Telepsikiatri: Lebih Efektif daripada Konseling Langsung?
Senin, 14 September 2020 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Dari sisi reliabilitas, telepsikiatri juga gak menunjukkan adanya penurunan dibanding secara tatap muka. Studi lain yang dilakukan Bahshur dan tim dalam jurnalnya yang berjudul “The Empirical Evidence for Telemedicine Interventions in Mental Disorder” bahkan menyimpulkan kalau telepsikiatri bisa lebih efektif dan efisien dibanding secara tatap muka.
Melansir Current Psychiatry vol. 19, beberapa studi lain turut menunjukkan hal serupa saat menjalani telepsikiatri. Pertama, dalam studi telepsikiatri berbasis sekolah siswa, guru, dan psikiater merasa waktu yang diluangkan jauh lebih efisien.
Kedua, dalam sebuah penelitian tentang telepsikiatri untuk depresi, orang merasa lebih puas dengan terapi seiring meningkatnya sesi berbasis video. (Baca Juga: 10 Keterampilan Bertahan Hidup yang Mesti Anak Muda Kuasai )
Ketiga, dalam studi terhadap veteran 90 persen dari mereka menikmati terapi video dan lebih memilih itu daripada konseling secara langsung, meskipun prosesnya baru bagi mereka.
Shanen Patricia Angelica
Kontributor GenSINDO
Universitas Indonesia
Instagram: @patriciaaash
Melansir Current Psychiatry vol. 19, beberapa studi lain turut menunjukkan hal serupa saat menjalani telepsikiatri. Pertama, dalam studi telepsikiatri berbasis sekolah siswa, guru, dan psikiater merasa waktu yang diluangkan jauh lebih efisien.
Kedua, dalam sebuah penelitian tentang telepsikiatri untuk depresi, orang merasa lebih puas dengan terapi seiring meningkatnya sesi berbasis video. (Baca Juga: 10 Keterampilan Bertahan Hidup yang Mesti Anak Muda Kuasai )
Ketiga, dalam studi terhadap veteran 90 persen dari mereka menikmati terapi video dan lebih memilih itu daripada konseling secara langsung, meskipun prosesnya baru bagi mereka.
Shanen Patricia Angelica
Kontributor GenSINDO
Universitas Indonesia
Instagram: @patriciaaash
(it)
Lihat Juga :