Ammar Zoni Terkejut Foto Bukti Kasus Narkotika: Saya Difoto Suruh Pegang Tas Itu
Kamis, 19 Februari 2026 - 18:15 WIB
loading...
Ammar Zoni setelah menjalani sidang kasus dugaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (19/2/2026). Foto: Ravie Mulia Wardani
A
A
A
JAKARTA - Sidang kasus dugaan peredaran narkotika yang menjerat aktor Ammar Zoni masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (19/2/2026).
Dalam persidangan kali ini, agenda difokuskan pada pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dua saksi tersebut diantaranya adalah PLH Ka. Kp Rutan Salemba, Abdul Kadir Atamimi dan Pendamping Keamanan, Muhammad Isman.
Kehadiran dua saksi tersebut dirasa keberatan oleh pihak Ammar Zoni. Terlebih, dalam persidangan tersebut pihak JPU memperlihatkan sejumlah bukti dokumentasi dari saksi berupa foto yang diambil sesaat setelah penangkapan dan penggeledahan.
Baca Juga : Ammar Zoni Diduga Atur Peredaran Sabu di Rutan Salemba, Saksi Bongkar Modus
Dalam foto tersebut, Ammar Zoni terlihat bersama empat pelaku lainnya, di mana Ammar tampak memegang sebuah tas kecil atau pouch yang diduga berisi barang bukti. Ammar Zoni merasa terkejut dengan adanya foto itu yang dinarasikan sebagai bukti terhadap kasusnya.
Ammar sendiri tidak menampik keberadaan foto itu, namun ia memberikan konteks yang jauh berbeda dari apa yang dipaparkan jaksa penuntut umum. Ammar mengklaim bahwa momen dalam foto tersebut terjadi di bawah tekanan setelah adanya tindakan kekerasan dari oknum petugas.
“Tadi itu itu memang lucu sekali gitu loh keadaannya di saat kita habis di introgasi di habis penganiayaan dari oknum kepolisian Polsek gitu kan. Nah, setelah itu kami difoto gitu loh,” kata Ammar saat ditemui usai persidangan.
Baca Juga : Fokus Akhirat, Ivan Gunawan Sudah Siapkan Kain Kafan hingga Pengurus Jenazah
Ammar juga menyayangkan narasi dimana ia memang sengaja memegang tas kecil yang dipoto. Padahal, dirinya saat itu memang disuruh untuk memegang tas tersebut lalu difoto bersama empat rekan lainnya.
“Nah, difoto dan disitu bisa dilihat sendiri fotonya, ada lima orang dari situ saya disuruh pegang tas itu. Dan saya enggak tahu apa-apa dan bisa dilihat sendiri juga di foto itu kan bagaimana kita muka-muka kita semua habis disiksa dan itu terjadi di tengah malam foto itu,” tambah dia.
Bukti yang dihadirkan saksi pihak Jaksa Penuntut Umum itu sempat membuat Ammar terpancing untuk mengajukan permohonan menyanggah kepada majelis hakim. Namun dalam agenda kali ini pihaknya belum diberikan kesempatan untuk menyanggah karena agenda persidangan kali ini hanyalah pemeriksaan saksi.
“Jadi memang tadinya sebenarnya saya pengen banget untuk menanggapi pernyataan dari Pak Atamimi. Cuman karena tadi seperti yang sudah disampaikan dari kuasa hukum kalau tanggapan ini kita tidak menanggapi pernyataan dari kesaksian,” pungkas Amar.
Sidang sendiri akan dilanjutkan pada Minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi terakhir dari pihak Ammar Zoni.
Dalam persidangan kali ini, agenda difokuskan pada pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dua saksi tersebut diantaranya adalah PLH Ka. Kp Rutan Salemba, Abdul Kadir Atamimi dan Pendamping Keamanan, Muhammad Isman.
Kehadiran dua saksi tersebut dirasa keberatan oleh pihak Ammar Zoni. Terlebih, dalam persidangan tersebut pihak JPU memperlihatkan sejumlah bukti dokumentasi dari saksi berupa foto yang diambil sesaat setelah penangkapan dan penggeledahan.
Baca Juga : Ammar Zoni Diduga Atur Peredaran Sabu di Rutan Salemba, Saksi Bongkar Modus
Dalam foto tersebut, Ammar Zoni terlihat bersama empat pelaku lainnya, di mana Ammar tampak memegang sebuah tas kecil atau pouch yang diduga berisi barang bukti. Ammar Zoni merasa terkejut dengan adanya foto itu yang dinarasikan sebagai bukti terhadap kasusnya.
Ammar sendiri tidak menampik keberadaan foto itu, namun ia memberikan konteks yang jauh berbeda dari apa yang dipaparkan jaksa penuntut umum. Ammar mengklaim bahwa momen dalam foto tersebut terjadi di bawah tekanan setelah adanya tindakan kekerasan dari oknum petugas.
“Tadi itu itu memang lucu sekali gitu loh keadaannya di saat kita habis di introgasi di habis penganiayaan dari oknum kepolisian Polsek gitu kan. Nah, setelah itu kami difoto gitu loh,” kata Ammar saat ditemui usai persidangan.
Baca Juga : Fokus Akhirat, Ivan Gunawan Sudah Siapkan Kain Kafan hingga Pengurus Jenazah
Ammar juga menyayangkan narasi dimana ia memang sengaja memegang tas kecil yang dipoto. Padahal, dirinya saat itu memang disuruh untuk memegang tas tersebut lalu difoto bersama empat rekan lainnya.
“Nah, difoto dan disitu bisa dilihat sendiri fotonya, ada lima orang dari situ saya disuruh pegang tas itu. Dan saya enggak tahu apa-apa dan bisa dilihat sendiri juga di foto itu kan bagaimana kita muka-muka kita semua habis disiksa dan itu terjadi di tengah malam foto itu,” tambah dia.
Bukti yang dihadirkan saksi pihak Jaksa Penuntut Umum itu sempat membuat Ammar terpancing untuk mengajukan permohonan menyanggah kepada majelis hakim. Namun dalam agenda kali ini pihaknya belum diberikan kesempatan untuk menyanggah karena agenda persidangan kali ini hanyalah pemeriksaan saksi.
“Jadi memang tadinya sebenarnya saya pengen banget untuk menanggapi pernyataan dari Pak Atamimi. Cuman karena tadi seperti yang sudah disampaikan dari kuasa hukum kalau tanggapan ini kita tidak menanggapi pernyataan dari kesaksian,” pungkas Amar.
Sidang sendiri akan dilanjutkan pada Minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi terakhir dari pihak Ammar Zoni.
(wur)
Lihat Juga :