MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Sabtu, 29 November 2025 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
“Inilah langkah kami untuk menghadirkan pariwisata yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga cerdas dan inklusif bagi semua,” ucapnya.
Sebagai simbol transformasi digital pariwisata, MaiA memperkuat koneksi antara wisatawan dengan budaya, pengalaman, dan cerita Indonesia. Teknologi ini berfungsi sebagai kurator cerdas sekaligus digital travel companion melalui berbagai fitur unggulan, seperti rekomendasi destinasi yang dipersonalisasi, penyusunan itinerary otomatis, peta interaktif, serta rangkuman informasi destinasi dalam berbagai bahasa.
Baca Juga : 5 Rekomendasi Restoran Jepang yang Wajib Dicoba, Hadirkan Deretan Menu Autentik
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini megatakan fitur MaiA ini juga akan mempermudah para Muslim traveler saat pelesiran di Indonesia. Fitur ini memudahkan mereka menyaring informasi terkait kuliner halal, hingga informasi tempat ibadah di sejumlah destinasi wisata.
“Wisata ramah Muslim itu salah satu pasar yang terbesar ya, Indonesia punya asetnya. Bagaimana Muslim itu nyaman saat berwisata dengan adanya guideline, seperti makanan yang halal, tempat salat,” jelas Made.
Sebagai simbol transformasi digital pariwisata, MaiA memperkuat koneksi antara wisatawan dengan budaya, pengalaman, dan cerita Indonesia. Teknologi ini berfungsi sebagai kurator cerdas sekaligus digital travel companion melalui berbagai fitur unggulan, seperti rekomendasi destinasi yang dipersonalisasi, penyusunan itinerary otomatis, peta interaktif, serta rangkuman informasi destinasi dalam berbagai bahasa.
Baca Juga : 5 Rekomendasi Restoran Jepang yang Wajib Dicoba, Hadirkan Deretan Menu Autentik
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini megatakan fitur MaiA ini juga akan mempermudah para Muslim traveler saat pelesiran di Indonesia. Fitur ini memudahkan mereka menyaring informasi terkait kuliner halal, hingga informasi tempat ibadah di sejumlah destinasi wisata.
“Wisata ramah Muslim itu salah satu pasar yang terbesar ya, Indonesia punya asetnya. Bagaimana Muslim itu nyaman saat berwisata dengan adanya guideline, seperti makanan yang halal, tempat salat,” jelas Made.
(wur)
Lihat Juga :