Tak Bisa DBF, Stefani Gabriela Buktikan Keberhasilan Exclusive Pumping
Selasa, 09 Desember 2025 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Perjalanan exclusive pumping Stefani tidak melulu dipenuhi bunga-bunga. Ia rela mencoba 38 jenis pompa ASI untuk menemukan produk yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya. Dari dedikasinya ini, Stefani sampai meraih rekor MURI.
Dari puluhan percobaan itu, Stefani menyadari bawah inti dari keberhasilan pumping adalah ketika saat memompa harus mengosongkan payudara sampai tuntas. “Yang paling penting itu efektivitas pengosongannya,” tegas Stefani
Jika hal itu tidak tercapai, biasanya akan memicu terjadinya clog, benjolan, milk blister, hingga ASI bercampur darah. Kendati demikian, pengalaman tersebut justru membuat Stefani menjadi lebih aware memilih alat pompa asi yang benar-benar cocok untuk dirinya.
Baca Juga : Vonis Nikita Mirzani Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan TPPU
"Memilih alat pumping bukan soal kenyamanan saja, melainkan soal kesehatan payudara dan juga konsistensi. Ini karena kita tidak punya stimulasi bayi yang ngenyot langsung. Jadi hanya mengandalkan pompa. Capek atau di mana pun, pumping tetap harus jalan,” ujarnya.
Berkat kedisiplinannya, Stefani pun mampu bertahan hingga dua tahun menjalani exclusive pumping. Hal tersebut juga tidak terlepas dari kegigihannya dalam mencari pengetahuan tentang ukuran flange, kebersihan sparepart, jadwal pumping, hingga pola makan yang mendukung produksi asi.
Dari puluhan percobaan itu, Stefani menyadari bawah inti dari keberhasilan pumping adalah ketika saat memompa harus mengosongkan payudara sampai tuntas. “Yang paling penting itu efektivitas pengosongannya,” tegas Stefani
Jika hal itu tidak tercapai, biasanya akan memicu terjadinya clog, benjolan, milk blister, hingga ASI bercampur darah. Kendati demikian, pengalaman tersebut justru membuat Stefani menjadi lebih aware memilih alat pompa asi yang benar-benar cocok untuk dirinya.
Baca Juga : Vonis Nikita Mirzani Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan TPPU
"Memilih alat pumping bukan soal kenyamanan saja, melainkan soal kesehatan payudara dan juga konsistensi. Ini karena kita tidak punya stimulasi bayi yang ngenyot langsung. Jadi hanya mengandalkan pompa. Capek atau di mana pun, pumping tetap harus jalan,” ujarnya.
Berkat kedisiplinannya, Stefani pun mampu bertahan hingga dua tahun menjalani exclusive pumping. Hal tersebut juga tidak terlepas dari kegigihannya dalam mencari pengetahuan tentang ukuran flange, kebersihan sparepart, jadwal pumping, hingga pola makan yang mendukung produksi asi.
Lihat Juga :