Mengenal Aphranel, Teknologi Regenerative Aesthetics yang Menempatkan Skin Barrier sebagai Fondasi Kulit
Selasa, 20 Januari 2026 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Perkembangan teknologi estetika sendiri berlangsung bertahap. Awalnya, perawatan hidrasi instan melalui skin booster menjadi solusi populer. Lalu muncul collagen stimulator yang memicu produksi kolagen melalui mekanisme inflamasi terkontrol. Kini, fokus beralih ke collagen revitalizer yang bekerja lebih menyeluruh.
Dalam fase ini, PT Estetika Pro International menghadirkan Aphranel, teknologi CaHA generasi terbaru yang dirancang untuk mendukung regenerasi jaringan tanpa memicu respons inflamasi berlebihan.
Aphranel menggunakan mikropartikel CaHA berukuran 2–10 µm yang memungkinkan distribusi lebih merata di jaringan dermis. Partikel ini berfungsi sebagai penopang mikro yang mendukung aktivitas sel kulit dalam membentuk kolagen secara teratur dan berkelanjutan.
“Ukuran partikel yang lebih kecil memungkinkan distribusi yang lebih merata dan integrasi yang lebih natural dengan jaringan kulit,” kata dr Riani Loretta, selaku perwakilan PT Estetika Pro International.
Teknologi ini diperkaya dengan modified polysaccharide cellulose, biomaterial yang memiliki daya ikat air tinggi serta mendukung keseimbangan lingkungan kulit. Proses regenerasi yang dihasilkan tidak bersifat instan. Perubahan terjadi secara bertahap, mengikuti ritme biologis kulit.
Dalam fase ini, PT Estetika Pro International menghadirkan Aphranel, teknologi CaHA generasi terbaru yang dirancang untuk mendukung regenerasi jaringan tanpa memicu respons inflamasi berlebihan.
Aphranel menggunakan mikropartikel CaHA berukuran 2–10 µm yang memungkinkan distribusi lebih merata di jaringan dermis. Partikel ini berfungsi sebagai penopang mikro yang mendukung aktivitas sel kulit dalam membentuk kolagen secara teratur dan berkelanjutan.
“Ukuran partikel yang lebih kecil memungkinkan distribusi yang lebih merata dan integrasi yang lebih natural dengan jaringan kulit,” kata dr Riani Loretta, selaku perwakilan PT Estetika Pro International.
Teknologi ini diperkaya dengan modified polysaccharide cellulose, biomaterial yang memiliki daya ikat air tinggi serta mendukung keseimbangan lingkungan kulit. Proses regenerasi yang dihasilkan tidak bersifat instan. Perubahan terjadi secara bertahap, mengikuti ritme biologis kulit.
Lihat Juga :