Dari Ranjang RS, Ayah Meghan Markle Memohon Bertemu Putrinya: Sekali Lagi sebelum Saya Mati
Minggu, 07 Desember 2025 - 20:25 WIB
loading...
Meghan Markle dan ayahnya, Thomas Markle. Foto/Page Six
A
A
A
JAKARTA - Ayah Meghan Markle yang telah lama berpisah, Thomas Markle, menyampaikan permintaan kepada putrinya dari ranjang rumah sakit setelah kakinya diamputasi.
Dikutip Page Six, pria berusia 81 tahun itu meminta bintang "Suits" itu untuk menemuinya "Sekali lagi sebelum saya meninggal" pintanya. Saat ini ia sedang dalam pemulihan di ranjang rumah sakit setelah diamputasi sebagian kaki kirinya awal pekan ini di Filipina.
Thomas juga mengatakan bahwa ia berharap dapat bertemu dengan suami Meghan, Pangeran Harry dan kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet sebelum terlambat.
![Dari Ranjang RS, Ayah Meghan Markle Memohon Bertemu Putrinya: Sekali Lagi sebelum Saya Mati]()
Thomas Markle. Foto/Page Six
Baca Juga : Setelah Kena Stroke dan Serangan Jantung, Ayah Meghan Markle Kembali Dirawat di ICU
Thomas mengatakan kepada media bahwa ia bingun dengan klaim bahwa pendiri As Ever tersebut menghubunginya setelah ia menjalani operasi selama tiga jam. Seperti diketahui sebelumnya, Meghan mengonfirmasi kepada Page Six bahwa ia menghubungi ayahnya saat menjalani prosedur tersebut.
"Saya bisa mengonfirmasi bahwa dia telah menghubungi ayahnya," kata perwakilan Meghan.
Sang ayah lebih lanjut mengatakan bahwa dia tidak mengganti nomor teleponnya agar Meghan selalu bisa menghubunginya, tetapi dia tidak menerima kabar darinya.
"Tuan Markle adalah pasien VIP. Tentu saja, kami semua tahu siapa dia," kata seorang sumber rumah sakit.
"Jika Meghan atau siapa pun yang berhubungan dengannya menelepon ke sini, kami pasti sudah tahu. Ini rumah sakit besar menurut standar Filipina, tetapi kami semua saling kenal dan kami semua mengobrol," ungkapnya.
BacaJuga : Setiap Hari Datangi Makam Epy Kusnandar, Karina Ranau: Aku Rindu...
"Kami semua bingung ketika melihat kabar bahwa Duchess telah menghubungi ayahnya," tambah mereka. "Sejauh yang kami ketahui, hal itu tidak terjadi. Kami ingin sekali bertemu Duchess di Filipina!"
"Tentu saja saya ingin berbicara dengannya, tetapi saya tidak yakin apakah ini situasi yang tepat," kata Thomas, menurut sumber tersebut.
"Saya selalu mengatakan bahwa saya terbuka untuk berdamai dengan putri saya. Saya tidak pernah berhenti mencintainya," lanjutnya. "Saya tidak ingin mati terasing dari Meghan. Saya ingin bertemu cucu-cucu saya. Mungkin akan menyenangkan juga bertemu suaminya."
Page Six telah menghubungi perwakilan Meghan untuk meminta komentar, tetapi belum mendapatkan tanggapan.
Pada hari Jumat, saudara perempuan Meghan, Samantha Markle, menggunakan akun X untuk membantah klaim Meghan bahwa ia telah menghubungi ayah mereka yang sedang sakit.
"Houston, tidak ada kontak... Saatnya menghentikan Medusa, si humas b*******," tulis Samantha dalam sebuah twit.
Saudara laki-laki Meghan, Thomas Markle Jr., mengatakan kepada Daily Mail pada hari Kamis bahwa Thomas Sr. "sangat berani" saat menjalani operasi yang berlangsung selama tiga jam.
"Kakinya membiru lalu menghitam. Kejadiannya sangat cepat," kenangnya kepada Daily Mail.
Thomas dibawa ke rumah sakit di Cebu, Filipina, untuk menjalani operasi darurat, di mana kaki kirinya diamputasi di bawah lutut.
"Mereka khawatir akan terjadinya infeksi — sepsis atau gangren. Dagingnya menghitam dan sekarat," jelas Thomas Jr., seraya menambahkan bahwa, "dua atau tiga hari ke depan sangat kritis."
Berita awalnya tersiar pada 2 Desember bahwa Thomas Sr. berada di unit perawatan intensif setelah operasi darurat awal pekan ini.
