Mochtar Riady: Siloam Bakal Jadi Hospital AI Pertama di Indonesia
Kamis, 20 November 2025 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Prabowo Minta Menkes Bangun 66 Rumah Sakit Canggih seperti RS Emirates-Indonesia
“Masyarakat cukup berobat di Indonesia, gak perlu di Singapura. Peralatan kedokteran di Indonesia tak kalah canggih dengan luar negeri,” pungkasnya.
Presiden Direktur Siloam Hospital, David Utama menjelaskan, bukan hanya membangun aplikasi saja namun foundation dari AI nya juga akan dibangun.
Menurutnya, AI bekerja berdasarkan data. Nah, data di Siloam itu akan membuat foundation AI. “Kenapa data kita kenapa memungkinkan? Karena electronic medical record kita sudah terpusat terintegrasi di satu tempat sehingga sehg bisa dipakai untuk 41 rumah sakit,” paparnya.
Penerapan AI sudah mulai dilakukan di Siloam. Di Intensif Care Unit (ICU) misalnya. Masyarakat akan lebih impresif dengan ICU Siloam karena sudah dilengkapi dengan teknologi AI yang seyogyanya bisa mendeteksi pasien sebelum jatuh kritis.
“Dengan AI, kita bisa mendeteksi pasien 30 menit sebelum kondisinya drop. Itulah AI. Dulu, pasien ICU drop, tim medis baru bereaksi,” ungkapnya.
Sementara itu, CEO Siloam Hospital, Caroline Riyadi mengaku senang setelah bertahun-tahun Mochtar Riady Center for Advance Care akhirnya berdiri dengan segenap fasilitas yang ada.
“Masyarakat cukup berobat di Indonesia, gak perlu di Singapura. Peralatan kedokteran di Indonesia tak kalah canggih dengan luar negeri,” pungkasnya.
Presiden Direktur Siloam Hospital, David Utama menjelaskan, bukan hanya membangun aplikasi saja namun foundation dari AI nya juga akan dibangun.
Menurutnya, AI bekerja berdasarkan data. Nah, data di Siloam itu akan membuat foundation AI. “Kenapa data kita kenapa memungkinkan? Karena electronic medical record kita sudah terpusat terintegrasi di satu tempat sehingga sehg bisa dipakai untuk 41 rumah sakit,” paparnya.
Penerapan AI sudah mulai dilakukan di Siloam. Di Intensif Care Unit (ICU) misalnya. Masyarakat akan lebih impresif dengan ICU Siloam karena sudah dilengkapi dengan teknologi AI yang seyogyanya bisa mendeteksi pasien sebelum jatuh kritis.
“Dengan AI, kita bisa mendeteksi pasien 30 menit sebelum kondisinya drop. Itulah AI. Dulu, pasien ICU drop, tim medis baru bereaksi,” ungkapnya.
Sementara itu, CEO Siloam Hospital, Caroline Riyadi mengaku senang setelah bertahun-tahun Mochtar Riady Center for Advance Care akhirnya berdiri dengan segenap fasilitas yang ada.
Lihat Juga :