Sambal Bakar Indonesia Resmi Buka Gerai ke-30 di Senen
Senin, 19 Januari 2026 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kami terus melakukan inovasi menu, menjaga standar operasional yang ketat, serta memperkuat pengalaman makan pelanggan. Pemilihan lokasi yang tepat juga menjadi fokus utama kami," ujar Renaldo.
Terkait menjamurnya bisnis sambal bakar dengan harga lebih terjangkau, SBIG menegaskan kekuatannya ada pada nilai dan pengalaman. "Kami tidak hanya menjual harga, tetapi juga cita rasa khas, kualitas bahan, dan kepercayaan pelanggan terhadap brand," tambahnya.
Pembukaan gerai ke-30 ini menjadi penanda fase baru perjalanan Sambal Bakar Indonesia. Masuknya SBIG ke Jakarta Pusat menjadi pijakan untuk ekspansi berikutnya dengan konsep gerai yang semakin beragam dan matang.
Sepanjang 2026, Sambal Bakar Indonesia menargetkan pembukaan puluhan gerai baru di wilayah strategis, baik di Jabodetabek maupun kota-kota potensial lainnya. Setiap gerai baru diharapkan mampu membuka puluhan lapangan pekerjaan, sekaligus memberi kontribusi positif bagi ekonomi lokal.
Menutup pernyataannya, dia juga menyampaikan pesan bagi pelaku UMKM dan pebisnis kuliner yang tengah merintis usaha. "Tetap konsisten, berani berinovasi, dan fokus pada kualitas produk serta kepuasan pelanggan. Membangun bisnis kuliner membutuhkan proses panjang dan ketekunan," ujar Renaldo.
Terkait menjamurnya bisnis sambal bakar dengan harga lebih terjangkau, SBIG menegaskan kekuatannya ada pada nilai dan pengalaman. "Kami tidak hanya menjual harga, tetapi juga cita rasa khas, kualitas bahan, dan kepercayaan pelanggan terhadap brand," tambahnya.
Pembukaan gerai ke-30 ini menjadi penanda fase baru perjalanan Sambal Bakar Indonesia. Masuknya SBIG ke Jakarta Pusat menjadi pijakan untuk ekspansi berikutnya dengan konsep gerai yang semakin beragam dan matang.
Sepanjang 2026, Sambal Bakar Indonesia menargetkan pembukaan puluhan gerai baru di wilayah strategis, baik di Jabodetabek maupun kota-kota potensial lainnya. Setiap gerai baru diharapkan mampu membuka puluhan lapangan pekerjaan, sekaligus memberi kontribusi positif bagi ekonomi lokal.
Menutup pernyataannya, dia juga menyampaikan pesan bagi pelaku UMKM dan pebisnis kuliner yang tengah merintis usaha. "Tetap konsisten, berani berinovasi, dan fokus pada kualitas produk serta kepuasan pelanggan. Membangun bisnis kuliner membutuhkan proses panjang dan ketekunan," ujar Renaldo.
(dra)
Lihat Juga :