Ka'bah dalam Bingkai Jendela Terbaik di Makkah: Pengalaman Sunyi yang Menggetarkan Hati
Senin, 17 November 2025 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Malam semakin larut, namun Masjidil Haram tidak pernah surut dari manusia. Dari ketinggian Hotel Pullman ZamZam Makkah, tawaf tampak seperti lingkaran cahaya yang berdenyut pelan—seperti nafas kota suci yang tak pernah berhenti.
Suhu dingin membuat marmer Masjidil Haram tampak lebih putih, lebih bersih, seperti disiapkan khusus untuk menyambut mereka yang datang membawa dosa dan pulang membawa harapan. Cahaya lampu memantul ke kiswah Ka'bah yang hitam legam, membuatnya tampak seperti lautan malam yang menyerap seluruh penat dunia.
Pada momen seperti ini, banyak jemaah hanya duduk di dekat jendela kamar hotel. Tidak berkata apa-apa. Tidak melakukan apa-apa. Hanya memandang. Dan itu sudah cukup. Karena terkadang, ibadah paling jujur lahir dari pandangan yang tidak mampu dilepas dari Ka'bah.
Suhu dingin membuat marmer Masjidil Haram tampak lebih putih, lebih bersih, seperti disiapkan khusus untuk menyambut mereka yang datang membawa dosa dan pulang membawa harapan. Cahaya lampu memantul ke kiswah Ka'bah yang hitam legam, membuatnya tampak seperti lautan malam yang menyerap seluruh penat dunia.
Pada momen seperti ini, banyak jemaah hanya duduk di dekat jendela kamar hotel. Tidak berkata apa-apa. Tidak melakukan apa-apa. Hanya memandang. Dan itu sudah cukup. Karena terkadang, ibadah paling jujur lahir dari pandangan yang tidak mampu dilepas dari Ka'bah.
(wur)
Lihat Juga :