Gagal Ginjal Tak Bergejala, Masyarakat Diimbau Deteksi Dini Lewat Tes Urin
Senin, 16 Februari 2026 - 11:59 WIB
loading...
A
A
A
Menariknya, meski jumlah penderita gagal ginjal antara laki-laki dan perempuan relatif seimbang, pasien laki-laki lebih banyak yang akhirnya menjalani transplantasi. Hal iyu dipengaruhi faktor sosial seorang laki-laki yang menjadi pencari nafkah utama.
Sehingga biasanya, anggota keluarganya mendorong dengan memberi donor ginjal agar kualitas hidupnya kembali membaik dan bisa bekerja lagi.
“Laki-laki sering jadi pencari nafkah utama, jadi keluarganya mendorong agar kualitas hidupnya kembali baik dan bisa bekerja lagi,” ujarnya.
Prof Endang menjelaskan bahwa kesadaran untuk melakukan pemeriksaan sejak dini menjadi kunci penting. Dengan diagnosis lebih awal, pasien nantinya memiliki lebih banyak pilihan terapi termasuk peluang menjalani transplantasi pada waktu yang tepat, bukan saat kondisi kerusakan ginjal sudah terlalu berat.
Sehingga biasanya, anggota keluarganya mendorong dengan memberi donor ginjal agar kualitas hidupnya kembali membaik dan bisa bekerja lagi.
“Laki-laki sering jadi pencari nafkah utama, jadi keluarganya mendorong agar kualitas hidupnya kembali baik dan bisa bekerja lagi,” ujarnya.
Prof Endang menjelaskan bahwa kesadaran untuk melakukan pemeriksaan sejak dini menjadi kunci penting. Dengan diagnosis lebih awal, pasien nantinya memiliki lebih banyak pilihan terapi termasuk peluang menjalani transplantasi pada waktu yang tepat, bukan saat kondisi kerusakan ginjal sudah terlalu berat.
(nnz)
Lihat Juga :