Omped Visual: Aturan Baru Medsos Cekik Kreator Pemula

Rabu, 24 Desember 2025 - 05:00 WIB
loading...
Omped Visual: Aturan...
Nama Omped Visual kembali menjadi sorotan publik setelah tampil sebagai bintang tamu di Podcast Kasisolusi. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Nama Omped Visual kembali menjadi sorotan publik setelah tampil sebagai bintang tamu di Podcast Kasisolusi. YouTuber muda yang dikenal lewat sketsa komedi ini menyampaikan pandangannya secara terbuka mengenai isu pembatasan media sosial yang belakangan ramai diperbincangkan.

Pernyataan tersebut langsung menyita perhatian warganet karena datang dari sosok kreator dengan performa digital luar biasa, namun berangkat dari kesederhanaan.

Pemilik nama asli Alfarid Ramadani, kelahiran 22 Oktober 2005, dikenal sebagai kreator yang tumbuh murni dari platform digital. Dalam podcast tersebut, Omped Visual menegaskan bahwa media sosial bukan sekadar tempat hiburan, melainkan ruang hidup bagi banyak anak muda yang menggantungkan harapan, mimpi, dan penghasilan dari sana.

Menurut Omped Visual, wacana pembatasan media sosial perlu dilihat dari berbagai sudut pandang, terutama dari sisi kreator kecil dan menengah. Ia menyebut bahwa tidak semua kreator memiliki privilese modal besar, jaringan luas, atau akses ke media konvensional. Bagi banyak kreator, media sosial adalah satu-satunya panggung yang mereka miliki.

“Kalau ruangnya dibatasi tanpa solusi yang jelas, yang paling terdampak justru kreator kecil," ungkapnya dalam podcast tersebut. Pernyataan ini menuai respons luas karena dinilai mewakili suara generasi kreator digital yang tumbuh secara organik.

Omped Visual sendiri menjadi contoh nyata bagaimana media sosial mampu mengubah hidup seseorang. Tanpa kamera profesional, tanpa studio, dan tanpa tim produksi besar, ia berhasil membangun audiens raksasa. Hingga kini, seluruh kontennya masih direkam menggunakan handphone. Fakta ini kerap membuat publik terkejut, mengingat kualitas jangkauan dan performa videonya yang sangat tinggi.

Akun Instagram @omped_visual kini diikuti 1,2 juta followers. Di TikTok, jumlah pengikutnya mencapai 11,2 juta, sementara kanal YouTube-nya telah menembus angka 14,2 juta subscriber. Angka tersebut diraih hanya dalam kurun waktu dua tahun, sebuah pencapaian yang tergolong langka di industri kreator Indonesia.

Dalam podcast Kasisolusi, Omped Visual menegaskan bahwa kekuatan konten tidak selalu terletak pada alat mahal. Menurutnya, cerita adalah kunci utama. Ia menyebut bahwa sejak awal, fokusnya bukan pada visual mewah, melainkan pada ide yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan mudah dipahami semua kalangan.

Jenis konten yang diusung Omped Visual adalah sketsa komedi. Namun, di balik kesederhanaannya, konten tersebut memiliki daya tarik kuat karena merepresentasikan realitas sosial yang sering dialami masyarakat. Dari situlah, kontennya mudah viral dan mendapat engagement tinggi.

Capaian Omped Visual semakin mencengangkan ketika diketahui bahwa ia pernah mencatat satu miliar tontonan hanya dalam waktu satu bulan melalui video shorts. Hingga saat ini, total tayangan di kanal YouTube-nya telah mencapai sekitar 13,7 miliar views. Angka ini bahkan jika disandingkan dengan lima YouTuber terbesar di Indonesia, tercatat hampir dua kali lipat lebih tinggi.

Yang membuat publik semakin tercengang, seluruh capaian tersebut diraih hanya dengan sekitar 800 video. Hal ini memperkuat citra Omped Visual sebagai kreator dengan efektivitas konten yang sangat tinggi.

Pandangan Omped Visual soal pembatasan media
sosial pun terasa relevan dengan pengalamannya sendiri. Ia menilai bahwa platform digital telah membuka kesempatan yang setara bagi siapa pun, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang industri hiburan. Menurutnya, media sosial adalah ruang meritokrasi, di mana ide dan konsistensi bisa mengalahkan keterbatasan alat.

Kehadiran Omped Visual di Podcast Kasisolusi tidak hanya membahas isu teknis media sosial, tetapi juga menyentuh realitas generasi muda yang kini menggantungkan masa depan di dunia digital.

Pandangannya dianggap merepresentasikan suara kreator yang lahir dari bawah, tumbuh dari keterbatasan, dan besar karena kepercayaan audiens.

Di tengah polemik pembatasan media sosial, kisah Omped Visual menjadi pengingat bahwa di balik angka views dan subscriber, ada ekosistem besar yang bergantung pada ruang digital. Dan bagi Omped Visual, media sosial bukan sekadar platform, melainkan jalan hidup yang telah membawanya sejauh ini.

(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Sukses Bangun Personal...
Sukses Bangun Personal Branding, Kreator M. Ridho Bagikan Strategi Konten Visual Estetik
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Dari Video Rumahan ke...
Dari Video Rumahan ke 15 Juta Juta Subscribes, Ini Rahasia Aletha Abew Bikin Penonton Betah
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Pakar AI Cahyadi Setiawan...
Pakar AI Cahyadi Setiawan Ingatkan Mahasiswa Gunakan AI secara Bijak, Bisa Cari Cuan
Rekomendasi
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Berita Terkini
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan...
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan Klaim Rumah Sarwendah: Mengapa Cicilan Masih Dibayar Ruben?
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Tren Inside-Out Nutricosmetics,...
Tren Inside-Out Nutricosmetics, Solusi Cerdas Perempuan Modern Atasi Penuaan Dini
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved