Pangeran William Enggan Bahas Pamannya setelah Andrew Kehilangan Gelar Kerajaan
Senin, 10 November 2025 - 13:53 WIB
loading...
Pangeran William. Foto/People
A
A
A
JAKARTA - Pangeran William selalu menghindari pertanyaan tentang pamannya, Andrew Mountbatten Windsor, setelah gelar resmi mantan pangeran itu dicabut. Hal itu terlihat saat dirinya ditanya oleh Christiane Amanpour dari CNN untuk berbicara tentang perubahan dalam keluarganya usai Andrew dipecat baru-baru ini. Duke of Cambridge ini dengan cepat mengalihkan pembicaraan mereka kembali ke Penghargaan Earthshot-nya.
"Saya pikir Penghargaan Earthshot adalah contoh klasik perubahan. Alih-alih membicarakannya, kami melakukannya. Di situlah saya menginginkannya," katanya pada final penghargaan di Rio de Janeiro, Brasil.
"Orang-orang di sini adalah pahlawan aksi sejati sepanjang masa, dan perubahan akan datang dengan mendukung mereka, bukan dengan apa yang saya lakukan."
Baca Juga : Penampilan Perdana Pangeran George di Festival of Remembrance Bersama Sang Ibu, Kate Middleton
Bukan rahasia lagi bahwa William dikabarkan memang tak suka dengan pamannya, Andrew.Menurut biografi kerajaan terbaru, "The Rise and Fall of the Yorks," sebuah sumber mengklaim bahwa perseteruan yang telah berlangsung lama itu bermula dari komentar "kasar" yang dilontarkan Andrew kepada istri William, Kate Middleton.
Buku itu juga mencatat bahwa William "sangat marah" ketika Andrew dan Sarah Ferguson tiba-tiba menghadiri pemakaman Katharine, Duchess of Kent, pada bulan September.
"Dia telah bersusah payah menjauhkan diri dari pamannya dan tidak difoto bersamanya," demikian bunyi buku itu.
"Dia yakin ayahnya tidak memperlakukannya dengan cukup tegas dan bahwa Andrew dan Sarah Ferguson — telah banyak merusak karya baik anggota Keluarga Kerajaan lainnya."
Baca Juga : Raffi Ahmad Tanggung Biaya Pengobatan Fahmi Bo, Operasi dan Rawat Inap di Ruang VIP
Buku yang ditulis oleh Andrew Lownie tersebut selanjutnya mengklaim bahwa pewaris takhta tersebut juga "membenci" mantan istri Andrew dan sepenuhnya mendukung keputusan ayahnya untuk mencabut gelar kerajaan Andrew dan mengusirnya dari kediaman kerajaan.
Raja Charles mengumumkan pencabutan resmi gelar dan kehormatan kerajaan Andrew Kamis lalu di tengah meningkatnya minat terhadap hubungan mantan anggota kerajaan tersebut dengan tersangka pelaku perdagangan seks Jeffrey Epstein.
Gelar Duchess of York milik Ferguson juga dicabut. Namun, kedua putri mantan pasangan tersebut, Putri Beatrice dan Putri Eugenie tetap mempertahankan gelar kerajaan mereka di tengah skandal tersebut.
Andrew terakhir kali dikecam karena hubungannya dengan Epstein pada tahun 2021 ketika Virginia Giuffre menggugat Andrew atas tuduhan pelecehan seksual.
Saat itu, ia mengklaim bahwa Giuffre diduga memperkosanya saat remaja sebagai bagian dari jaringan perdagangan seks Epstein.Andrew membantah tuduhan Giuffre. Namun, keduanya akhirnya menyelesaikan kasus ini di luar pengadilan pada tahun berikutnya.Akibat skandal tersebut, Ratu Elizabeth mencabut gelar militer dan patronase putranya, Andrew pada tahun 2022.
"Saya pikir Penghargaan Earthshot adalah contoh klasik perubahan. Alih-alih membicarakannya, kami melakukannya. Di situlah saya menginginkannya," katanya pada final penghargaan di Rio de Janeiro, Brasil.
"Orang-orang di sini adalah pahlawan aksi sejati sepanjang masa, dan perubahan akan datang dengan mendukung mereka, bukan dengan apa yang saya lakukan."
Baca Juga : Penampilan Perdana Pangeran George di Festival of Remembrance Bersama Sang Ibu, Kate Middleton
Bukan rahasia lagi bahwa William dikabarkan memang tak suka dengan pamannya, Andrew.Menurut biografi kerajaan terbaru, "The Rise and Fall of the Yorks," sebuah sumber mengklaim bahwa perseteruan yang telah berlangsung lama itu bermula dari komentar "kasar" yang dilontarkan Andrew kepada istri William, Kate Middleton.
Buku itu juga mencatat bahwa William "sangat marah" ketika Andrew dan Sarah Ferguson tiba-tiba menghadiri pemakaman Katharine, Duchess of Kent, pada bulan September.
"Dia telah bersusah payah menjauhkan diri dari pamannya dan tidak difoto bersamanya," demikian bunyi buku itu.
"Dia yakin ayahnya tidak memperlakukannya dengan cukup tegas dan bahwa Andrew dan Sarah Ferguson — telah banyak merusak karya baik anggota Keluarga Kerajaan lainnya."
Baca Juga : Raffi Ahmad Tanggung Biaya Pengobatan Fahmi Bo, Operasi dan Rawat Inap di Ruang VIP
Buku yang ditulis oleh Andrew Lownie tersebut selanjutnya mengklaim bahwa pewaris takhta tersebut juga "membenci" mantan istri Andrew dan sepenuhnya mendukung keputusan ayahnya untuk mencabut gelar kerajaan Andrew dan mengusirnya dari kediaman kerajaan.
Raja Charles mengumumkan pencabutan resmi gelar dan kehormatan kerajaan Andrew Kamis lalu di tengah meningkatnya minat terhadap hubungan mantan anggota kerajaan tersebut dengan tersangka pelaku perdagangan seks Jeffrey Epstein.
Gelar Duchess of York milik Ferguson juga dicabut. Namun, kedua putri mantan pasangan tersebut, Putri Beatrice dan Putri Eugenie tetap mempertahankan gelar kerajaan mereka di tengah skandal tersebut.
Andrew terakhir kali dikecam karena hubungannya dengan Epstein pada tahun 2021 ketika Virginia Giuffre menggugat Andrew atas tuduhan pelecehan seksual.
Saat itu, ia mengklaim bahwa Giuffre diduga memperkosanya saat remaja sebagai bagian dari jaringan perdagangan seks Epstein.Andrew membantah tuduhan Giuffre. Namun, keduanya akhirnya menyelesaikan kasus ini di luar pengadilan pada tahun berikutnya.Akibat skandal tersebut, Ratu Elizabeth mencabut gelar militer dan patronase putranya, Andrew pada tahun 2022.
(wur)
Lihat Juga :