Penuh Imajinasi dan Air Mata, Na Willa Jadi Film Keluarga Wajib Tonton saat Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:50 WIB
loading...
Penuh Imajinasi dan...
Film Na Willa, cocok jadi tontonan keluarga saat libur lebaran. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Film Na Willa menghadirkan dunia anak penuh imajinasi dan keajaiban. Karya terbaru Visinema Studios ini tayang sejak 18 Maret 2026. Cerita mengajak penonton melihat kembali dunia dari sudut pandang anak: penuh imajinasi dan keajaiban. Perspektif tersebut dipenuhi rasa ingin tahu yang tulus dan menyentuh. Tidak heran, banyak penonton keluar bioskop dengan perasaan haru. Film ini menjadi pilihan keluarga selama momentum Lebaran tahun ini.

Di balik layar, sutradara Ryan Adriandhy menghadirkan kisah sederhana namun bermakna. Ia mengadaptasi novel karya Reda Gaudiamo dengan pendekatan emosional. Dunia warna-warni berpadu dengan detail kecil yang terasa hidup. Penonton dewasa seakan diajak kembali ke masa kanak-kanak. Sementara itu, anak-anak menemukan cermin imajinasi mereka sendiri. Narasi pun mengalir lembut tanpa kehilangan kekuatan cerita.

Kisah berpusat pada Na Willa, gadis enam tahun yang penuh imajinasi. Ia percaya gang kecil tempat tinggalnya menyimpan banyak keajaiban. Namun, perubahan datang saat teman-temannya mulai bersekolah. Perlahan, dunianya ikut berubah mengikuti realitas baru. Di titik ini, Na Willa belajar tentang bertumbuh dan merelakan. Meski demikian, rasa ingin tahu tetap ia jaga.

Baca Juga : Bukan Sekadar Hiburan, Irene Umar Nilai Willa Na Punya Pesan Hangat untuk Keluarga

Dibuat oleh para kreator Film Jumbo yang telah sukses memeluk puluhan juta hati penonton Indonesia, Na Willa dibuat dengan proses yang juga menghargai kolaborasi para kru dan pemeran yang terlibat. Sutradara Ryan Adriandhy menceritakan salah satu pengalaman momen magis yang juga membuat banyak penonton bertanya-tanya bagaimana cara membuat adegan tersebut yang terasa menyenangkan.

“Kenapa natural dan berhasil magical? Karena shot itu lahir dari kolaborasi manusia. Shot itu lahir bukan dari keajaiban instan, tapi dari kolaborasi yang sangat manusiawi,” kenang Ryan.

Salah satu yang juga terlihat sangat natural adalah adegan kue cucur. Ketika Na Willa dan salah satu temannya, Farida, masuk ke kamar Kakak Farida, Mbak Martini. Di momen itu, Farida dan Na Willa memakan kue cucur. Namun, di sisi lain, Mbak Martini tengah resah dengan rencana pernikahannya. Ryan menangkap potret kepolosan anak-anak dengan secara natural, melihat realitas yang dihadapi orang yang sudah lebih besar dari sudut pandang anak-anak.

Ryan juga menyuguhkan kebahagiaan dunia anak seperti saat Na Willa dan geng Krembangan, teman-temannya saat bermain di tanah lapang yang mungkin saat ini jarang ditemui sehingga membuat nostalgia. Momen-momen keajaiban juga ditampilkan Ryan dengan berbagai elemen benda mati yang terasa hidup, seperti debu-debu kasur yang menyerupai kerlip bintang, air hujan yang tampak sparkling, atau buku-buku di ruang kelas yang beterbangan.

Film ini dibintangi Luisa Adreena, Freya Mikhayla, dan Azamy Syauqi. Nama lain seperti Arsenio Rafisqy dan Irma Rihi turut memperkuat cerita. Junior Liem hingga Ira Wibowo juga hadir memberi kedalaman emosi.

Antusiasme penonton terlihat sejak special screening hingga gala premiere. Sutradara Riri Riza menilai film ini memiliki kedekatan emosional kuat. “Filmnya dekat dengan perasaan dan sangat menyenangkan,” ujarnya. Ia juga menyebut formula film anak ini terasa tepat. Hal senada diungkapkan oleh host dan aktor Reza Chandika. “Seperti rest area terbaik untuk orang dewasa,” katanya.

Di sisi lain, Ryan Adriandhy menekankan pentingnya kolaborasi manusia dalam produksi. Ia menolak penggunaan kecerdasan buatan generatif dalam proses kreatif. “Semua lahir dari kolaborasi manusia, bukan keajaiban instan,” ucapnya. Setiap adegan dibangun melalui imajinasi aktor dan ketelitian kru. Hasilnya terlihat pada momen-momen kecil yang terasa hidup. Misalnya, debu kasur menyerupai kerlip cahaya yang memikat.

Baca Juga : Tontonan Berkah Lebaran, Rekomendasi Spesial Temani Momen Kumpul Keluarga di VISION+

Distribusi film ini terbilang luas di seluruh Indonesia. Pada hari penayangan, tersedia lebih dari 1.600 show. Film ini hadir di 478 layar dan 445 bioskop nasional. Jaringan seperti Cinema XXI, CGV, dan Cinepolis turut menayangkan. Selain itu, bioskop independen juga ikut menjangkau penonton daerah. Tiket dapat dibeli melalui M-Tix XXI, TIX ID, hingga situs resmi jaringan bioskop.

Musik turut memperkuat emosi dalam film ini. Lagu “Sikilku Iso Muni” karya Laleilmanino menjadi bagian penting cerita. Lagu tersebut dinyanyikan oleh Luisa Adreena dan Azamy Syauqi. Komposer Ofel Obaja menyatukan musik dengan narasi visual. “Musik menjadi cara kami bercerita,” kata Ryan. Melalui pendekatan ini, film terasa semakin hidup dan menyentuh. *
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Viral Pemikat...
Kisah Viral Pemikat Jiwa di X Diangkat ke Layar Lebar, Cerita Cinta Berujung Petaka
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Grand Filano Ramai di...
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Berita Terkini
Jajang C Noer Sebut...
Jajang C Noer Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Kritik Vonis 10 Tahun Penjara
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Usai Dikawal Rieke Diah...
Usai Dikawal Rieke Diah Pitaloka, Kasus Nikita Mirzani Kini Dipantau Komisi Yudisial
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Sederet Publik Figur...
Sederet Publik Figur Ungkap Kekecewaan soal Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Betrand Peto Akui Putus...
Betrand Peto Akui Putus dari Aqila, Singgung Adanya Pihak Ketiga
Infografis
Film Bioskop Tayang...
Film Bioskop Tayang Juni 2023, Cocok Ditonton saat Libur Sekolah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved