Telepsikiatri: Lebih Efektif daripada Konseling Langsung?
Senin, 14 September 2020 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
“Selain itu, kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan komunikasi dan koordinasi di antara penyedia layanan dan para spesialis kesehatan mental agar bisa memberi perawatan yang lebih holistik bagi pasien,” ujar John. (Baca Juga: Gangguan Psikologi yang Sering Dialami Idola K-Pop dan Rentan Buat Anak Muda )
Di sisi lain, melansir dari studi tim Cowan yang berjudul “ Barriers to Use of Telepsychiatry: Clinicians as Gatekeepers” telepsikiatri mengurangi kemampuan psikiater untuk mendeteksi petunjuk nonverbal selama konferensi video.
Beberapa psikiater bahkan merasa kaku atau kurang nyaman dan sulit menarik perhatian pasien. Dari studi ini juga diketahui bahwa psikiater merasa gak nyaman kalau gak bisa melakukan kontak fisik seperti memberi tisu kepada pasien yang menangis atau sekadar memajukan kursi lebih dekat kepada pasien.
Tapi dari sisi hasil, studi yang dilakukan tim Hubley dalam jurnal World Journal of Psychiatry pada tahun 2016 menemukan, mayoritas pasien justru puas dengan layanan telepsikiatri. (Baca Juga: Kenapa Lagu Mi Pan Su Su Sum Susah Hilang dari Kepala? )
![Telepsikiatri: Lebih Efektif daripada Konseling Langsung?]()
Foto: Unsplash
Ini terbukti lewat kesimpulan dalam 23 dari 31 studi yang ditinjau bahwa rata-rata pasien memberi rating “good” sampai “excellent” untuk menilai pengalamannya melakukan telepsikiatri.
Di sisi lain, melansir dari studi tim Cowan yang berjudul “ Barriers to Use of Telepsychiatry: Clinicians as Gatekeepers” telepsikiatri mengurangi kemampuan psikiater untuk mendeteksi petunjuk nonverbal selama konferensi video.
Beberapa psikiater bahkan merasa kaku atau kurang nyaman dan sulit menarik perhatian pasien. Dari studi ini juga diketahui bahwa psikiater merasa gak nyaman kalau gak bisa melakukan kontak fisik seperti memberi tisu kepada pasien yang menangis atau sekadar memajukan kursi lebih dekat kepada pasien.
Tapi dari sisi hasil, studi yang dilakukan tim Hubley dalam jurnal World Journal of Psychiatry pada tahun 2016 menemukan, mayoritas pasien justru puas dengan layanan telepsikiatri. (Baca Juga: Kenapa Lagu Mi Pan Su Su Sum Susah Hilang dari Kepala? )
.jpg)
Foto: Unsplash
Ini terbukti lewat kesimpulan dalam 23 dari 31 studi yang ditinjau bahwa rata-rata pasien memberi rating “good” sampai “excellent” untuk menilai pengalamannya melakukan telepsikiatri.
Lihat Juga :