Kasus Sirosis di Indonesia Tinggi, Wamenkes: Transplantasi Hati Jadi Solusi Utama
Jum'at, 10 April 2026 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
“Saya baru saja mengunjungi pasiennya dan pasiennya sudah dalam kondisi stabil. Pasien berusia 52 tahun. Donornya adalah anaknya sendiri yang berusia 26 tahun,” tambahnya.
Baca Juga : Waspada, 6 Tanda Kerusakan Hati dan Penyebabnya Ini
Ia menjelaskan prosedur transplantasi hati di sejumlah RS Indonesia sudah memadai dan pembiayaannya dapat ditanggung BPJS. Hal ini juga mengimbau masyarakat agar tak perlu lagi untuk melakukan transplantasi di luar negeri.
“Timnya sudah lengkap, dokter bedah digestifnya saja saya hitung yang ikut itu ada 5 ya, ada 5 dokter bedah digestif yang ikut dalam proses transplantasi hepar ini,” paparnya.
Baca Juga : Waspada, 6 Tanda Kerusakan Hati dan Penyebabnya Ini
Ia menjelaskan prosedur transplantasi hati di sejumlah RS Indonesia sudah memadai dan pembiayaannya dapat ditanggung BPJS. Hal ini juga mengimbau masyarakat agar tak perlu lagi untuk melakukan transplantasi di luar negeri.
“Timnya sudah lengkap, dokter bedah digestifnya saja saya hitung yang ikut itu ada 5 ya, ada 5 dokter bedah digestif yang ikut dalam proses transplantasi hepar ini,” paparnya.
(wur)
Lihat Juga :