Tren Fitness Premium Bergeser ke Latihan Berbasis Performa
Senin, 02 Maret 2026 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Ketika posisi bergeser ke belakang, laju otomatis melambat. Respons terjadi secara real-time tanpa tombol percepatan maupun jeda mesin, sehingga pengalaman latihan berubah dari mengikuti mesin menjadi sepenuhnya mengendalikan mesin.
Sejumlah pelatih kebugaran menilai treadmill non-motorized memberikan aktivasi otot lebih tinggi dibanding versi bermotor. Tanpa bantuan motor, pengguna harus mendorong belt secara aktif, sehingga meningkatkan keterlibatan posterior chain seperti glutes, hamstring, dan otot inti.
Dari sisi metabolik, beberapa praktisi mencatat pembakaran kalori pada sesi sprint atau interval dapat lebih tinggi dalam durasi yang sama. Selain itu, tanpa kebutuhan listrik, perangkat ini dinilai lebih efisien untuk operasional fasilitas komersial dengan frekuensi penggunaan tinggi.
Perwakilan MONKEFIT menyebut pergeseran ini sebagai bagian dari evolusi kebutuhan pasar.
“Kami melihat pengguna kini lebih fokus pada performa dan kontrol gerak. Curved treadmill memberikan pengalaman latihan yang lebih aktif karena intensitas sepenuhnya ditentukan oleh pengguna, bukan mesin,” ungkap Tji Fung selaku Product Manager MONKEFIT.
Ia menambahkan bahwa aspek efisiensi juga menjadi pertimbangan penting. “Untuk kebutuhan gym premium, hotel, maupun program corporate wellness, durabilitas dan biaya operasional menjadi faktor utama. Melalui HUSSAR Series Curved Treadmill, kami menghadirkan konstruksi heavy-duty dengan sistem non-motorized yang responsif, sehingga dapat digunakan dalam intensitas tinggi dengan perawatan yang lebih terkendali,” katanya.
Sejumlah pelatih kebugaran menilai treadmill non-motorized memberikan aktivasi otot lebih tinggi dibanding versi bermotor. Tanpa bantuan motor, pengguna harus mendorong belt secara aktif, sehingga meningkatkan keterlibatan posterior chain seperti glutes, hamstring, dan otot inti.
Dari sisi metabolik, beberapa praktisi mencatat pembakaran kalori pada sesi sprint atau interval dapat lebih tinggi dalam durasi yang sama. Selain itu, tanpa kebutuhan listrik, perangkat ini dinilai lebih efisien untuk operasional fasilitas komersial dengan frekuensi penggunaan tinggi.
Perwakilan MONKEFIT menyebut pergeseran ini sebagai bagian dari evolusi kebutuhan pasar.
“Kami melihat pengguna kini lebih fokus pada performa dan kontrol gerak. Curved treadmill memberikan pengalaman latihan yang lebih aktif karena intensitas sepenuhnya ditentukan oleh pengguna, bukan mesin,” ungkap Tji Fung selaku Product Manager MONKEFIT.
Ia menambahkan bahwa aspek efisiensi juga menjadi pertimbangan penting. “Untuk kebutuhan gym premium, hotel, maupun program corporate wellness, durabilitas dan biaya operasional menjadi faktor utama. Melalui HUSSAR Series Curved Treadmill, kami menghadirkan konstruksi heavy-duty dengan sistem non-motorized yang responsif, sehingga dapat digunakan dalam intensitas tinggi dengan perawatan yang lebih terkendali,” katanya.
Lihat Juga :