Tren Salmon Candied Viral, Tapi Ternyata Berbahaya Jika Tak Diolah dengan Benar

Jum'at, 05 Desember 2025 - 07:59 WIB
loading...
Tren Salmon Candied...
Pengolahan salmon candied yang tak benar bisa membahayakan kesehatan. Foto/Kitchen Divas
A A A
JAKARTA - Netizen tengah diramaikan dengan tren membuat salmon candied yang dilakukan banyak warganet. Salmon candied merupakan teknik di mana ikan salmon mentah dimarinasi dengan gula hingga sirup maple yang kemudian diasap dan didiamkan.

Menurut pantauan iNews Media Group, salmon candied memiliki rasa yang unik yang dominan asin dan manis. Salmon yang telah melalui proses marinasi dan diasap ini nantinya memiliki tekstur yang lebih kering.

Sayangnya, tren membuat salmon candied justru banyak yang tak sesuai. Tak sedikit warganet membuatnya tanpa diasap sehingga hanya mendiamkan salmon mentah di kulkas hingga mengering. Proses pembuatan salmon candied yang salah justru bisa menjadi sarang bakteri dan bisa berisiko bahaya untuk kesehatan.

Baca Juga : Penyebab Pembuluh Darah Pecah seperti yang Dialami Epy Kusnandar, Hipertensi Paling Bahaya

Mengapa salmon candied bisa berbahaya?


Tren membuat salmon candied bisa berbahaya untuk kesahatan bila ikan mentah tersebut diolah dengan cara yang tidak benar, salah satunya melewati proses pengasapan hingga ikan salmon dalam keadaan mentah.

Salmon mentah dapat menjadi sumber bakteri seperti Salmonella, Listeria, dan Vibrio, yang dapat menyebabkan gejala keracunan makanan mulai dari demam dan diare hingga komplikasi yang lebih parah, terutama pada individu berisiko tinggi seperti wanita hamil, lansia, atau mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.Ikan dapat mengandung parasit, seperti cacing pita, yang dapat menginfeksi manusia jika salmon mentah dikonsumsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
Imunodefisiensi Primer...
Imunodefisiensi Primer Masih Sulit Terdeteksi, IPIPS Ungkap Fakta dan Tantangan di Indonesia
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Rekomendasi
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Berita Terkini
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Infografis
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved