Wamenpar Ni Luh Puspa Buka Saka Yoga Festival Nyepi 1948, Perkuat Pariwisata Wellness RI
Sabtu, 11 April 2026 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia menilai, Saka Yoga Festival menjadi ruang penting untuk memperkenalkan praktik yoga sebagai bagian dari spiritualitas sekaligus gaya hidup sehat masyarakat Indonesia. Kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi unggulan untuk wisata kebugaran dan spiritual bagi wisatawan mancanegara.
Ni Luh Puspa turut menyinggung capaian Indonesia di sektor wellness tourism, salah satunya melalui pengakuan internasional terhadap paket wisata di Bali. Di mana program Astungkara Wellness di Bali berhasil meraih penghargaan “Best of the World Readers Choice 2026” kategori wellness dari National Geographic.
“Ini semakin memperkuat bahwa yoga dan wellness, kekuatannya ada di Bali dan Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan kawasan ekonomi khusus berbasis kesehatan, salah satunya di Sanur yang difokuskan sebagai pusat wellness dan health tourism. Dalam kesempatan tersebut, Ni Luh Puspa juga mengapresiasi penyelenggaraan Saka Yoga Festival yang rutin digelar setiap tahun dan telah memasuki tahun ke-8 sebagai bagian dari rangkaian Dharma Shanti Nasional.
Ia berharap ke depan partisipasi masyarakat dapat semakin luas, termasuk melibatkan peserta dari luar daerah.
Ni Luh Puspa turut menyinggung capaian Indonesia di sektor wellness tourism, salah satunya melalui pengakuan internasional terhadap paket wisata di Bali. Di mana program Astungkara Wellness di Bali berhasil meraih penghargaan “Best of the World Readers Choice 2026” kategori wellness dari National Geographic.
“Ini semakin memperkuat bahwa yoga dan wellness, kekuatannya ada di Bali dan Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan kawasan ekonomi khusus berbasis kesehatan, salah satunya di Sanur yang difokuskan sebagai pusat wellness dan health tourism. Dalam kesempatan tersebut, Ni Luh Puspa juga mengapresiasi penyelenggaraan Saka Yoga Festival yang rutin digelar setiap tahun dan telah memasuki tahun ke-8 sebagai bagian dari rangkaian Dharma Shanti Nasional.
Ia berharap ke depan partisipasi masyarakat dapat semakin luas, termasuk melibatkan peserta dari luar daerah.
(nnz)
Lihat Juga :