5 Jenis Olahraga Pembakar Kalori Tinggi, Lebih Efektif dari Lari
Senin, 15 Desember 2025 - 19:49 WIB
loading...
Ternyata ada latihan lain yang bisa membakar lebih banyak kalori per jam dibanding lari biasa. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Banyak orang menganggap jalan kaki atau treadmill paling ampuh untuk membakar kalori . Namun ternyata ada latihan lain yang bisa membakar lebih banyak kalori per jam dibanding lari biasa.
Menurut artikel Verywell Health, beberapa aktivitas fisik ternyata lebih efisien dalam membakar energi. Selain itu ada juga bonus manfaat lain seperti kekuatan, keseimbangan, dan cardio sehingga cocok buat yang ingin hasil maksimal.
Baca juga: Nofeldi Petingko Back to Back Juara Borobudur Marathon 2025
Lari memang terkenal karena praktis dan efektif. Namun intensitasnya sangat tergantung kecepatan, durasi, serta kondisi tubuh.
Bahkan, beberapa aktivitas lain justru membakar lebih banyak kalori per jam dibanding lari santai atau tempo sedang terutama saat dilakukan dengan intensitas tinggi.
Baca juga: Jakarta Running Festival 2025, Strava Ungkap Lonjakan Rekor Peserta Lari
Berikut beberapa latihan yang menurut Verywell Health dapat mengeluarkan lebih banyak kalori daripada lari, terutama bila dilakukan dengan intensitas tinggi:
HIIT dikenal sebagai metode pembakaran kalori super tinggi karena mengombinasikan periode kerja intens dengan waktu istirahat singkat. HIIT bisa membakar lebih banyak kalori daripada lari tradisional bahkan setelah latihan selesai karena efek afterburn (EPOC).
Banyak program latihan gabungan seperti boxing drills, rower + burpees + squat combos yang bisa membawa denyut jantung naik cepat dan menjaga intensitas tinggi selama sesi. Kombinasi gerakan multi-otot ini membantu tubuh bekerja lebih keras dibanding lari konstan pada kecepatan tetap.
Hal ini membuat total kalori terbuang lebih banyak dalam periode waktu yang sama.
Aktivitas sederhana ini ternyata luar biasa efektif karena lompat tali bisa membakar hingga lebih dari 1000 kalori per jam, tergantung ritme dan intensitasnya.
Latihan ini tidak hanya mengurangi kalori besar, melatih koordinasi dan cardio sekaligus.
Latihan kekuatan intens angkat beban tidak hanya meningkatkan otot, tetapi juga membakar kalori besar per sesinya. Aktivitas ini melibatkan seluruh tubuh secara bergantian, yang memicu banyak energi untuk perbaikan otot setelahnya.
Kalori yang terbuang bahkan bisa setara atau lebih tinggi dari lari, tergantung intensitas dan durasi.
Bersepeda dengan ritme cepat, terutama di tanjakan atau kelas spin, bisa sangat efektif di mana bisa membakar kalori lebih banyak daripada lari karena melibatkan kelompok otot besar selama periode lama.
Latihan ini juga low impact sehingga bagus untuk persendian.
Latihan-latihan tersebut lebih efisien dibanding lari karena kombinasi intensitas tinggi serta keterlibatan banyak kelompok otot. Akibatnya, total kalori yang dibakar dalam satu jam bisa lebih besar dibanding lari biasa.
Menurut artikel Verywell Health, beberapa aktivitas fisik ternyata lebih efisien dalam membakar energi. Selain itu ada juga bonus manfaat lain seperti kekuatan, keseimbangan, dan cardio sehingga cocok buat yang ingin hasil maksimal.
Baca juga: Nofeldi Petingko Back to Back Juara Borobudur Marathon 2025
Lari memang terkenal karena praktis dan efektif. Namun intensitasnya sangat tergantung kecepatan, durasi, serta kondisi tubuh.
Bahkan, beberapa aktivitas lain justru membakar lebih banyak kalori per jam dibanding lari santai atau tempo sedang terutama saat dilakukan dengan intensitas tinggi.
Baca juga: Jakarta Running Festival 2025, Strava Ungkap Lonjakan Rekor Peserta Lari
Berikut beberapa latihan yang menurut Verywell Health dapat mengeluarkan lebih banyak kalori daripada lari, terutama bila dilakukan dengan intensitas tinggi:
5 Jenis Olahraga Pembakar Kalori Tinggi
1. Interval Training / HIIT (High-Intensity Interval Training)
HIIT dikenal sebagai metode pembakaran kalori super tinggi karena mengombinasikan periode kerja intens dengan waktu istirahat singkat. HIIT bisa membakar lebih banyak kalori daripada lari tradisional bahkan setelah latihan selesai karena efek afterburn (EPOC).
2. Olahraga Interval dan Kardio Campuran
Banyak program latihan gabungan seperti boxing drills, rower + burpees + squat combos yang bisa membawa denyut jantung naik cepat dan menjaga intensitas tinggi selama sesi. Kombinasi gerakan multi-otot ini membantu tubuh bekerja lebih keras dibanding lari konstan pada kecepatan tetap.
Hal ini membuat total kalori terbuang lebih banyak dalam periode waktu yang sama.
3. Lompat Tali (Jump Rope)
Aktivitas sederhana ini ternyata luar biasa efektif karena lompat tali bisa membakar hingga lebih dari 1000 kalori per jam, tergantung ritme dan intensitasnya.
Latihan ini tidak hanya mengurangi kalori besar, melatih koordinasi dan cardio sekaligus.
4. Angkat Beban Berat
Latihan kekuatan intens angkat beban tidak hanya meningkatkan otot, tetapi juga membakar kalori besar per sesinya. Aktivitas ini melibatkan seluruh tubuh secara bergantian, yang memicu banyak energi untuk perbaikan otot setelahnya.
Kalori yang terbuang bahkan bisa setara atau lebih tinggi dari lari, tergantung intensitas dan durasi.
5. Bersepeda
Bersepeda dengan ritme cepat, terutama di tanjakan atau kelas spin, bisa sangat efektif di mana bisa membakar kalori lebih banyak daripada lari karena melibatkan kelompok otot besar selama periode lama.
Latihan ini juga low impact sehingga bagus untuk persendian.
Latihan-latihan tersebut lebih efisien dibanding lari karena kombinasi intensitas tinggi serta keterlibatan banyak kelompok otot. Akibatnya, total kalori yang dibakar dalam satu jam bisa lebih besar dibanding lari biasa.
(nnz)
Lihat Juga :