Insanul Fahmi Terpaksa Berbohong Demi Jaga Mental Anak, Ngaku Lagi Sibuk Kerja
Sabtu, 11 April 2026 - 08:45 WIB
loading...
Insanul Fahmi mengaku terpaksa berbohong kepada anak di tengah proses hukum. Foto/Ravie Mulia.
A
A
A
JAKARTA - Pengusaha Insanul Fahmi mengaku terpaksa berbohong kepada anak di tengah proses hukum kasus dugaan perzinaan yang kini menjeratnya. Hal ini dilakukan demi menjaga kondisi psikologis sang anak.
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, membeberkan bahwa kliennya belum lama ini menyempatkan waktu untuk menginap bersama anaknya. Momen itu dimanfaatkan untuk memelihara ikatan emosional mereka.
Baca juga: Dugaan Kasus Perselingkuhan dan Perzinaan, Insanul Fahmi Dicecar 30 Pertanyaan
Insanul dikatakan Tommy sangat menyadari pentingnya kehadiran orangtua bagi sang buah hati.
Ia tak ingin perselisihan rumah tangga berdampak buruk pada pertumbuhan mental anak.
"Mas Insanul ingin tetap bisa berhubungan dengan anak lebih dekat lagi. Kemarin sudah bisa bermain, sudah bisa menginap bareng satu hari. Anak ini kan harus dijaga mentalitas dan kedekatannya, karena masa golden age di bawah 6 tahun ini harus didahulukan," ujar Tommy di Polda Metro Jaya belum lama ini.
Baca juga: Inarasati Dikabarkan sakit, Insanul Fahmi Doakan Cepat Sembuh
Menurut Tommy, kesuksesan dan pendidikan anak tetap menjadi tanggung jawab bersama, terlepas dari status hubungan kedua orangtuanya yang saat ini sedang tidak baik.
Namun, ia mengaku intensitas pertemuan Insanul dan anak berkurang akibat proses hukum tersebut. Oleh karena itu, Insanul terpaksa berbohong untuk mengalihkan perhatian sang buah hati.
"Kalau ke anak sendiri, (memberi pengertian) lebih ke sekarang lagi banyak kerjaan saja sih," tutur Insanul Fahmi.
Meski laporan di Polda Metro Jaya sudsh naik ke tahap penyidikan, Insanul berharap masalah tersebut cepat selesai agar kembali menjalani kehidupan normal.
"Siapa sih yang ingin berantem atau punya masalah? Penginnya cepat tuntas saja. Fokusnya sekarang bagaimana recovery," tambah Insanul.
Sebagai informasi, Insanul Fahmi telah menjalani pemeriksaan tambahan sebagai saksi terlapor di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya atas kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang dilaporkan Wardatina Mawa.
Selama 3,5 jam diperiksa, Insanul dicecar 30 pertanyaan oleh tim penyidik seputar kejadian yang dituduhkan kepadanya.
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, membeberkan bahwa kliennya belum lama ini menyempatkan waktu untuk menginap bersama anaknya. Momen itu dimanfaatkan untuk memelihara ikatan emosional mereka.
Baca juga: Dugaan Kasus Perselingkuhan dan Perzinaan, Insanul Fahmi Dicecar 30 Pertanyaan
Insanul dikatakan Tommy sangat menyadari pentingnya kehadiran orangtua bagi sang buah hati.
Ia tak ingin perselisihan rumah tangga berdampak buruk pada pertumbuhan mental anak.
"Mas Insanul ingin tetap bisa berhubungan dengan anak lebih dekat lagi. Kemarin sudah bisa bermain, sudah bisa menginap bareng satu hari. Anak ini kan harus dijaga mentalitas dan kedekatannya, karena masa golden age di bawah 6 tahun ini harus didahulukan," ujar Tommy di Polda Metro Jaya belum lama ini.
Baca juga: Inarasati Dikabarkan sakit, Insanul Fahmi Doakan Cepat Sembuh
Menurut Tommy, kesuksesan dan pendidikan anak tetap menjadi tanggung jawab bersama, terlepas dari status hubungan kedua orangtuanya yang saat ini sedang tidak baik.
Namun, ia mengaku intensitas pertemuan Insanul dan anak berkurang akibat proses hukum tersebut. Oleh karena itu, Insanul terpaksa berbohong untuk mengalihkan perhatian sang buah hati.
"Kalau ke anak sendiri, (memberi pengertian) lebih ke sekarang lagi banyak kerjaan saja sih," tutur Insanul Fahmi.
Meski laporan di Polda Metro Jaya sudsh naik ke tahap penyidikan, Insanul berharap masalah tersebut cepat selesai agar kembali menjalani kehidupan normal.
"Siapa sih yang ingin berantem atau punya masalah? Penginnya cepat tuntas saja. Fokusnya sekarang bagaimana recovery," tambah Insanul.
Sebagai informasi, Insanul Fahmi telah menjalani pemeriksaan tambahan sebagai saksi terlapor di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya atas kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang dilaporkan Wardatina Mawa.
Selama 3,5 jam diperiksa, Insanul dicecar 30 pertanyaan oleh tim penyidik seputar kejadian yang dituduhkan kepadanya.
(nnz)
Lihat Juga :