Kronologi Viralnya Petugas KAI yang Dipecat Perkara Tumbler Penumpang
Kamis, 27 November 2025 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
“Hari Senin pulang kerja aku naik commuter line St Tanah Abang - Rangkas Bitung sekitar pukul 19.00. Aku turun di St Rawa Buntu sekitar pukul 19.40. Setelah turun aku baru tersadar cooler bag ku tetinggal di bagasi commuter line,” tulis Anita di akun Threads-nya.
Anita menjelaskan dirinya langsung meghubungi petugas KAI untuk mengamankan barangnya yang tertinggal. Menurut kesaksikan Anita, cooler bag tersebut berisikan botol minum atau tumbler miliknya.
Cooler bag berisikan botol tumbler itu pun diamankan pihak keamanan dan diberikan pada petugas KAI. Saat Anita hendak mengambil tas tersebut, ia terkejut lantaran botol tumbler miliknya tak ada di dalam.
Anita pun bersikeras agar botol minumnya bisa kembali. Petugas KAI ini berusaha mencari jalan tengah hingga bersedia untuk mendampingi melihat rekaman CCTV. Pihak petugas ini menjelaskan membuka rekaman CCTV membutuhkan prosedur dan perizanan.
Berusaha menemukan titik terang, petugas KAI ini mengaku siap mengganti botol minum atau tumbler milik penumpang KRL tersebut. Diketahui petugas tersebut rela membeli botol minum seharga Rp300 ribu ini.
Alih-alih permasalahan selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu pun justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler miliknya di media sosial. Cerita tersebut justru berdampak pada petugas KAI yang mengamankan barang miliknya yang dianggap lalai.
Beredar isi percakapan petugas KAI dengan suami Anita. Petugas itu mengungkap pekerjaannya terancam hilang imbas kisah Threads yang dibuat Anita.
Hingga kini, pihak KAI belum buka suara terkait kasua tersebut. Kisah tentang hilangnya tumbler penumpang KRL hingga mengancam pekerjaan petugas KAI itu pun viral dan menjadi perbincangan di media sosial.
Anita menjelaskan dirinya langsung meghubungi petugas KAI untuk mengamankan barangnya yang tertinggal. Menurut kesaksikan Anita, cooler bag tersebut berisikan botol minum atau tumbler miliknya.
Diamankan Pihak KAI
Cooler bag berisikan botol tumbler itu pun diamankan pihak keamanan dan diberikan pada petugas KAI. Saat Anita hendak mengambil tas tersebut, ia terkejut lantaran botol tumbler miliknya tak ada di dalam.
Anita pun bersikeras agar botol minumnya bisa kembali. Petugas KAI ini berusaha mencari jalan tengah hingga bersedia untuk mendampingi melihat rekaman CCTV. Pihak petugas ini menjelaskan membuka rekaman CCTV membutuhkan prosedur dan perizanan.
Petugas KAI Siap Mengganti
Berusaha menemukan titik terang, petugas KAI ini mengaku siap mengganti botol minum atau tumbler milik penumpang KRL tersebut. Diketahui petugas tersebut rela membeli botol minum seharga Rp300 ribu ini.
Diviralkan hingga Terancam Dipecat
Alih-alih permasalahan selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu pun justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler miliknya di media sosial. Cerita tersebut justru berdampak pada petugas KAI yang mengamankan barang miliknya yang dianggap lalai.
Beredar isi percakapan petugas KAI dengan suami Anita. Petugas itu mengungkap pekerjaannya terancam hilang imbas kisah Threads yang dibuat Anita.
Hingga kini, pihak KAI belum buka suara terkait kasua tersebut. Kisah tentang hilangnya tumbler penumpang KRL hingga mengancam pekerjaan petugas KAI itu pun viral dan menjadi perbincangan di media sosial.
(nnz)
Lihat Juga :