Tempe hingga Kimchi, Ini Alasan Makanan Fermentasi Baik untuk Tubuh
Selasa, 18 November 2025 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Terkait cara mengonsumsi makanan fermentasi, ia menyampaikan bahwa tempe dan produk fermentasi lainnya tetap baik dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun dimasak. Dalam risetnya, Prof Antonius menyebutkan timnya pernah membandingkan efek tempe mentah dan tempe kukus terhadap pembentukan antibodi.
“Hasilnya, tempe yang dikukus memang sedikit lebih rendah dalam pembentukan antibodi dibanding tempe mentah, tapi perbedaannya tidak terlalu signifikan. Keduanya masih jauh lebih baik dibanding kedelai yang belum difermentasi,” paparnya.
Namun, metode pengolahan tetap perlu diperhatikan agar struktur mikroorganisme tidak rusak. “Kalau dibuat keripik, mungkin bakterinya sudah berantakan, jadi kualitasnya lebih rendah dibanding tempe goreng atau tempe bacem,” tambahnya.
Dengan beragam manfaatnya, makanan fermentasi dinilai layak menjadi bagian dari pola makan sehat masa kini. Selain melestarikan pangan lokal, konsumsi makanan fermentasi juga dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga sistem imun tubuh.
“Yuk, jadikan makanan fermentasi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat kita,” ajak Prof Antonius.
“Hasilnya, tempe yang dikukus memang sedikit lebih rendah dalam pembentukan antibodi dibanding tempe mentah, tapi perbedaannya tidak terlalu signifikan. Keduanya masih jauh lebih baik dibanding kedelai yang belum difermentasi,” paparnya.
Namun, metode pengolahan tetap perlu diperhatikan agar struktur mikroorganisme tidak rusak. “Kalau dibuat keripik, mungkin bakterinya sudah berantakan, jadi kualitasnya lebih rendah dibanding tempe goreng atau tempe bacem,” tambahnya.
Dengan beragam manfaatnya, makanan fermentasi dinilai layak menjadi bagian dari pola makan sehat masa kini. Selain melestarikan pangan lokal, konsumsi makanan fermentasi juga dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga sistem imun tubuh.
“Yuk, jadikan makanan fermentasi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat kita,” ajak Prof Antonius.
(nnz)
Lihat Juga :