Faith Industries Terus Berkembang sebagai Fashion Pop Culture

loading...
Faith Industries Terus Berkembang sebagai Fashion Pop Culture
Tidak membutuhkan waktu cukup lama, Faith Industries pun langsung naik daun di kalangan anak muda. / Foto: ist
A+ A-
JAKARTA - Media sosial masih menjadi salah satu primadona bagi banyak orang untuk mengawali bisnis di dunia maya. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang meraup kesuksesan dari berbisnis lewat medsos, salah satunya adalah Luthfi Halimawan.

(Baca juga: 5 Fakta Oh In Hye, dari Buka Channel Youtube hingga Gaun Seksi)

Pemuda yang juga seorang YouTuber tersebut menjalani profesinya sebagai pebisnis muda melalui brand-nya di bidang pakaian yang bertemakan pop culture yakni Faith Industries. Pada tahun lalu, Luthfi bersama rekannya, Rizal Malik membangun Faith Industries di Kota Bandung. Tidak membutuhkan waktu lama, brand ini pun langsung naik daun di kalangan anak muda.

"Awal mula mendirikan Faith Industries ini karena ingin memiliki brand akan tetapi bukan hanya orang yang suka sama Luthfi saja yang bisa beli. Namun, orang yang tidak tahu Luthfi pun bisa beli karena desain yang bagus dan memiliki bahan yang berkualitas," ungkap pemuda kelahiran Bandung, 21 Januari 1994 itu melalui keterangan tertulisnya, Selasa (15/9).



Pada awal perilisan batch di brand-nya, Luthfi mengaku ada beberapa trial and error yang mengakibatkan setiap rilis batch tidak seepik yang sekarang. Dari situ Luthfi mencoba melakukan riset dari segi bahan, desain, unboxing experience, dan melakukan brainstroming sehingga mempunyai karakter dan ciri khas tersendiri. Memberikan kejutan dalam setiap perilisan batch-nya, maka hal ini pun kerap ditunggu banyak pelanggannya.

Setelah melakukan riset dan brainstorming Faith Industries pun merilis batch yang berjudul Unleashed the Beast, Sweet Poison, Crimson Crime, dan Desperado Pirates. Pada perilisan setiap batch ada series spesial yaitu Yonko Series (One Piece). Yonko adalah empat kapten bajak laut paling terkenal dan kuat di dunia. Mereka bukan sekutu dan juga bukan musuh satu sama lain. Sebaliknya, keempat lebih memilih untuk tetap mandiri dalam sebagian besar keadaan.

Keempat orang ini secara pribadi berada di paruh kedua Grand Line --dikenal sebagai Dunia Baru-, memberikan pengaruh yang mengesankan dan mengendalikan lusinan kru bajak laut lainnya dan pulau-pulau yang memerintah sendiri. Mereka membentuk salah satu dari Tiga Kekuatan Besar.



Batch Unleashed the Beast, memiliki 3 desain yaitu, Hyakuju Kaido (One Piece) saat dia berubah menjadi naga, Kai Chisaki atau dikenal sebagai Overhaul (My Hero Academia), dan Mammoth sebagai OG dari Faith Industries. Batch Sweet Poison memiliki 3 desain yaitu Charlotte Linlin – Big Mom (One Piece) dengan Prometheus dan Zeus, Boa Hancock (One Piece) yang dibuat seperti monalisa, dan OG faith.

(Baca juga: Masuki Season Kedua, Durasi Riko The Series Lebih Panjang)

Crimson Crime memiliki 3 desain yaitu Akagami Shanks (One Piece), Groudon (Pokemon) dengan team Magma, dan Kasumi (Persona 5). Dan terakhir Desperado Pirates, memiliki 4 design, Ryuji "Captain Kidd" (Persona 5), Kyogre (Pokemon) dengan team Aqua, Marshall D. Teach – Kurohige (One Piece), dan Edward Newgate – Shirohige (One Piece).
(nug)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top