Chadwick Mengenal Cinta ala Islami di Film Tak Kenal Maka Ta'aruf
Kamis, 06 November 2025 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, film ini mengisahkan tentang Zoya (Saskia Chadwick), mahasiswi kedokteran yang memegang teguh kaidah-kaidah agama. Zoya Memiliki prinsip kuat tentang konsep pernikahan tanpa pacaran. Zoya memiliki dua kakak yaitu Khalid (Maghara Adipura) dan Asma (Ghina Salsabiela).
Keduanya mengalami kegagalan cinta yang sangat traumatis sehingga menjadi faktor Zoya mengidap Philophobia (takut jatuh cinta). Zoya bertemu dengan Faris (Fadi Alaydrus), mahasiswa teknologi kelautan, ganteng, tinggi dan seorang vokalis. Zoya benci pada pandangan pertama kepada Faris.
Gadis itu merasa sangat terganggu dengan suara bising motor Faris setiap kali pergi sholat ke masjid kampus.
Sementara Cleopatra (Dinda Mahira), mahasiswi metropolis, cantik, enerjik dan agresif. Fans berat Faris. Jatuh cinta dan mengejar Faris mati-matian. Di tengah kegalauan akan perasaan cintanya, Zoya harus menghadapi kenyataan pahit ayahnya yang berpulang.
“Pas nulis scenario saya bayangin membuat cerita ini untuk remaja yang mulai mapan dan mencari hubungan serius. Tapi kan nggak semua orang bisa bersabar dengan proses pengenalan yang memakan wantu lama. Jadi sebenarnya taaruf itu ideal sekali untuk diterapkan,” ujar penulis Mim Yudiarto.
Keduanya mengalami kegagalan cinta yang sangat traumatis sehingga menjadi faktor Zoya mengidap Philophobia (takut jatuh cinta). Zoya bertemu dengan Faris (Fadi Alaydrus), mahasiswa teknologi kelautan, ganteng, tinggi dan seorang vokalis. Zoya benci pada pandangan pertama kepada Faris.
Gadis itu merasa sangat terganggu dengan suara bising motor Faris setiap kali pergi sholat ke masjid kampus.
Sementara Cleopatra (Dinda Mahira), mahasiswi metropolis, cantik, enerjik dan agresif. Fans berat Faris. Jatuh cinta dan mengejar Faris mati-matian. Di tengah kegalauan akan perasaan cintanya, Zoya harus menghadapi kenyataan pahit ayahnya yang berpulang.
“Pas nulis scenario saya bayangin membuat cerita ini untuk remaja yang mulai mapan dan mencari hubungan serius. Tapi kan nggak semua orang bisa bersabar dengan proses pengenalan yang memakan wantu lama. Jadi sebenarnya taaruf itu ideal sekali untuk diterapkan,” ujar penulis Mim Yudiarto.
(dra)
Lihat Juga :