Kemenkes Targetkan 136 Juta Orang Lakukan Cek Kesehatan Gratis 2026
Jum'at, 23 Januari 2026 - 21:20 WIB
loading...
Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin menargetkan 136 juta orang lakukan Cek Kesehtan Gratis (CKG) pada tahun 2026. Foto/Annastasya Rizqa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan menargetkan 136 juta masyarakat Indonesia melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di tahun 2026. Sebelumnya, sebanyak 70 juta orang sudah melakukan pemeriksaan kesehatan tersebut sepanjang tahuh 2025.
“Targetnya kita kalau tidak salah itu 136 juta. Jadi dari 70 juta mau kita naikkan ke 136 juta,” ungkap Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin , Jumat (23/1/2026).
Menkes Budi mengatakan hasil kesehatatan masyarakat dari CKG ini beragam dari kondisi sehat, cukup sehat, hingga sakit.
Ia memaparkan lanjutan penanganan bagi mereka yang kurang sehat bisa dilakukan lebih maksimal di tahun 2026.
Baca Juga : Presiden Prabowo Sebut Cek Kesehatan Gratis Bukan Program Populis
“Yang paling penting adalah kita akan mulai terapkan tatalaksananya, pengobatannya, perawatannya. Agar mereka yang kurang sehat, atau raportnya kuning, dan yang tidak sehat, raportnya merah, kembali menjadi sehat. Itu adalah tugas dari seluruh jajaran pemerintahan kesehatan, seluruh dinas kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, CKG sepanjang tahun 2025 juga turut dilakukan di sekolah pada anak-anak dan remaja. Data Kemenkes menunjukan 25 juta anak Indonesia sudah melakukan CKG meliputi 202.284 sekolah, madrasah dan pesantren.
Baca Juga : Waduh, Menkes Sebut 28 Juta Penduduk Indonesia Alami Masalah Kejiwaan
Adapun 70 juta masyarakat Indonesia telah melakukan skrining kesehatan di 38 provinsi. Adapun 10.225 Puskesmas yang turut melangsungkan program Cek Kesahatan Gratis.
Data juga menunjukan wanita lebih dominan melakukan CKG pada Maret 2025 yakni mencapai 64,1%. Namun, peningkatan dari laki-laki juga terlihat mencapai 45,61% pada Desember 2025.
“Targetnya kita kalau tidak salah itu 136 juta. Jadi dari 70 juta mau kita naikkan ke 136 juta,” ungkap Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin , Jumat (23/1/2026).
Menkes Budi mengatakan hasil kesehatatan masyarakat dari CKG ini beragam dari kondisi sehat, cukup sehat, hingga sakit.
Ia memaparkan lanjutan penanganan bagi mereka yang kurang sehat bisa dilakukan lebih maksimal di tahun 2026.
Baca Juga : Presiden Prabowo Sebut Cek Kesehatan Gratis Bukan Program Populis
“Yang paling penting adalah kita akan mulai terapkan tatalaksananya, pengobatannya, perawatannya. Agar mereka yang kurang sehat, atau raportnya kuning, dan yang tidak sehat, raportnya merah, kembali menjadi sehat. Itu adalah tugas dari seluruh jajaran pemerintahan kesehatan, seluruh dinas kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, CKG sepanjang tahun 2025 juga turut dilakukan di sekolah pada anak-anak dan remaja. Data Kemenkes menunjukan 25 juta anak Indonesia sudah melakukan CKG meliputi 202.284 sekolah, madrasah dan pesantren.
Baca Juga : Waduh, Menkes Sebut 28 Juta Penduduk Indonesia Alami Masalah Kejiwaan
Adapun 70 juta masyarakat Indonesia telah melakukan skrining kesehatan di 38 provinsi. Adapun 10.225 Puskesmas yang turut melangsungkan program Cek Kesahatan Gratis.
Data juga menunjukan wanita lebih dominan melakukan CKG pada Maret 2025 yakni mencapai 64,1%. Namun, peningkatan dari laki-laki juga terlihat mencapai 45,61% pada Desember 2025.
(wur)
Lihat Juga :