Thomas tidak menghadiri pernikahan Meghan dan Pangeran Harry pada tahun 2018 karena operasi jantung. Meghan tinggal bersama mantan istrinya, Doria Ragland, dan Samantha serta Thomas Jr. tinggal bersama mantan istri pertamanya, Roslyn Markle.
Dikutip Page Six, pria berusia 81 tahun itu meminta bintang "Suits" itu untuk menemuinya "Sekali lagi sebelum saya meninggal" pintanya. Saat ini ia sedang dalam pemulihan di ranjang rumah sakit setelah diamputasi sebagian kaki kirinya awal pekan ini di Filipina.
Thomas juga mengatakan bahwa ia berharap dapat bertemu dengan suami Meghan, Pangeran Harry dan kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet sebelum terlambat.

Thomas Markle. Foto/Page Six
Baca Juga : Setelah Kena Stroke dan Serangan Jantung, Ayah Meghan Markle Kembali Dirawat di ICU
Thomas mengatakan kepada media bahwa ia bingun dengan klaim bahwa pendiri As Ever tersebut menghubunginya setelah ia menjalani operasi selama tiga jam. Seperti diketahui sebelumnya, Meghan mengonfirmasi kepada Page Six bahwa ia menghubungi ayahnya saat menjalani prosedur tersebut.
"Saya bisa mengonfirmasi bahwa dia telah menghubungi ayahnya," kata perwakilan Meghan.
Sang ayah lebih lanjut mengatakan bahwa dia tidak mengganti nomor teleponnya agar Meghan selalu bisa menghubunginya, tetapi dia tidak menerima kabar darinya.
"Tuan Markle adalah pasien VIP. Tentu saja, kami semua tahu siapa dia," kata seorang sumber rumah sakit.
"Jika Meghan atau siapa pun yang berhubungan dengannya menelepon ke sini, kami pasti sudah tahu. Ini rumah sakit besar menurut standar Filipina, tetapi kami semua saling kenal dan kami semua mengobrol," ungkapnya.
BacaJuga : Setiap Hari Datangi Makam Epy Kusnandar, Karina Ranau: Aku Rindu...
"Kami semua bingung ketika melihat kabar bahwa Duchess telah menghubungi ayahnya," tambah mereka. "Sejauh yang kami ketahui, hal itu tidak terjadi. Kami ingin sekali bertemu Duchess di Filipina!"
"Tentu saja saya ingin berbicara dengannya, tetapi saya tidak yakin apakah ini situasi yang tepat," kata Thomas, menurut sumber tersebut.
"Saya selalu mengatakan bahwa saya terbuka untuk berdamai dengan putri saya. Saya tidak pernah berhenti mencintainya," lanjutnya. "Saya tidak ingin mati terasing dari Meghan. Saya ingin bertemu cucu-cucu saya. Mungkin akan menyenangkan juga bertemu suaminya."
Page Six telah menghubungi perwakilan Meghan untuk meminta komentar, tetapi belum mendapatkan tanggapan.
Pada hari Jumat, saudara perempuan Meghan, Samantha Markle, menggunakan akun X untuk membantah klaim Meghan bahwa ia telah menghubungi ayah mereka yang sedang sakit.
"Houston, tidak ada kontak... Saatnya menghentikan Medusa, si humas b*******," tulis Samantha dalam sebuah twit.
Saudara laki-laki Meghan, Thomas Markle Jr., mengatakan kepada Daily Mail pada hari Kamis bahwa Thomas Sr. "sangat berani" saat menjalani operasi yang berlangsung selama tiga jam.
"Kakinya membiru lalu menghitam. Kejadiannya sangat cepat," kenangnya kepada Daily Mail.
Thomas dibawa ke rumah sakit di Cebu, Filipina, untuk menjalani operasi darurat, di mana kaki kirinya diamputasi di bawah lutut.
"Mereka khawatir akan terjadinya infeksi — sepsis atau gangren. Dagingnya menghitam dan sekarat," jelas Thomas Jr., seraya menambahkan bahwa, "dua atau tiga hari ke depan sangat kritis."
Berita awalnya tersiar pada 2 Desember bahwa Thomas Sr. berada di unit perawatan intensif setelah operasi darurat awal pekan ini.
Thomas tidak menghadiri pernikahan Meghan dan Pangeran Harry pada tahun 2018 karena operasi jantung. Meghan tinggal bersama mantan istrinya, Doria Ragland, dan Samantha serta Thomas Jr. tinggal bersama mantan istri pertamanya, Roslyn Markle.
(wur)
Lihat Juga :