Tak Bisa DBF, Stefani Gabriela Buktikan Keberhasilan Exclusive Pumping

Selasa, 09 Desember 2025 - 19:01 WIB
loading...
Tak Bisa DBF, Stefani...
Stefani Gabriela (kanan) sukses lakukan eksklusif pumping. Foto/IMG-Dimas
A A A
JAKARTA - Banyak orang membayangkan momen menyusui sebagai pengalaman lembut penuh kehangatan antara ibu dan bayi. Namun, bagi sebagian perempuan, kenyataan berkata lain. Ada ibu yang justru memulai babak menyusuinya dengan air mata, rasa sakit, atau ketidakmampuan bayi untuk latch. Pada titik itulah mereka harus memutuskan: menyerah, atau menemukan jalan baru.

Stefani Gabriela memilih jalan kedua. Keputusannyaa itulah yang kemudian mengubah seluruh perjalanan menyusuinya. Influencer dengan asal Jawa Timur ini mengaku bahwa perjuangannya menyusui secara langsung (DBF) memang tidak berjalan dengan mulus. Namun alih-alih berhenti, ia menemukan jalur lain yang kini dikenal dengan istilah exclusive pumping.

Exclusive pumping sendiri merupakan metode pemberian ASI di mana ibu hanya memberikan ASI perah yang dipompa atau diperah dengan tangan, dan tidak menyusui bayi secara langsung. Metode ini dilakukan dengan memompa ASI secara teratur, lalu memberikannya kepada bayi melalui botol atau alat bantu lainnya. Ini bisa menjadi pilihan karena berbagai alasan, seperti ibu kembali bekerja, bayi prematur atau sakit, atau masalah saat menyusui langsung.

Baca Juga : ASI Berharap Pemerintah Tak Larang Truk Sumbu 3 Beroperasi saat Nataru

Stefani pun mengaku telah menjalani exclusive pumping selama kurang lebih 2 tahun. “Banyak yang bilang pumping itu mustahil bertahan lama. Tapi saya buktikan bisa, asal tahu caranya,” ujarnya membuka dalam talkshow peluncuran Mooimom M3 Pro Air Flow Handsfree Breast Pump di IMBEX, JCC Jakarta, beberapa waktu lalu.

Rela melakukan trial and error sampai 38 kali

Perjalanan exclusive pumping Stefani tidak melulu dipenuhi bunga-bunga. Ia rela mencoba 38 jenis pompa ASI untuk menemukan produk yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya. Dari dedikasinya ini, Stefani sampai meraih rekor MURI.

Dari puluhan percobaan itu, Stefani menyadari bawah inti dari keberhasilan pumping adalah ketika saat memompa harus mengosongkan payudara sampai tuntas. “Yang paling penting itu efektivitas pengosongannya,” tegas Stefani

Jika hal itu tidak tercapai, biasanya akan memicu terjadinya clog, benjolan, milk blister, hingga ASI bercampur darah. Kendati demikian, pengalaman tersebut justru membuat Stefani menjadi lebih aware memilih alat pompa asi yang benar-benar cocok untuk dirinya.

Baca Juga : Vonis Nikita Mirzani Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan TPPU

"Memilih alat pumping bukan soal kenyamanan saja, melainkan soal kesehatan payudara dan juga konsistensi. Ini karena kita tidak punya stimulasi bayi yang ngenyot langsung. Jadi hanya mengandalkan pompa. Capek atau di mana pun, pumping tetap harus jalan,” ujarnya.

Berkat kedisiplinannya, Stefani pun mampu bertahan hingga dua tahun menjalani exclusive pumping. Hal tersebut juga tidak terlepas dari kegigihannya dalam mencari pengetahuan tentang ukuran flange, kebersihan sparepart, jadwal pumping, hingga pola makan yang mendukung produksi asi.

Menariknya, Stefani yang dulu takut memakai pompa handsfree kini justru menjadi saksi kemajuan teknologi. “Semakin ke sini pompa handsfree semakin canggih. Saya bisa buktikan, pakai handsfree pun bisa pumping hampir dua tahun,” katanya, menepis stigma lama bahwa handsfree tidak dapat mengosongkan maksimal.

Namun apakah kandungan nutrisi ASI pumping dengan menyusui secara langsung berbeda?

Menurut Dokter lakasi, dr. Dea Maulidia secara nutrisi, ASI pumping sama baiknya seperti menyusui secara langsung.

“Perbedaan hanya pada aspek bonding, karena isapan bayi memberikan stimulus emosional tambahan. Namun itu tidak menjadikan ibu exclusive pumping lebih rendah nilainya," ungkap dr Dea.

Yang perlu diperhatikan dari exclusive pumping kata dr. Dea, adalah proses pengosongan payudara. “Kalau tidak sampai kosong bisa menimbulkan clog, mastitis, bahkan abses payudara,” katanya.

Penjelasan medis ini menjadi validasi bagi banyak ibu yang merasa terpinggirkan karena tidak bisa menyusui langsung. Pumping, dengan segala tantangannya, adalah jalur yang sah dan sama berharganya.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Erika Carlina Mulai...
Erika Carlina Mulai Menyusui, DJ Bravy Ungkap ASI Sempat Sulit Keluar Usai Lahiran
Daun Apa yang Bikin...
Daun Apa yang Bikin ASI Lancar? Ini 7 Jenis yang Terbukti Berkhasiat untuk Ibu Menyusui
Pemberian ASI Eksklusif...
Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia 5 Tahun Terakhir Terus Meningkat
Smart Pump Smart Moms...
Smart Pump Smart Moms Bantu Ibu Bekerja Wujudkan ASI Eksklusif sampai 2 Tahun
Maksimalkan ASI Eksklusif...
Maksimalkan ASI Eksklusif dengan Herba Asimor di Masa 1.000 Hari Pertama
Dokter Gizi Sebut Larangan...
Dokter Gizi Sebut Larangan Promosi Susu Formula Bantu Tingkatkan Pemberian ASI Eksklusif
Pilu! Temuan Kotak ASI...
Pilu! Temuan Kotak ASI di Kecelakaan Maut Kereta Bekasi, Diduga Milik Ibu Pejuang ASI
Petinju Nikita Tszyu...
Petinju Nikita Tszyu Makan Plasenta Bayi sebelum Naik Ring Lawan Lulzim Ismaili
One on One: IDAI Sebut...
One on One: IDAI Sebut Pemberian Susu Formula Hanya untuk Anak yang Punya Indikasi Medis
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Berita Terkini
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved