Pagelaran Satoe Indonesia Tandai Kebangkitan Jakarta Philharmonic Orchestra di TIM
Minggu, 09 November 2025 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Meski persiapan baru dimulai sejak September atau kurang dari tiga bulan, Miftahulloh menegaskan bahwa konser ini adalah titik awal untuk mengembalikan JPO ke panggung utama kesenian Jakarta. Ia menyebutkan, dalam penilaian kota global, kelestarian budaya menjadi salah satu indikator utama.
Karena itu, JPO bukan hanya konser, tetapi representasi bahwa kultur musik Jakarta tetap hidup dan terus berkembang.
JPO juga memiliki sejarah panjang. Jejaknya dapat ditarik hingga 1904 melalui Batavian Staff Orchestra, berkembang menjadi Bataviasche Philharmonic Orchestra (1912), dan kemudian NIROM Orchestra (1934). TIM pun menjadi saksi perjalanan musik orkestra Indonesia tempat lahirnya karya-karya besar dari Ismail Marzuki hingga maestro biola Idris Sardi.
Sebelumnya, JPO berjalan tidak konsisten dan sempat tidak aktif selama beberapa tahun. Kini Pemprov memastikan JPO kembali berada di garda depan dunia musik Jakarta.
“Ini tahun kebangkitan. Kami harap tahun depan, bahkan menjelang 2027, penyelenggaraannya lebih besar dan bisa menghadirkan musisi dari luar negeri,” ujar Miftahulloh.
Aminoto Kosin sebagai music director & conductor juga menegaskan harapannya: “Semoga JPO ini bisa menjadi kegiatan yang berkelanjutan.”
Karena itu, JPO bukan hanya konser, tetapi representasi bahwa kultur musik Jakarta tetap hidup dan terus berkembang.
JPO juga memiliki sejarah panjang. Jejaknya dapat ditarik hingga 1904 melalui Batavian Staff Orchestra, berkembang menjadi Bataviasche Philharmonic Orchestra (1912), dan kemudian NIROM Orchestra (1934). TIM pun menjadi saksi perjalanan musik orkestra Indonesia tempat lahirnya karya-karya besar dari Ismail Marzuki hingga maestro biola Idris Sardi.
Sebelumnya, JPO berjalan tidak konsisten dan sempat tidak aktif selama beberapa tahun. Kini Pemprov memastikan JPO kembali berada di garda depan dunia musik Jakarta.
“Ini tahun kebangkitan. Kami harap tahun depan, bahkan menjelang 2027, penyelenggaraannya lebih besar dan bisa menghadirkan musisi dari luar negeri,” ujar Miftahulloh.
Aminoto Kosin sebagai music director & conductor juga menegaskan harapannya: “Semoga JPO ini bisa menjadi kegiatan yang berkelanjutan.”
Jakarta Philharmonic Orchestra Menjadi Panggung Megah Penuh Lagu Legendaris
Pagelaran "Satoe Indonesia" menyuguhkan daftar panjang karya klasik Tanah Air yang dibalut aransemen modern. Pertunjukan dibuka dengan Indonesia Raya versi solo biola JPO, dilanjutkan Overture “Varia Ibukota”, “Juwita Malam”, “Selendang Sutera”, “Nusantara”, hingga “Zamrud Khatulistiwa” dan “Kebyar-Kebyar”.Lihat Juga :