Sentuhan Kemanusiaan di Wilayah Bencana: Fokus pada Kesehatan Mental dan Kebangkitan Usaha Perempuan

Senin, 02 Februari 2026 - 08:00 WIB
loading...
Sentuhan Kemanusiaan...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga menghentikan aktivitas ekonomi masyarakat. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatatkan ribuan keluarga terdampak dengan sebagian besar pengungsi berasal dari kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak.

Merespons kondisi tersebut, Amartha.org melalui portal penggalangan donasi dan zakat, Amartha Empower, yang dibangun Amartha dalam rangka mendorong dampak berkelanjutan bagi masyarakat daerah, mengajak publik untuk bergotong royong sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Aria Widyanto, Chairman Amartha.org menyampaikan bahwa sejak awal bencana, Amartha berkoordinasi langsung dengan tim di lapangan untuk memastikan keselamatan dan dukungan dapat disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terutama di wilayah nasabah Amartha tinggal, yang mayoritas adalah perempuan pelaku usaha mikro.

“Perempuan adalah fondasi ketahanan ekonomi keluarga. Ketika mereka terdampak bencana, pemulihan ekonomi akan berjalan jauh lebih lambat. Karena itu, Amartha memprioritaskan bantuan yang relevan bagi masyarakat dan perempuan pengusaha mikro di wilayah bencana. Di fase awal, Amartha.org menyalurkan bantuan logistik kepada lebih dari 32.000 warga terdampak, ” tutur Aria Widyanto.

Bantuan logistik yang disalurkan melalui Amartha Empower meliputi 7.000 liter air bersih, pembukaan dapur umum, pembagian paket perlengkapan kebersihan, dan peralatan sekolah untuk anak-anak. Selain itu, Amartha melihat penyintas perempuan masih menghadapi tekanan emosional yang dapat menghambat pemulihan ekonomi keluarga.

Sejalan dengan temuan World Health Organization, dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti daerah terdampak banjir di Sumatra.

“Amartha juga merasa perlu memberikan dukungan pemeriksaan kesehatan mental dan psikososial kepada perempuan dan anak-anak terdampak. Inisiatif ini ditujukan untuk membantu penyintas mengelola trauma, membangun kembali kepercayaan diri, serta mempercepat proses pemulihan agar dapat kembali beraktivitas secara produktif,” jelas Aria.

Ana Noftika, warga Kabupaten Agam menuturkan bahwa banjir menghilangkan rumah sekaligus tempat usahanya, “Banjir kemarin menghabiskan rumah sekaligus tempat usaha saya. Kami sekeluarga merasa sangat cemas, tetapi dengan saling menguatkan, kami berusaha bangkit kembali,” kata Ana.

Aria menambahkan, dalam upaya penanganan bencana, Amartha Empower tidak hanya mengelola donasi dari publik tetapi juga berkolaborasi dengan sejumlah donatur institusional. Secara keseluruhan, dana kolektif yang dihimpun dan disalurkan mencapai lebih dari Rp2,5 miliar.

"Implementasi program di lapangan turut melibatkan sinergi dan berbagai lembaga kemanusiaan lokal guna memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran, seperti Salam Aid, ASAR Humanity, dan PPPA Darul Quran.” pungkas Aria.

Melalui Amartha Empower, Amartha terus mengajak publik untuk berpartisipasi dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir di Sumatra dan Aceh. Donasi yang terkumpul akan disalurkan secara transparan dan berkelanjutan untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi penyintas.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HighEnd Magazine Dorong...
HighEnd Magazine Dorong Perempuan Modern Peduli Mental Wellness Lewat HighTea Eksklusif
Sentuhan Empati Pemimpin...
Sentuhan Empati Pemimpin Perempuan dalam Transformasi Industri Keuangan
Tips Mengatasi Doomscrolling,...
Tips Mengatasi Doomscrolling, Kebiasaan Scroll Berita Buruk yang Rusak Kesehatan Mental
Anak Tantrum karena...
Anak Tantrum karena Sosmed Dibatasi? Ini Tips Mengatasinya
Waduh! Lebih dari 700...
Waduh! Lebih dari 700 Ribu Anak Indonesia Terdeteksi Cemas dan Depresi
Percaya Wanita, Ruang...
Percaya Wanita, Ruang Aman Perempuan Indonesia
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Rekomendasi
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
Enam Pesan Prabowo ke...
Enam Pesan Prabowo ke Polri: Jaga Kepercayaan hingga Tegakkan Hukum dengan Adil
Berita Terkini
Jajang C Noer Sebut...
Jajang C Noer Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Kritik Vonis 10 Tahun Penjara
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Usai Dikawal Rieke Diah...
Usai Dikawal Rieke Diah Pitaloka, Kasus Nikita Mirzani Kini Dipantau Komisi Yudisial
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Sederet Publik Figur...
Sederet Publik Figur Ungkap Kekecewaan soal Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Betrand Peto Akui Putus...
Betrand Peto Akui Putus dari Aqila, Singgung Adanya Pihak Ketiga
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved