SiLK, Teknologi Lasik Terbaru yang Nyaman dengan Pemulihan Cepat
Minggu, 07 Desember 2025 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: OTME Hadir Sebagai Standar Baru Vision Care Modern di Indonesia
Sedangkan SILK (Smooth Incision Lenticule Keratomileusis) merupakan teknologi bedah refraktif canggih dan terbaru untuk mengoreksi mata minus dan silinder yang bekerja dengan membuat sayatan sangat halus untuk mengekstrak "lentikel" (lapisan jaringan kecil) dari kornea,.
Prosesnya menghasilkan pemulihan lebih cepat, lebih nyaman, dan risiko mata kering berkurang dibanding LASIK konvensional karena minim sayatan dan energi laser rendah, memungkinkan penglihatan jernih dalam waktu singkat.
Selain itu SiLK adalah prosedur LASIK non-flap, “Artinya tindakan ini tidak membuat flap pada permukaan kornea. Ini adalah teknologi laser generasi terbaru dari Johnson & Johnson Vision. SiLK mampu membentuk lenticule (jaringan kornea tipis) secara sangat presisi dalam waktu sekitar 16 detik, yang kemudian dikeluarkan melalui sayatan mikro,’” ujar Dr Ricky E Rooroh, SpM pada Webinar hari ini di KMN- Jakarta, Sabtu 6 Desember 2025.
Webinar yang juga dihadiri Dr Rudy Cahyadi, CEO KMN EyeCentre dan Dr. Maya E Suwandono menekankan bahwa dua metode ini tetap memberikan hasil terbaik pada pasien yang menjalaninya. Lebih jauh dijelaskan oleh Dr Ricky E Rooroh, SiLK dirancang untuk Memberikan penglihatan tajam dan stabil, prosedur yang cepat serta proses pemulihan yang lebih nyaman bagi pasien
“Sebagian besar pasien melaporkan penglihatan mulai membaik keesokan harinya, meskipun waktu pemulihan dapat bervariasi pada setiap individu. Tidak mengherankan meski baru diperkenalkan selama dua bulan terakhir, teknologi SiLK ini sudah bisa diterima dengan baik pasien. Paling tidak ada sekitar 100 pasien yang sudah memanfaat Tindakan lasik dengan teknologi SiLK,” tegas dr Rudy.
Berbeda dengan LASIK yang tindakannya dilakukan dengan mebuat flap– Risiko Lebih Rendah Karena tidak ada pembuatan flap, risiko komplikasi terkait flap dapat dihilangkan.
Sedangkan SILK (Smooth Incision Lenticule Keratomileusis) merupakan teknologi bedah refraktif canggih dan terbaru untuk mengoreksi mata minus dan silinder yang bekerja dengan membuat sayatan sangat halus untuk mengekstrak "lentikel" (lapisan jaringan kecil) dari kornea,.
Prosesnya menghasilkan pemulihan lebih cepat, lebih nyaman, dan risiko mata kering berkurang dibanding LASIK konvensional karena minim sayatan dan energi laser rendah, memungkinkan penglihatan jernih dalam waktu singkat.
Selain itu SiLK adalah prosedur LASIK non-flap, “Artinya tindakan ini tidak membuat flap pada permukaan kornea. Ini adalah teknologi laser generasi terbaru dari Johnson & Johnson Vision. SiLK mampu membentuk lenticule (jaringan kornea tipis) secara sangat presisi dalam waktu sekitar 16 detik, yang kemudian dikeluarkan melalui sayatan mikro,’” ujar Dr Ricky E Rooroh, SpM pada Webinar hari ini di KMN- Jakarta, Sabtu 6 Desember 2025.
Webinar yang juga dihadiri Dr Rudy Cahyadi, CEO KMN EyeCentre dan Dr. Maya E Suwandono menekankan bahwa dua metode ini tetap memberikan hasil terbaik pada pasien yang menjalaninya. Lebih jauh dijelaskan oleh Dr Ricky E Rooroh, SiLK dirancang untuk Memberikan penglihatan tajam dan stabil, prosedur yang cepat serta proses pemulihan yang lebih nyaman bagi pasien
“Sebagian besar pasien melaporkan penglihatan mulai membaik keesokan harinya, meskipun waktu pemulihan dapat bervariasi pada setiap individu. Tidak mengherankan meski baru diperkenalkan selama dua bulan terakhir, teknologi SiLK ini sudah bisa diterima dengan baik pasien. Paling tidak ada sekitar 100 pasien yang sudah memanfaat Tindakan lasik dengan teknologi SiLK,” tegas dr Rudy.
Berbeda dengan LASIK yang tindakannya dilakukan dengan mebuat flap– Risiko Lebih Rendah Karena tidak ada pembuatan flap, risiko komplikasi terkait flap dapat dihilangkan.
Lihat Juga :