Tren Permintaan Katering Meningkat, Dapur Pangeran Jamin Berstandar ISO 22000

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:49 WIB
loading...
Tren Permintaan Katering...
Dapur Pangeran memperkuat fondasi bisnisnya dengan menerapkan sistem manajemen keamanan pangan berstandar internasional ISO 22000. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Meningkatnya aktivitas perkantoran dan kesadaran perusahaan terhadap kesehatan karyawan membuka peluang pertumbuhan di industri katering korporasi. Permintaan terhadap layanan katering yang aman, konsisten, dan terkelola dengan baik terus mengalami peningkatan, terutama untuk kebutuhan konsumsi harian di lingkungan kerja.

Menangkap peluang tersebut, Dapur Pangeran memperkuat fondasi bisnisnya dengan menerapkan sistem manajemen keamanan pangan berstandar internasional ISO 22000. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa seluruh proses produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi makanan dilakukan dengan kontrol ketat dan terukur. Baca juga: Mengenal Jurusan Kuliah Manajemen Industri Katering, Satu-Satunya di Indonesia

Penerapan standar ini menjadi langkah strategis bagi katering yang berbasis di Jakarta Pusat tersebut untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas segmen klien korporasi. Direktur Dapur Pangeran, Andrew Valentinus, mengatakan, tren perusahaan dalam memilih mitra katering kini tidak lagi berfokus pada harga semata, melainkan pada keberlanjutan layanan dan pengelolaan risiko.

“Untuk klien perusahaan, katering adalah layanan jangka panjang. Keamanan pangan dan konsistensi kualitas menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan,” katanya, Kamis (22/1/2026).

Dengan begitu, lanjut Andrew, Dapur Pangeran tak lagi sekadar melayani kebutuhan konsumsi untuk acara dan event, tetapi juga mulai fokus mengembangkan bisnis pada layanan katering harian perusahaan. Segmen ini dinilai memiliki potensi pertumbuhan stabil seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan dalam menjaga produktivitas dan kesejahteraan karyawan.

Dari sisi produk, perusahaan menawarkan menu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien, baik dari segi variasi menu, pengaturan porsi, hingga efisiensi anggaran. Fleksibilitas ini memberikan nilai tambah bagi perusahaan klien dalam mengelola konsumsi karyawan secara lebih terencana.

Didukung dapur produksi terpusat (central kitchen) dan sistem operasional terstandarisasi, Dapur Pangeran menjaga konsistensi kualitas sekaligus ketepatan waktu distribusi. Model operasional ini dinilai mampu mendukung efisiensi produksi serta menjaga kualitas layanan di tengah volume permintaan yang meningkat. Baca juga: Pentingnya Keamanan Pangan dan Nutrisi untuk Buka Puasa Keluarga Tercinta

Dapur Pangeran terus menargetkan penguatan sistem dan peningkatan kualitas layanan sebagai strategi utama untuk memperluas pangsa pasar katering korporasi. “Kami optimistis peluang pasar katering perusahaan masih terbuka lebar, seiring meningkatnya kebutuhan layanan konsumsi yang aman, andal, dan berkelanjutan,” jelasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Menkes Budi Gunadi Imbau...
Menkes Budi Gunadi Imbau Kurangi Konsumsi Makanan Olahan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Waspada Kurma Israel...
Waspada Kurma Israel Ganti Kemasan! Ini Panduan Beli Kurma Agar Tak Tertipu
Ini yang Terjadi pada...
Ini yang Terjadi pada Tubuh jika Tak Pernah Makan Sayuran
5 Makanan Sehat yang...
5 Makanan Sehat yang Sering Diremehkan, Murah dan Kaya Nutrisi
Makan Sayur Kok Malah...
Makan Sayur Kok Malah Gemuk? Ini Penjelasan Menkes Budi Gunadi
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
PGN Raih ISO 55001,...
PGN Raih ISO 55001, Bukti Ketangguhan Pengelolaan Infrastruktur Gas Bumi
Mekar Perbarui Sertifikasi...
Mekar Perbarui Sertifikasi ISO, Perkuat Keamanan Data dan Informasi
Rekomendasi
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Ini Berani Melawan Rencana Trump Caplok Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved