Combo Asia Bentuk Kolaborasi Istimewa, Vision+ dan iQIYI Punya Kesamaan Visi
Rabu, 26 November 2025 - 22:28 WIB
loading...
Deputy CEO Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo dan Dinesh Rathnam, Senior Managing Director iQIYI Indonesia, Malaysia, dan Singapura di acara peluncuran Combo Asia. Foto: IMG/Aziz Indra
A
A
A
JAKARTA - Peluncuran Combo Asia sebagai bentuk kerja sama Vision+ dan iQIYI disebut bukan hanya strategi bundling konten melainkan bentuk kolaborasi istimewa yang dinilai jarang terjadi di industri serupa. Keduanya menilai kolaborasi ini berjalan mulus karena kesamaan visi dan kemampuan saling melengkapi.
Deputy CEO Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo , menjelaskan bahwa sejak awal pembicaraan, kerja sama dengan iQIYI berjalan mulus tanpa hambatan. Menurutnya, hal ini menjadi poin penting karena kolaborasi antar platform dengan model bisnis serupa biasanya memiliki tantangan besar.
“Enggak semua perusahaan sejenis itu bisa bekerja sama. Jadi saya rasa ini sesuatu yang sangat istimewa,” ujar Clarissa saat peluncuran Combo Asia di iNews Tower pada Rabu (26/11/2025).
Baca Juga : Combo Asia Tawarkan Paket Hanya Rp 65 Ribu dengan Sajian Konten Terlengkap di Asia
Clarissa mengatakan, meski nantinya akan ada proses penyesuaian pada tahap eksekusi namun hal itu dianggap wajar dalam sebuah kolaborasi. Faktor tersebut juga tak membuat keduanya patah semangat untuk tancap gas di tahun 2026 mendatang.
“Selama ini kerja samanya sangat lancar, puji Tuhan. Nanti saat eksekusi pasti ada penyesuaian itu normal dalam kolaborasi. Tapi setelah itu kami akan langsung tancap gas di tahun 2026,” katanya.
Sementara itu, Dinesh Rathnam, Senior Managing Director iQIYI Indonesia, Malaysia, dan Singapura, menegaskan bahwa pondasi utama kolaborasi ini adalah visi yang sama. Adapun visi tersebut adalah menghadirkan konten berkualitas dan memperluas jangkauan hiburan Asia.
“Dari awal kami punya visi yang sama ingin menawarkan konten terbaik dengan pilihan lebih banyak tapi tetap terjangkau. Itu membuat proses diskusinya sangat lancar,” jelas Dinesh.
Baca Juga : Garap Konten Lokal untuk Penonton Indonesia, iQIYI Siap Luncurkan Tiga Seri Original Tahun Depan
Dinesh juga menjelaskan bahwa tidak ada batasan dalam kemitraan ini karena keduanya telah sepakat membangun kerja sama jangka panjang.
“Ini kemitraan jangka panjang. Semuanya berjalan lancar karena tujuannya sama,” tegasnya.
Menurut Clarissa, kekuatan kolaborasi ini terletak pada kemampuan Vision+ dan iQIYI untuk saling mengisi kekurangan masing-masing. Vision+ memiliki keunggulan di konten olahraga, saluran live TV, VOD, serta micro drama lokal yang kini tengah gencar dikembangkan.
Di sisi lain, iQIYI memperkuat kolaborasi dengan ribuan konten Asia premium seperti drama Mandarin, Thailand, Korea, Malaysia, hingga anime.
“Kami saling melengkapi area yang mungkin masih menjadi fokus pengembangan masing-masing. Vision+ dan iQIYI saling mengisi, itu yang membuat paket ini istimewa,” ujar Clarissa.
Deputy CEO Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo , menjelaskan bahwa sejak awal pembicaraan, kerja sama dengan iQIYI berjalan mulus tanpa hambatan. Menurutnya, hal ini menjadi poin penting karena kolaborasi antar platform dengan model bisnis serupa biasanya memiliki tantangan besar.
“Enggak semua perusahaan sejenis itu bisa bekerja sama. Jadi saya rasa ini sesuatu yang sangat istimewa,” ujar Clarissa saat peluncuran Combo Asia di iNews Tower pada Rabu (26/11/2025).
Baca Juga : Combo Asia Tawarkan Paket Hanya Rp 65 Ribu dengan Sajian Konten Terlengkap di Asia
Clarissa mengatakan, meski nantinya akan ada proses penyesuaian pada tahap eksekusi namun hal itu dianggap wajar dalam sebuah kolaborasi. Faktor tersebut juga tak membuat keduanya patah semangat untuk tancap gas di tahun 2026 mendatang.
“Selama ini kerja samanya sangat lancar, puji Tuhan. Nanti saat eksekusi pasti ada penyesuaian itu normal dalam kolaborasi. Tapi setelah itu kami akan langsung tancap gas di tahun 2026,” katanya.
Sementara itu, Dinesh Rathnam, Senior Managing Director iQIYI Indonesia, Malaysia, dan Singapura, menegaskan bahwa pondasi utama kolaborasi ini adalah visi yang sama. Adapun visi tersebut adalah menghadirkan konten berkualitas dan memperluas jangkauan hiburan Asia.
“Dari awal kami punya visi yang sama ingin menawarkan konten terbaik dengan pilihan lebih banyak tapi tetap terjangkau. Itu membuat proses diskusinya sangat lancar,” jelas Dinesh.
Baca Juga : Garap Konten Lokal untuk Penonton Indonesia, iQIYI Siap Luncurkan Tiga Seri Original Tahun Depan
Dinesh juga menjelaskan bahwa tidak ada batasan dalam kemitraan ini karena keduanya telah sepakat membangun kerja sama jangka panjang.
“Ini kemitraan jangka panjang. Semuanya berjalan lancar karena tujuannya sama,” tegasnya.
Menurut Clarissa, kekuatan kolaborasi ini terletak pada kemampuan Vision+ dan iQIYI untuk saling mengisi kekurangan masing-masing. Vision+ memiliki keunggulan di konten olahraga, saluran live TV, VOD, serta micro drama lokal yang kini tengah gencar dikembangkan.
Di sisi lain, iQIYI memperkuat kolaborasi dengan ribuan konten Asia premium seperti drama Mandarin, Thailand, Korea, Malaysia, hingga anime.
“Kami saling melengkapi area yang mungkin masih menjadi fokus pengembangan masing-masing. Vision+ dan iQIYI saling mengisi, itu yang membuat paket ini istimewa,” ujar Clarissa.
(wur)
Lihat Juga :