Perusahaan Harus Adaptif, Berani Sinergi dan Kreatif
Kamis, 19 Maret 2026 - 15:10 WIB
loading...
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Bloom Group di kantor pusat perusahaan tersebut. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Bloom Group di kantor pusat perusahaan tersebut, baru-baru ini. Kehadiran Sandiaga disambut langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Bloom Group, Andrew Chu.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Bloom Group untuk memperkenalkan ekosistem bisnisnya yang berkembang di berbagai sektor strategis.
Menurut Sandiaga, pengusaha dituntut untuk cepat beradaptasi dan berani berkolaborasi serta berpikir kreatif dan inovatif agar mampu menghadapi segala tantangan dan perubahan zaman.
"Inilah wajah masa depan ekonomi kita: adaptif, berani bersinergi, dan sukses mengawinkan industri fundamental dengan kreativitas digital," ujar Bang Sandi
Dalam pertemuan itu, Andrew Chu mengajak Sandiaga Uno melihat lebih dekat struktur bisnis Bloom Group yang mencakup sektor energi, logistik, hingga media kreatif.
Bloom Group dikenal memiliki empat lini bisnis utama yang saling terhubung dan menopang pertumbuhan perusahaan. Di sektor energi, Bloom Energy berfokus pada aktivitas trading batu bara dengan tata kelola profesional. Sementara itu, PRAU berperan sebagai intermediate stockpile yang mendukung kelancaran manajemen stok batu bara dalam rantai pasok energi.
Pada bidang logistik, Bloom X hadir sebagai penyedia jasa transportasi berat yang mendukung distribusi komoditas melalui berbagai moda, termasuk tongkang dan sistem logistik terpadu. Adapun di sektor kreatif, Bloom Media menjadi unit usaha yang bergerak dalam produksi konten digital, pengembangan kreator, serta pengelolaan media digital di berbagai platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.
Keberagaman lini usaha tersebut menunjukkan langkah Bloom Group dalam membangun model bisnis yang tidak hanya bertumpu pada sektor fundamental, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ekonomi kreatif.
Salah satu perwakilan manajemen Bloom Group mengatakan bahwa kombinasi antara sektor energi, logistik, dan media kreatif menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membangun bisnis yang adaptif.
“Melihat Bloom Group, kita melihat bagaimana sebuah perusahaan bisa adaptif. Di satu sisi kuat di sektor fundamental seperti energi dan logistik, tapi di sisi lain juga sangat paham pentingnya konten melalui Bloom Media,” ujar Andrew Chu, selaku CEO dari Bloom Group.
Suasana buka puasa bersama berlangsung hangat dan diwarnai diskusi singkat mengenai tren bisnis 2026. Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno juga tampak berbincang akrab dengan jajaran direksi Bloom Group mengenai pentingnya inovasi dan daya saing pelaku usaha nasional di tengah tantangan ekonomi global.
"Fokus kami adalah menjaga keseimbangan antara sektor komoditas yang capital-intensive dengan sektor kreatif yang lebih dinamis. Kehadiran unit-unit seperti Bloom Energy hingga Bloom Media menciptakan ekosistem finansial yang saling memperkuat, sehingga holding tetap resilien menghadapi fluktuasi pasar" ujar Hatta, selaku Direktur Keuangan dari Bloom group.
Dengan portofolio bisnis yang mencakup Bloom Energy, PRAU, Bloom X, dan Bloom Media, Bloom Group menunjukkan posisinya sebagai kelompok usaha yang terus berkembang dan mulai diperhitungkan dalam lanskap bisnis nasional.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Bloom Group untuk memperkenalkan ekosistem bisnisnya yang berkembang di berbagai sektor strategis.
Menurut Sandiaga, pengusaha dituntut untuk cepat beradaptasi dan berani berkolaborasi serta berpikir kreatif dan inovatif agar mampu menghadapi segala tantangan dan perubahan zaman.
"Inilah wajah masa depan ekonomi kita: adaptif, berani bersinergi, dan sukses mengawinkan industri fundamental dengan kreativitas digital," ujar Bang Sandi
Dalam pertemuan itu, Andrew Chu mengajak Sandiaga Uno melihat lebih dekat struktur bisnis Bloom Group yang mencakup sektor energi, logistik, hingga media kreatif.
Bloom Group dikenal memiliki empat lini bisnis utama yang saling terhubung dan menopang pertumbuhan perusahaan. Di sektor energi, Bloom Energy berfokus pada aktivitas trading batu bara dengan tata kelola profesional. Sementara itu, PRAU berperan sebagai intermediate stockpile yang mendukung kelancaran manajemen stok batu bara dalam rantai pasok energi.
Pada bidang logistik, Bloom X hadir sebagai penyedia jasa transportasi berat yang mendukung distribusi komoditas melalui berbagai moda, termasuk tongkang dan sistem logistik terpadu. Adapun di sektor kreatif, Bloom Media menjadi unit usaha yang bergerak dalam produksi konten digital, pengembangan kreator, serta pengelolaan media digital di berbagai platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.
Keberagaman lini usaha tersebut menunjukkan langkah Bloom Group dalam membangun model bisnis yang tidak hanya bertumpu pada sektor fundamental, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ekonomi kreatif.
Salah satu perwakilan manajemen Bloom Group mengatakan bahwa kombinasi antara sektor energi, logistik, dan media kreatif menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membangun bisnis yang adaptif.
“Melihat Bloom Group, kita melihat bagaimana sebuah perusahaan bisa adaptif. Di satu sisi kuat di sektor fundamental seperti energi dan logistik, tapi di sisi lain juga sangat paham pentingnya konten melalui Bloom Media,” ujar Andrew Chu, selaku CEO dari Bloom Group.
Suasana buka puasa bersama berlangsung hangat dan diwarnai diskusi singkat mengenai tren bisnis 2026. Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno juga tampak berbincang akrab dengan jajaran direksi Bloom Group mengenai pentingnya inovasi dan daya saing pelaku usaha nasional di tengah tantangan ekonomi global.
"Fokus kami adalah menjaga keseimbangan antara sektor komoditas yang capital-intensive dengan sektor kreatif yang lebih dinamis. Kehadiran unit-unit seperti Bloom Energy hingga Bloom Media menciptakan ekosistem finansial yang saling memperkuat, sehingga holding tetap resilien menghadapi fluktuasi pasar" ujar Hatta, selaku Direktur Keuangan dari Bloom group.
Dengan portofolio bisnis yang mencakup Bloom Energy, PRAU, Bloom X, dan Bloom Media, Bloom Group menunjukkan posisinya sebagai kelompok usaha yang terus berkembang dan mulai diperhitungkan dalam lanskap bisnis nasional.
(dra)
Lihat Juga :