Bukan Sekadar Networking, Humas Muda Kini Wajib Melek Data! Intip Keseruan Kelas KHM Vol. 4
Rabu, 26 November 2025 - 16:19 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Di tengah perubahan cepat dunia komunikasi publik, kapasitas praktisi humas untuk mengolah dan memanfaatkan data dalam strategi komunikasi tepat sasaran, kini menjadi kebutuhan nyata. Relevansi ini membuat Kelas Humas Muda (KHM) Vol. 4: When PR Meets
Data disambut hangat oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), hingga organisasi kehumasan nasional. Berlangsung di BART, Artotel Thamrin pada Sabtu (22/10), agenda rutin ini dipadati peserta dari berbagai latar belakang dan profesi.
Apresiasi dari Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi akan penyelenggaraan Kelas Humas Muda, disampaikan melalui Andi Muslim selaku Ketua Tim Penyusunan Kebijakan Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan yang hadir pada kegiatan tersebut.
“Kelas ini merupakan wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas insan humas muda, yang pada waktunya kelak diharapkan dapat ambil peran aktif dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” ujar Andi.
Dia menegaskan, bahwa kecakapan mengolah dan menginterpretasi data menjadi kunci dalam merancang komunikasi publik yang inklusif, adaptif, dan berdampak positif. Karena itu, pihaknya mengajak segenap peserta untuk terus berinovasi dan berkolaborasi menciptakan ruang komunikasi publik yang sehat
Dukungan serupa datang dari Ikatan Pranata Humas Indonesia (IPRAHUMAS), yang diwakili oleh Mayrianti Annisa Anwar selaku Sekjen IPRAHUMAS.
Public Relation kini tidak hanya soal membangun relation (hubungan), tetapi juga berbasis evidence (bukti). Tema hari ini sangat relevan. Kemampuan memanfaatkan data sudah menjadi kompetensi yang tidak bisa ditawar.
“Kelas ini penting karena pengalaman nyata dari berbagai perspektif, pasti bermanfaat bagi audiens, termasuk membuka peluang kerja sama. Kami mendukung penuh dan berharap kolaborasi positif ini dapat terus berlanjut,” paparnya.
Data disambut hangat oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), hingga organisasi kehumasan nasional. Berlangsung di BART, Artotel Thamrin pada Sabtu (22/10), agenda rutin ini dipadati peserta dari berbagai latar belakang dan profesi.
Apresiasi dari Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi akan penyelenggaraan Kelas Humas Muda, disampaikan melalui Andi Muslim selaku Ketua Tim Penyusunan Kebijakan Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan yang hadir pada kegiatan tersebut.
“Kelas ini merupakan wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas insan humas muda, yang pada waktunya kelak diharapkan dapat ambil peran aktif dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” ujar Andi.
Dia menegaskan, bahwa kecakapan mengolah dan menginterpretasi data menjadi kunci dalam merancang komunikasi publik yang inklusif, adaptif, dan berdampak positif. Karena itu, pihaknya mengajak segenap peserta untuk terus berinovasi dan berkolaborasi menciptakan ruang komunikasi publik yang sehat
Dukungan serupa datang dari Ikatan Pranata Humas Indonesia (IPRAHUMAS), yang diwakili oleh Mayrianti Annisa Anwar selaku Sekjen IPRAHUMAS.
Public Relation kini tidak hanya soal membangun relation (hubungan), tetapi juga berbasis evidence (bukti). Tema hari ini sangat relevan. Kemampuan memanfaatkan data sudah menjadi kompetensi yang tidak bisa ditawar.
“Kelas ini penting karena pengalaman nyata dari berbagai perspektif, pasti bermanfaat bagi audiens, termasuk membuka peluang kerja sama. Kami mendukung penuh dan berharap kolaborasi positif ini dapat terus berlanjut,” paparnya.
Lihat Juga :