Terungkap Sopir Inara Rusli yang Pertama Ambil CCTV, Berawal Dengar Suara Aneh
Selasa, 03 Februari 2026 - 09:55 WIB
loading...
Agung Maryanto, sopir pribadi Inara Rusli diperiksa penyidik Bareskrim Polri sebagai saksi pada Senin (2/2/2026). Foto/IG Inara Rusli.
A
A
A
JAKARTA - Agung Maryanto, sopir pribadi Inara Rusli diperiksa penyidik Bareskrim Polri sebagai saksi pada Senin (2/2/2026). Ia diperiksa terkait laporan dugaan akses ilegal CCTV rumah Inara Rusli.
Kuasa hukum Agung, Sukardi Amir menjelaskan, saksi yang dihadirkan dalam pemeriksaan ini hanya Agung dengan total 14 pertanyaan dari penyidik.
“Agenda hari ini pemeriksaan saksi untuk saudara Agung Maryanto. Untuk hari ini saksinya satu orang,” ujar Sukardi saat ditemui awak media.
Baca juga: Inara Rusli Resmi Laporkan Virgoun ke Komnas Anak, Hak Asuh Anak Diduga Direbut Paksa
Sukardi menjelaskan bahwa Agung adalah orang pertama yang mendapatkan CCTV dari rumah Inara Rusli. Namun terkait bagainana mekanisme pengambilan CCTV dan apa motifnya masih belum dibeberkan.
“Terkait dengan itu, Agung mendapatkan CCTV itu yang pertama,” katanya.
Sukardi juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada penyerahan CCTV kepada Virgoun, mantan suami Inara Rusli. Sementara untuk dugaan penyerahan CCTV kepada pihak lain yaitu Mawa, Sukardi menjelaskan bahwa pertanyaan penyidik belum sampai ke arah tersebut.
Baca juga: Insanul Fahmi Sudah Minta Maaf, Wardatina Mawa Belum Mau Rujuk
“Sejauh ini tidak ada penyerahan ke Virgoun. Dan terkait penyerahan ke Mawa, pertanyaannya belum sampai ke sana,” jelasnya.
Diketahui Agung telah bekerja sebagai sopir Inara selama kurang lebih empat tahun. Ia selama ini digaji oleh Virgoun dan sering dilibatkan dalam urusan teknis rumah termasuk perbaikan CCTV, jauh sebelum kejadian ini dipersoalkan.
“Dia sering dilibatkan untuk hal-hal teknis di rumah, termasuk pernah diminta memperbaiki atau mengganti memori CCTV jauh sebelum kejadian ini,” ungkap Sukardi.
Sementara itu menurut Sukardi, pengambilan CCTV tersebut dipicu oleh kecurigaan adanya orang asing di dalam rumah. Bermula dari laporan asisten rumah tangga berinisial Y yang mendengar suara pria dan suara mencurigakan di lantai tiga.
Akhirnya beberapa saksi termasuk Agung sepakat untuk memeriksa CCTV. Hingga kini kasus dugaan akses ilegal CCTV ini pun masih terus didalami oleh penyidik Bareskrim Polri.
“Pada sehari sebelum pengambilan CCTV, ART menyampaikan ada suara laki-laki dan suara aneh di lantai tiga. Itu atas dasar diskusi antara beberapa orang, terutama dari saksi A, Y, dan PA,” katanya.
Kuasa hukum Agung, Sukardi Amir menjelaskan, saksi yang dihadirkan dalam pemeriksaan ini hanya Agung dengan total 14 pertanyaan dari penyidik.
“Agenda hari ini pemeriksaan saksi untuk saudara Agung Maryanto. Untuk hari ini saksinya satu orang,” ujar Sukardi saat ditemui awak media.
Baca juga: Inara Rusli Resmi Laporkan Virgoun ke Komnas Anak, Hak Asuh Anak Diduga Direbut Paksa
Sukardi menjelaskan bahwa Agung adalah orang pertama yang mendapatkan CCTV dari rumah Inara Rusli. Namun terkait bagainana mekanisme pengambilan CCTV dan apa motifnya masih belum dibeberkan.
“Terkait dengan itu, Agung mendapatkan CCTV itu yang pertama,” katanya.
Sukardi juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada penyerahan CCTV kepada Virgoun, mantan suami Inara Rusli. Sementara untuk dugaan penyerahan CCTV kepada pihak lain yaitu Mawa, Sukardi menjelaskan bahwa pertanyaan penyidik belum sampai ke arah tersebut.
Baca juga: Insanul Fahmi Sudah Minta Maaf, Wardatina Mawa Belum Mau Rujuk
“Sejauh ini tidak ada penyerahan ke Virgoun. Dan terkait penyerahan ke Mawa, pertanyaannya belum sampai ke sana,” jelasnya.
Diketahui Agung telah bekerja sebagai sopir Inara selama kurang lebih empat tahun. Ia selama ini digaji oleh Virgoun dan sering dilibatkan dalam urusan teknis rumah termasuk perbaikan CCTV, jauh sebelum kejadian ini dipersoalkan.
“Dia sering dilibatkan untuk hal-hal teknis di rumah, termasuk pernah diminta memperbaiki atau mengganti memori CCTV jauh sebelum kejadian ini,” ungkap Sukardi.
Sementara itu menurut Sukardi, pengambilan CCTV tersebut dipicu oleh kecurigaan adanya orang asing di dalam rumah. Bermula dari laporan asisten rumah tangga berinisial Y yang mendengar suara pria dan suara mencurigakan di lantai tiga.
Akhirnya beberapa saksi termasuk Agung sepakat untuk memeriksa CCTV. Hingga kini kasus dugaan akses ilegal CCTV ini pun masih terus didalami oleh penyidik Bareskrim Polri.
“Pada sehari sebelum pengambilan CCTV, ART menyampaikan ada suara laki-laki dan suara aneh di lantai tiga. Itu atas dasar diskusi antara beberapa orang, terutama dari saksi A, Y, dan PA,” katanya.
(nnz)
Lihat Juga :