Children of Heaven Dibuat Versi Indonesia, Film Iran Nominasi Oscar
Kamis, 05 Maret 2026 - 11:46 WIB
loading...
Film legendaris Iran Children of Heaven yang masuk nominasi Academy Awards atau Piala Oscar pada 1997 kini diadaptasi ke versi Indonesia. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Film legendaris Iran Children of Heaven yang masuk nominasi Academy Awards atau Piala Oscar pada 1997 kini diadaptasi ke versi Indonesia. Proyek film tersebut disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan diproduksi MD Entertainment.
Children of Heaven mengangkat kisah sederhana yang menyentuh tentang perjuangan seorang bocah laki-laki yang berusaha membahagiakan adik perempuannya melalui sepasang sepatu. Cerita tersebut sebelumnya menjadi fenomena global sejak disutradarai sineas Iran Majid Majidi.
Dalam proses adaptasinya, Hanung mengaku sempat memikirkan secara matang arah penggarapan film tersebut. Ia tidak ingin kisah yang dibawakan justru terkesan mengeksploitasi kemiskinan atau sekadar memancing air mata penonton.
"Sebagaimana yang dipesankan oleh kreatornya, Majid Majidi, film ini tidak boleh mengeksploitasi kesedihan dan kemiskinan. Justru di tengah keterbatasan, kita harus menunjukkan martabat sebagai manusia. Itu yang saya lihat dalam film-film Iran. Mereka bangga menjadi diri sendiri meskipun serba kurang," ujar Hanung.
Sementara, Produser Manoj Punjabi menjelaskan bahwa adaptasi Indonesia akan mengambil latar waktu era 1980-an dengan lokasi cerita di Semarang. Pemilihan periode tersebut dianggap lebih relevan untuk menggambarkan nilai cerita yang ingin disampaikan.
"Kalau zaman sekarang semua punya HP. Kemiskinan yang ada di film ini bukan itu poin yang mau disampaikan. Kita tidak mau memeras emosi yang tidak benar. Keputusan bersama adalah ambil setting 80-an. Zaman itu sepatu adalah barang mewah, luxury," tutur Manoj.
Founder & CEO of MD Entertainment ini juga mengungkapkan bahwa proses mendapatkan hak adaptasi film tersebut bukan perkara mudah. Ia menyebut tim produksi harus menunggu bertahun-tahun sebelum akhirnya mendapatkan izin resmi untuk menggarap versi Indonesia.
"Cerita ini kami sudah kejar dari tujuh sampai delapan tahun, bahkan 10 tahun. Kita coba terus tidak dapat-dapat, akhirnya bisa jatuh ke tangan MD. Saya bersyukur dan ini sesuai ekspektasi saya. Jarang kalau kita adaptasi film ada benchmark-nya, tapi saya bisa bilang Anda semua tidak akan kecewa," kata Manoj Punjabi.
Film Children of Heaven versi Indonesia dijadwalkan tayang pada 27 Mei 2026, bertepatan dengan momentum Idul Adha. Manoj menilai momen tersebut selaras dengan tema besar cerita yang menonjolkan pengorbanan seorang kakak terhadap adiknya.
"Idul Adha adalah hari pengorbanan. Film ini juga bercerita tentang pengorbanan kakak untuk adiknya. Sangat tepat momennya. Kami akan dorong promosi secara besar-besaran karena film bagus harus berani ditonjolkan," ucap Manoj.
Dalam versi terbaru ini, film akan dibintangi Jared Ali sebagai Ali dan Humaira Jahra sebagai Zahra. Selain itu, aktor Andri Mashadi dan aktris Faradina Mufti turut memperkuat jajaran pemain.
Children of Heaven mengangkat kisah sederhana yang menyentuh tentang perjuangan seorang bocah laki-laki yang berusaha membahagiakan adik perempuannya melalui sepasang sepatu. Cerita tersebut sebelumnya menjadi fenomena global sejak disutradarai sineas Iran Majid Majidi.
Dalam proses adaptasinya, Hanung mengaku sempat memikirkan secara matang arah penggarapan film tersebut. Ia tidak ingin kisah yang dibawakan justru terkesan mengeksploitasi kemiskinan atau sekadar memancing air mata penonton.
"Sebagaimana yang dipesankan oleh kreatornya, Majid Majidi, film ini tidak boleh mengeksploitasi kesedihan dan kemiskinan. Justru di tengah keterbatasan, kita harus menunjukkan martabat sebagai manusia. Itu yang saya lihat dalam film-film Iran. Mereka bangga menjadi diri sendiri meskipun serba kurang," ujar Hanung.
Sementara, Produser Manoj Punjabi menjelaskan bahwa adaptasi Indonesia akan mengambil latar waktu era 1980-an dengan lokasi cerita di Semarang. Pemilihan periode tersebut dianggap lebih relevan untuk menggambarkan nilai cerita yang ingin disampaikan.
"Kalau zaman sekarang semua punya HP. Kemiskinan yang ada di film ini bukan itu poin yang mau disampaikan. Kita tidak mau memeras emosi yang tidak benar. Keputusan bersama adalah ambil setting 80-an. Zaman itu sepatu adalah barang mewah, luxury," tutur Manoj.
Founder & CEO of MD Entertainment ini juga mengungkapkan bahwa proses mendapatkan hak adaptasi film tersebut bukan perkara mudah. Ia menyebut tim produksi harus menunggu bertahun-tahun sebelum akhirnya mendapatkan izin resmi untuk menggarap versi Indonesia.
"Cerita ini kami sudah kejar dari tujuh sampai delapan tahun, bahkan 10 tahun. Kita coba terus tidak dapat-dapat, akhirnya bisa jatuh ke tangan MD. Saya bersyukur dan ini sesuai ekspektasi saya. Jarang kalau kita adaptasi film ada benchmark-nya, tapi saya bisa bilang Anda semua tidak akan kecewa," kata Manoj Punjabi.
Film Children of Heaven versi Indonesia dijadwalkan tayang pada 27 Mei 2026, bertepatan dengan momentum Idul Adha. Manoj menilai momen tersebut selaras dengan tema besar cerita yang menonjolkan pengorbanan seorang kakak terhadap adiknya.
"Idul Adha adalah hari pengorbanan. Film ini juga bercerita tentang pengorbanan kakak untuk adiknya. Sangat tepat momennya. Kami akan dorong promosi secara besar-besaran karena film bagus harus berani ditonjolkan," ucap Manoj.
Dalam versi terbaru ini, film akan dibintangi Jared Ali sebagai Ali dan Humaira Jahra sebagai Zahra. Selain itu, aktor Andri Mashadi dan aktris Faradina Mufti turut memperkuat jajaran pemain.
(dra)
Lihat Juga :