Pakar: Asupan Protein Berkualitas Kunci Generasi Sehat Sejak Usia Dini
Jum'at, 14 November 2025 - 15:24 WIB
loading...
Prof. Dr. Dida Akhmad Gurnida saat menjelaskan asupan protein berkualitas yang cukup untuk fondasi pertumbuhan. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Dalam mendukung terwujudnya generasi sehat Indonesia sejak usia dini, sangat penting diperhatikan asupan gizi seimbang. Sayangnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi banyak orang tua adalah memastikan anak mendapatkan asupan protein yang cukup dan seimbang tanpa risiko konsumsi gula berlebih.
Kebutuhan protein pada masa pertumbuhan emas (usia 1–3 tahun), sangat penting untuk mendukung lonjakan pertumbuhan fisik, pembentukan jaringan tubuh, serta perkembangan sel-sel otak bersama dengan nutrien penting lainnya seperti lemak, zat besi, dan zinc.
Baca juga: Kepala BGN: Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat Akibat Kadar Nitrit yang Tinggi
Kualitas dan kuantitas protein sangat menentukan laju pertumbuhan otot, tulang, organ, serta sistem kekebalan tubuh anak.
Prof. Dr. Dida Akhmad Gurnida pakar Nutrisi Metabolik menjelaskan, anak-anak membutuhkan asupan protein berkualitas yang cukup untuk fondasi pertumbuhan.
Protein berkualitas merupakan salah satu komponen penting dalam tubuh manusia yang berperan untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh, dan disarankan untuk memilih sumber protein berkualitas tanpa tambahan gula.
Sumber protein tanpa tambahan gula akan membantu menghindari asupan kalori berlebih yang berisiko terhadap kesehatan jangka panjang.
"Dengan memprioritaskan sumber protein berkualitas tinggi yang bebas dari tambahan gula, akan mendukung kesehatan secara keseluruhan dan perkembangan fisik yang optimal," jelas dia.
Menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan farmasi terkemuka asal Jepang, Otsuka Indonesia meluncurkan PROTERAL Junior, susu pertumbuhan anak.
Dalam acara peluncuran, Hiroshi Tanaka, Direktur PT Otsuka Indonesia menuturkan, pihaknya melihat adanya kebutuhan akan produk nutrisi anak yang tidak hanya lengkap namun juga aman dan sesuai dengan rekomendasi ahli gizi terkini.
"Ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam menyediakan solusi kesehatan berbasis riset untuk masyarakat, dimulai dari usia dini," ungkap Hiroshi, Rabu (12/11).
Protein Energy Ratio (PER) memastikan setiap kalori yang dikonsumsi anak memberikan kontribusi protein yang substansial.
Hal ini sangat penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, menyediakan asam amino yang diperlukan untuk pembentukan neurotransmitter dan sel-sel otak serta mendukung produksi antibodi.
Sementara itu, Istirochah, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Tengah menambahkan, bidan memiliki peranan yang sangat penting untuk mendukung penguatan sistem kesehatan nasional, khususnya kesehatan anak.
Menurut dia, konsumsi gula tambahan yang berlebih pada usia dini dapat memicu berbagai risiko kesehatan.
"Kehadiran sukrosa dalam susu pertumbuhan menjadi perhatian serius dari para pakar kesehatan," ujarnya.
Kebutuhan protein pada masa pertumbuhan emas (usia 1–3 tahun), sangat penting untuk mendukung lonjakan pertumbuhan fisik, pembentukan jaringan tubuh, serta perkembangan sel-sel otak bersama dengan nutrien penting lainnya seperti lemak, zat besi, dan zinc.
Baca juga: Kepala BGN: Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat Akibat Kadar Nitrit yang Tinggi
Kualitas dan kuantitas protein sangat menentukan laju pertumbuhan otot, tulang, organ, serta sistem kekebalan tubuh anak.
Prof. Dr. Dida Akhmad Gurnida pakar Nutrisi Metabolik menjelaskan, anak-anak membutuhkan asupan protein berkualitas yang cukup untuk fondasi pertumbuhan.
Protein berkualitas merupakan salah satu komponen penting dalam tubuh manusia yang berperan untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh, dan disarankan untuk memilih sumber protein berkualitas tanpa tambahan gula.
Sumber protein tanpa tambahan gula akan membantu menghindari asupan kalori berlebih yang berisiko terhadap kesehatan jangka panjang.
"Dengan memprioritaskan sumber protein berkualitas tinggi yang bebas dari tambahan gula, akan mendukung kesehatan secara keseluruhan dan perkembangan fisik yang optimal," jelas dia.
Menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan farmasi terkemuka asal Jepang, Otsuka Indonesia meluncurkan PROTERAL Junior, susu pertumbuhan anak.
Dalam acara peluncuran, Hiroshi Tanaka, Direktur PT Otsuka Indonesia menuturkan, pihaknya melihat adanya kebutuhan akan produk nutrisi anak yang tidak hanya lengkap namun juga aman dan sesuai dengan rekomendasi ahli gizi terkini.
"Ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam menyediakan solusi kesehatan berbasis riset untuk masyarakat, dimulai dari usia dini," ungkap Hiroshi, Rabu (12/11).
Protein Energy Ratio (PER) memastikan setiap kalori yang dikonsumsi anak memberikan kontribusi protein yang substansial.
Hal ini sangat penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, menyediakan asam amino yang diperlukan untuk pembentukan neurotransmitter dan sel-sel otak serta mendukung produksi antibodi.
Sementara itu, Istirochah, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Tengah menambahkan, bidan memiliki peranan yang sangat penting untuk mendukung penguatan sistem kesehatan nasional, khususnya kesehatan anak.
Menurut dia, konsumsi gula tambahan yang berlebih pada usia dini dapat memicu berbagai risiko kesehatan.
"Kehadiran sukrosa dalam susu pertumbuhan menjadi perhatian serius dari para pakar kesehatan," ujarnya.
(nnz)
Lihat Juga :