Susu Kedelai vs Susu Almond, Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?
Kamis, 22 Januari 2026 - 09:51 WIB
loading...
Susu nabati saat ini banyak diminati karena menjadi alternatif dari susu sapi. Foto/northwell.edu.
A
A
A
JAKARTA - Susu nabati saat ini banyak diminati karena menjadi alternatif dari susu sapi. Yang paling sering dikonsumi adalah susu kedelai dan susu almond .
Namun manakah yang sebenarnya lebih sehat di antara keduanya? Pilihan di antara keduanya sebenarnya tergantung pada apa yang dicari dalam susu nabati, apakah protein tinggi, rendah kalori, kandungan vitamin, atau tujuan diet khusus.
Baca juga: Viral Anjuran Anak Konsumsi Susu 2 Liter per Hari, Dokter Sebut Tidak Masuk Akal
Susu Kedelai
Lebih kaya protein dibanding susu nabati lain biasanya sekitar 7–9 gram protein per sajian. Selain itu, susu kedelai juga mengandung lemak tak jenuh sehat, rendah lemak jenuh.
Secara alami susu kedelai punya beberapa vitamin dan mineral, dan sering difortifikasi vitamin D, B12, dan kalsium.
Baca juga: Peneliti Australia Ungkap Manfaat Susu Unta, Lebih Baik dari Sapi
Susu Almond
Rendah kalori dan rendah protein (biasanya kurang dari 1 gram per sajian). Kandungan lemak lebih sedikit dibanding susu kedelai.
Sering difortifikasi juga, tetapi karena volumenya rendah, nutrisi akhirnya bervariasi antar merek. Artinya jika butuh protein tinggi dalam susu nabati, susu kedelai adalah pilihan yang pas, sementara susu almond lebih cocok bagi yang ingin minuman rendah kalori.
Susu kedelai
Susu kedelai lebih bermanfaat untuk kesehatan jantung karena kandungan protein dan lemak tak jenuhnya. Protein kedelai juga bisa membantu menurunkan kolesterol jahat.
Susu almond
Susu almond rendah lemak jenuh, tetapi karena proteinnya sangat sedikit, efeknya pada kolesterol dan metabolisme tidak sekuat susu kedelai.
Susu Kedelai
Cocok untuk yang ingin protein nabati tinggi dan sering menjadi pilihan pengganti susu sapi dalam masakan karena teksturnya lebih serbaguna.
Susu Almond
Pilihan yang tepat untuk diet rendah kalori atau penurunan berat badan. Karena rendah protein, susu almond kurang ideal dijadikan sebagai sumber protein utama.
Namun manakah yang sebenarnya lebih sehat di antara keduanya? Pilihan di antara keduanya sebenarnya tergantung pada apa yang dicari dalam susu nabati, apakah protein tinggi, rendah kalori, kandungan vitamin, atau tujuan diet khusus.
Baca juga: Viral Anjuran Anak Konsumsi Susu 2 Liter per Hari, Dokter Sebut Tidak Masuk Akal
Susu Kedelai vs Susu Almond
1. Kandungan Nutrisi Utama
Susu Kedelai
Lebih kaya protein dibanding susu nabati lain biasanya sekitar 7–9 gram protein per sajian. Selain itu, susu kedelai juga mengandung lemak tak jenuh sehat, rendah lemak jenuh.
Secara alami susu kedelai punya beberapa vitamin dan mineral, dan sering difortifikasi vitamin D, B12, dan kalsium.
Baca juga: Peneliti Australia Ungkap Manfaat Susu Unta, Lebih Baik dari Sapi
Susu Almond
Rendah kalori dan rendah protein (biasanya kurang dari 1 gram per sajian). Kandungan lemak lebih sedikit dibanding susu kedelai.
Sering difortifikasi juga, tetapi karena volumenya rendah, nutrisi akhirnya bervariasi antar merek. Artinya jika butuh protein tinggi dalam susu nabati, susu kedelai adalah pilihan yang pas, sementara susu almond lebih cocok bagi yang ingin minuman rendah kalori.
2. Kesehatan Jantung dan Metabolik
Susu kedelai
Susu kedelai lebih bermanfaat untuk kesehatan jantung karena kandungan protein dan lemak tak jenuhnya. Protein kedelai juga bisa membantu menurunkan kolesterol jahat.
Susu almond
Susu almond rendah lemak jenuh, tetapi karena proteinnya sangat sedikit, efeknya pada kolesterol dan metabolisme tidak sekuat susu kedelai.
3. Kecocokan untuk Berbagai Diet
Susu Kedelai
Cocok untuk yang ingin protein nabati tinggi dan sering menjadi pilihan pengganti susu sapi dalam masakan karena teksturnya lebih serbaguna.
Susu Almond
Pilihan yang tepat untuk diet rendah kalori atau penurunan berat badan. Karena rendah protein, susu almond kurang ideal dijadikan sebagai sumber protein utama.
(nnz)
Lihat Juga :