KAI Tegaskan Tak Pecat Petugas Kereta yang Viral Karena Tumbler Penumpang Hilang
Kamis, 27 November 2025 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung Kembali Normal
Berusaha menemukan titik terang, petugas KAI ini mengaku siap mengganti botol minum atau tumbler milik penumpang KRL tersebut. Diketahui petugas tersebut rela membeli botol minum seharga Rp300 ribu ini.
Alih-alih permasalahan selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu pun justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler miliknya di media sosial.
Cerita tersebut justru berdampak pada petugas KAI yang mengamankan barang miliknya yang dianggap lalai dan terancam dipecat.
Sementara itu, VP Corporate Secretary Commuter Karina Amanda menanggapi kasus ini dengan menyebut tidak ada pemecatan kepada petugas tersebut.
"Menanggapi adanya petugas viral di media sosial terkait barang tertinggal milik pengguna Commuter Line, KAI Commuter menegaskan tidak melakukan pemecatan sebagaimana isu beredar, karena kami memiliki aturan dan prosedur kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan," katanya dikutip dari akun X KAI Commuter, Kamis (27/11/2025).
Berusaha menemukan titik terang, petugas KAI ini mengaku siap mengganti botol minum atau tumbler milik penumpang KRL tersebut. Diketahui petugas tersebut rela membeli botol minum seharga Rp300 ribu ini.
Alih-alih permasalahan selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu pun justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler miliknya di media sosial.
Cerita tersebut justru berdampak pada petugas KAI yang mengamankan barang miliknya yang dianggap lalai dan terancam dipecat.
KAI Bantah Pemecatan
Sementara itu, VP Corporate Secretary Commuter Karina Amanda menanggapi kasus ini dengan menyebut tidak ada pemecatan kepada petugas tersebut.
"Menanggapi adanya petugas viral di media sosial terkait barang tertinggal milik pengguna Commuter Line, KAI Commuter menegaskan tidak melakukan pemecatan sebagaimana isu beredar, karena kami memiliki aturan dan prosedur kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan," katanya dikutip dari akun X KAI Commuter, Kamis (27/11/2025).
Lihat Juga :