Gagal Ginjal Tak Bergejala, Masyarakat Diimbau Deteksi Dini Lewat Tes Urin

Senin, 16 Februari 2026 - 11:59 WIB
loading...
Gagal Ginjal Tak Bergejala,...
Penyakit gagal ginjal sering tidak disadari gejalanya oleh pasien. Foto/The Well by Northwell.
A A A
JAKARTA - Penyakit gagal ginjal sering tidak disadari gejalanya oleh pasien. Penyakit ini biasanya baru disadari saat kondisi fisik menurun dan ternyata sudah di stadium akhir atau harus menjalani dialisis (cuci darah).

Padahal, deteksi dini gagal ginjal bisa dilakukan melalui pemeriksaan sederhana. Menurut Spesialis Ginjal dan Hipertensi, Prof. Dr. dr. Endang Susalit, cukup dengan melakukan pemeriksaan urin lengkap, sudah cukup untuk mengetahui apakah ginjal bermasalah atau tidak.

Tes ini pun dapat dilakukan di laboratorium umum dengan harga yang terjangkau.

Baca juga: Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu, Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

“Urin lengkap saja. Kalau hasilnya bersih, biasanya aman,” kata Prof. Endang saat acara Clinical Milestone: Paparan Perjalanan 500 Kidney Transplant di Siloam ASRI pada Sabtu (14/2/2026).

Prof. Endang menjelaskan, pemeriksaan urin mampu mendeteksi adanya protein, darah, atau zat lain yang menjadi tanda awal gangguan ginjal. Jika dilakukan secara rutin, tes ini bisa membantu mencegah progresi penyakit ke tahap lanjut.

Baca juga: Transplantasi Ginjal Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien, Tak Perlu Lagi Cuci Darah

Menariknya, meski jumlah penderita gagal ginjal antara laki-laki dan perempuan relatif seimbang, pasien laki-laki lebih banyak yang akhirnya menjalani transplantasi. Hal iyu dipengaruhi faktor sosial seorang laki-laki yang menjadi pencari nafkah utama.

Sehingga biasanya, anggota keluarganya mendorong dengan memberi donor ginjal agar kualitas hidupnya kembali membaik dan bisa bekerja lagi.

“Laki-laki sering jadi pencari nafkah utama, jadi keluarganya mendorong agar kualitas hidupnya kembali baik dan bisa bekerja lagi,” ujarnya.

Prof Endang menjelaskan bahwa kesadaran untuk melakukan pemeriksaan sejak dini menjadi kunci penting. Dengan diagnosis lebih awal, pasien nantinya memiliki lebih banyak pilihan terapi termasuk peluang menjalani transplantasi pada waktu yang tepat, bukan saat kondisi kerusakan ginjal sudah terlalu berat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tio Pakusadewo Dilarikan...
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Ternyata Idap Penyakit Ini
Perjuangan Panjang Vidi...
Perjuangan Panjang Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal, Ini Fakta Penting tentang Penyakitnya
Dokter Ingatkan Pasien...
Dokter Ingatkan Pasien Transplantasi Ginjal Wajib Disiplin Obat dan Pola Hidup Sehat
Dokter Spesialis Urologi...
Dokter Spesialis Urologi Soroti Minimnya Donor Ginjal, Ingin Pemerintah Bentuk Bank Donor
Pasien Cuci Darah di...
Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu, Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
Ini Solusi Herbal Alami...
Ini Solusi Herbal Alami untuk Kesehatan Ginjal
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Raih Sertifikasi Clinical...
Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke, Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama
Kisah Atlet Gagal Ginjal...
Kisah Atlet Gagal Ginjal dan Harapan Baru Lewat Terapi CAPD
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Infografis
Jadi Penyakit Mematikan,...
Jadi Penyakit Mematikan, Begini Cara Deteksi Dini Stroke
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved