Revitalisasi Masjid Ikonik di Lubuk Linggau Sambut Ramadan dengan Wajah Baru
Kamis, 19 Februari 2026 - 09:31 WIB
loading...
Menyambut bulan suci Ramadan, Masjid Agung As-Salam di Lubuk Linggau, Sumatra Selatan, tampil dengan wajah yang lebih segar melalui program revitalisasi. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menyambut bulan suci Ramadan, Masjid Agung As-Salam di Lubuk Linggau, Sumatra Selatan, tampil dengan wajah yang lebih segar melalui program revitalisasi yang menghadirkan suasana ibadah lebih nyaman dan bersih bagi masyarakat. Sebanyak 3.761 liter cat didonasikan guna memperbarui tampilan salah satu ikon religi kebanggaan kota tersebut.
Berdiri sejak 1998, Masjid Agung As-Salam tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang komunal dan pusat aktivitas sosial masyarakat. Setiap Ramadan, ribuan jamaah memadati masjid ini untuk melaksanakan salat tarawih, tadarus, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Proses pembaruan mencakup pengecatan ulang area eksterior, peremajaan dinding utama, serta penyesuaian palet warna yang selaras dengan arsitektur bergaya Timur Tengah. Sentuhan warna baru diharapkan mampu memperkuat identitas visual masjid sekaligus menciptakan atmosfer ibadah yang lebih khusyuk.
Andika Suhardi, Regional Sales Manager Nippon Paint Indonesia, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari komitmen Nippon Paint dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. “Bagi kami, warna bukan sekadar elemen estetika, tetapi juga membawa makna dan harapan. Melalui revitalisasi Masjid Agung As-Salam, kami ingin menghadirkan suasana ibadah yang lebih khusyuk sekaligus memperindah ikon religi kebanggaan Lubuk Linggau. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap ruang ibadah yang memiliki nilai historis dan sosial tinggi bagi masyarakat,” ujarnya.
Revitalisasi tersebut juga menjadi wujud kolaborasi lintas sektor antara pihak swasta dan Pemerintah Kota Lubuk Linggau bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR). Tenaga ahli diterjunkan untuk memastikan proses pengecatan memenuhi standar teknis dan memberikan hasil yang optimal serta tahan lama.
Berdiri sejak 1998, Masjid Agung As-Salam tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang komunal dan pusat aktivitas sosial masyarakat. Setiap Ramadan, ribuan jamaah memadati masjid ini untuk melaksanakan salat tarawih, tadarus, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Proses pembaruan mencakup pengecatan ulang area eksterior, peremajaan dinding utama, serta penyesuaian palet warna yang selaras dengan arsitektur bergaya Timur Tengah. Sentuhan warna baru diharapkan mampu memperkuat identitas visual masjid sekaligus menciptakan atmosfer ibadah yang lebih khusyuk.
Andika Suhardi, Regional Sales Manager Nippon Paint Indonesia, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari komitmen Nippon Paint dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. “Bagi kami, warna bukan sekadar elemen estetika, tetapi juga membawa makna dan harapan. Melalui revitalisasi Masjid Agung As-Salam, kami ingin menghadirkan suasana ibadah yang lebih khusyuk sekaligus memperindah ikon religi kebanggaan Lubuk Linggau. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap ruang ibadah yang memiliki nilai historis dan sosial tinggi bagi masyarakat,” ujarnya.
Revitalisasi tersebut juga menjadi wujud kolaborasi lintas sektor antara pihak swasta dan Pemerintah Kota Lubuk Linggau bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR). Tenaga ahli diterjunkan untuk memastikan proses pengecatan memenuhi standar teknis dan memberikan hasil yang optimal serta tahan lama.
Lihat Juga :