Pariwisata Indonesia Bertumbuh Pesat Sepanjang 2025, Raup Devisa USD18,5 Miliar

Jum'at, 19 Desember 2025 - 06:30 WIB
loading...
Pariwisata Indonesia...
Sektor pariwisata Indonesia berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional sepanjang tahun 2025. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Sektor pariwisata Indonesia berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional sepanjang tahun 2025. Di tengah berbagai tantangan global, pariwisata tetap menjadi salah satu penggerak utama ekonomi dengan sumbangan kuat terhadap produk domestik bruto (PDB) dan devisa negara.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, capaian tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Baca juga: Kemenpar Sediakan Paket Wisata dan Dorong Diskon Tiket untuk Hadapi Libur Nataru

“Tahun 2025 menjadi tahun penting bagi perkembangan pariwisata Indonesia. Di tengah tantangan global, pariwisata mampu mempertahankan momentum pertumbuhan dan berperan kuat dalam mendorong pemberdayaan masyarakat menuju Indonesia sejahtera melalui pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Widiyanti dalam Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata, Selasa (16/12/2025).

Sepanjang 2025, pariwisata Indonesia meraih 153 penghargaan internasional. Di mana capaian ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Viral Video Parodi Turis Asing soal Uang Damai di Bali, Wisatawan Diminta Patuhi Aturan

Penghargaan tersebut termasuk prestasi Michelin Keys untuk 33 hotel dan resor, pengakuan terhadap kuliner nasional, hingga desa wisata yang mendapat apresiasi dunia.

Dari sisi kinerja, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari–Oktober 2025 tercatat mencapai 12,76 juta kunjungan, meningkat 10,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kementerian Pariwisata memproyeksikan total kunjungan wisman hingga akhir 2025 mencapai 15,31 juta.

Jumlah tersebut melampaui wisatawan nasional yang bepergian ke luar negeri sebanyak 7,55 juta orang. Hingga triwulan III 2025, devisa pariwisata tercatat sebesar 13,82 miliar dolar AS atau tumbuh 9,42 persen.

Nilai tersebut diproyeksikan meningkat hingga 18,5 miliar dolar AS pada akhir tahun, dengan rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara sebesar 1.259 dolar AS per kunjungan. Capaian tersebut didukung oleh strategi pemasaran kolaboratif, termasuk partisipasi Kemenpar dalam 12 pameran pariwisata internasional seperti ITB Berlin, ATM Dubai, dan WTM London.

Dari berbagai kegiatan promosi tersebut, potensi devisa yang berhasil dicatat mencapai Rp29,6 triliun. Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan tren positif.

Pada Januari–Oktober 2025 tercatat 997,91 juta perjalanan wisatawan domestik, meningkat 18,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pergerakan ini didukung promosi Bangga Berwisata di Indonesia serta penyelenggaraan 198 event nasional dan internasional yang menghadirkan lebih dari 12 juta pengunjung.

Dari sisi ketenagakerjaan, sektor pariwisata menyerap 25,91 juta tenaga kerja sepanjang 2025. Kementerian Pariwisata juga mencatat realisasi investasi sektor pariwisata hingga triwulan III 2025 mencapai Rp53,92 triliun.

Untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan, pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 terkait standar usaha pariwisata dan perizinan berbasis risiko. Kemenpar juga mendorong pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Regeneratif, termasuk percepatan penyusunan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional.

“Dengan fondasi yang kuat ini, kita menatap 2026 dengan keyakinan bahwa pariwisata Indonesia tidak hanya akan tumbuh, tetapi melompat lebih tinggi dan lebih bermakna bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Widiyanti.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masuk Ancol Gratis Masuk...
Masuk Ancol Gratis Masuk Mulai 8-19 Juni 2026, Catat Jam dan Syaratnya
Akomodasi Baru di Lampung...
Akomodasi Baru di Lampung Bikin Akses ke Destinasi Favorit Kian Mudah
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Traveloka Gandeng RWS...
Traveloka Gandeng RWS Dorong Wisata Liburan Sekolah ke Singapura
Rekomendasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved