Serdadu Sam Jelajahi Batas Genre di Album Kronik, Lagu Kalibut Terinspirasi Konflik Gaza

Jum'at, 16 Januari 2026 - 13:06 WIB
loading...
Serdadu Sam Jelajahi...
Serdadu Sam kembali memperkenalkan musikal terbarunya lewat album Kronik. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Serdadu Sam kembali memperkenalkan musikal terbarunya lewat album Kronik, setelah sebelumnya menandai kehadirannya di belantika musik alternatif lewat single Kami adalah Badai, Agrippina, reinterpretasi berani atas karya klasik Harry Roesli Setengah Tiang, dan The Lady with the Sapphire in Her Eyes.

Kronik sendiri merupakan rangkaian lagu yang memotret kegelisahan batin, refleksi sosial, dan pencarian eksistensi dalam bentuk audio-naratif yang kaya tekstur.

Dalam Kronik, Serdadu Sam menolak pola album konvensional. Ia memilih merangkai cerita melalui 13 trek yang tidak hanya sekadar lagu, tapi ibarat bab-bab dari sebuah buku hidup—tentang ambisi dan ketamakan, kegagalan, perpisahan, pertobatan, kehilangan, hingga kobaran semangat dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih baik.

“Kronik adalah dokumentasi batin. Saya tidak sedang membuat album komersial—saya sedang menulis catatan untuk dipahami, oleh siapa pun yang pernah merasa sendiri, lelah, tidak berdaya dihantam kerasnya kehidupan, dan ditelan kekecewaan di tengah keramaian, namun tetap harus berjuang menjalani hidup yang terus berjalan,” kata Kenny, sosok di balik Serdadu Sam.

Materi Kronik telah dirancang sejak 2021. Penulisannya dilandasi oleh pengalaman pribadi, hasil observasi, dan cerita orang-orang terdekat. Semua lagu (kecuali Setengah Tiang) diciptakan dan ditulis oleh Kenny dalam Bahasa Indonesia, dengan pendekatan lirik yang naratif namun tetap puitis.

“Menulis dalam Bahasa Indonesia punya tantangan tersendiri. Saya berusaha menghindari klise, tapi juga tidak ingin terlalu bersayap,” ujar Kenny.

Beberapa lagu dalam album ini berdurasi tidak biasa—seperti Kalibut, sebuah nomor progresif rock yang bercerita tentang konflik Gaza dengan durasi lebih dari 12 menit. “Saya tak ingin dibatasi aturan industri soal durasi. Cerita sebuah lagu selesai saat ia selesai—bukan saat timer berhenti,” tuturnya.

Salah satu titik penting dalam Kronik adalah reinterpretasi Setengah Tiang, lagu karya maestro Harry Roesli. Dengan restu keluarga almarhum, lagu ini dihidupkan kembali melalui sentuhan brass dan emosi kontemporer.

“Kami tidak ingin meng-cover. Kami ingin berdialog dengan masa lalu,” ujar Kenny.

Sementara Agrippina—yang dirilis dalam EP Rencana Tiga Belati—pernah masuk nominasi AMI Awards 2022 untuk kategori Karya Produksi Progressive Terbaik. Lagu ini menjadi fondasi gaya musik Serdadu Sam: progresif, melankolis, dan eksperimental.

Album ini juga menghadirkan single unggulan Dan Akhirnya Selamanya, kolaborasi dengan Bemby Gusti (drummer Band Sore Ze Band). Lagu ini menjadi pesan personal Kenny untuk kedua putrinya—tentang menerima hidup, menghadapi kekecewaan, dan menemukan makna dari kebahagiaan yang disyukuri.

“Saya menganggap lagu ini sebagai My Way-nya Serdadu Sam," ucap dia.

Dalam album Kronik ini, Serdadu Sam merambah berbagai genre dan mengeksplorasi berbagai instrumen musik untuk menerjemahkan semua ide dan visi musikalnya secara maksimal.

Sementara, proses produksi sebagian besar dilakukan di Studio 168, diproduseri Serdadu Sam bersama Fay Ismail, dengan mixing oleh Fay dan mastering oleh Dimas Pradipta.

“Kolaborasi adalah pola kerja yang saya nikmati karena setiap musisi dapat menyuntikkan nyawa pada lagu-lagu saya," ucap dia.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fany Sulf Sentil Fenomena...
Fany Sulf Sentil Fenomena Netizen Suka Komentar Lewat Lagu Orang-Orang
Lagu-lagu Sheila On...
Lagu-lagu Sheila On 7 Jadi Jembatan Emosi di Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Viral Lagu “Mas Bahlil...
Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Bahlil Lahadalia Penasaran dan Ingin Bertemu Penciptanya
Ayah Vidi Aldiano Menangis...
Ayah Vidi Aldiano Menangis Usai Dengar Rekaman Suara Anaknya Duet Bareng Sam Bimbo
Satukan Dark Pop dan...
Satukan Dark Pop dan Dangdut Modern, Maya Moss Kenalkan Lagu Mengapa Aku Rasa Begini
Pink Prisyl Ajak Pendengar...
Pink Prisyl Ajak Pendengar Lebih Percaya Diri Lewat Move Your Body
Pernah Nyanyikan Lagu...
Pernah Nyanyikan Lagu Erika HMT ITB saat Jadi Ketua Himpunan, Pramono: Tapi, Liriknya Berbeda
Lagu Erika Viral, HMT...
Lagu Erika Viral, HMT ITB Hapus Konten Video dan Audio dari Kanal Resmi
Lagu Erika Viral, HMT...
Lagu Erika Viral, HMT ITB Minta Maaf Akui Tak Sesuai Moral Akademik
Rekomendasi
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved