Fuji Datangi Polres Jaksel, Kasus Dugaan Penggelapan Miliaran Naik ke Penyidikan
Senin, 20 April 2026 - 13:06 WIB
loading...
Fuji bersama pengacaranya mendatangi Porres Jaksel untuk tindak lanjuti kasus penggelapan dana. Foto; Ravie Wardani
A
A
A
JAKARTA - Selebgram Fujianti Utami alias Fuji mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (20/4/2026). Tak sendiri, adik almarhum Febri Andriansyah (Bibi) ini hadir bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin.
Berdasarkan pantauan iNews Media Group (IMG) Fuji tiba di Polres Metro Jaksel sekira pukul 11.00 WIB. Ia pun tampil cantik dengan kemeja krem serta rambut terurai ketika mendatangi kantor polisi.
Sebagai kuasa hukum, Sandy Arifin menjelaskan kedatangan pihaknya hari ini. Mereka mengaku ingin menanyakan kelanjutan proses penyidikan atas laporannya terkait dugaan penipuan dan penggelapan admin media sosial.
Baca Juga : Kasus Penipuan Admin Medsos, Fuji Jalani Pemeriksaan di Polres Jaksel
"Agenda hari ini, kami mendapat informasi terkait laporan kami alhamdulillah berjalan dengan lancar. Dan saksi-saksi sudah diperiksa di hari Jumat atau Kamis minggu lalu, terlapor. Dan status prosesnya sudah naik ke penyidikan," kata Sandy Arifin sebelum memasuki ruang penyidik.
Pihak Fuji mengaku penasaran dengan keterangan saksi terlapor yang sudah diperiksa tim penyidik. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk menanyakan langsung kepada pihak berwajib.
"Jadi kami hari ini mau mengonfirmasi apa yang sudah disampaikan dari terlapor. Apakah ada pengakuan, apakah ada itikad baik untuk penyelesaian terhadap klien kami. Sementara itu dulu karena kami belum dapat informasi lebih lanjut," lanjut Sandy Arifin.
Sandy menjelaskan bahwa laporan kliennya kali ini sudah naik ke tahap penyidikan. Saat ini, mereka tengah menunggu proses gelar perkara dari kepolisian.
Baca Juga : Haji Faisal Geram Fuji Dijodohkan dengan Reza Arap: Berlebihan, Sudah Gak Kondusif
"Tapi yang pasti, proses dari penyelidikan sudah naik ke penyidikan dan sudah diperiksa terlapornya. Jadi tinggal menunggu apa yang harus kita lengkapi lebih lanjut ya," tandasnya.
Sebagai informasi, Fuji melaporkan admin media sosialnya ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penggelapan uang pada Mei 2025.
Adapun modus operandi penggelapan dana yang dialami Fuji diduga menggunakan skema "gali lobang tutup lobang" untuk mengelabui sang selebgram selama kurang lebih dua tahun.
Fuji menerangkan, pelaku memanipulasi bukti transfer antar klien untuk menutupi jejaknya. Ia justru mengirimkan bukti transfer dari klien lain.
Atas kasus ini, Fuji ditaksir mengalami kerugian miliaran rupiah.
"Jadi kayak gali lobang tutup lobang gitu lho," ujar Fuji beberapa waktu lalu.
Berdasarkan pantauan iNews Media Group (IMG) Fuji tiba di Polres Metro Jaksel sekira pukul 11.00 WIB. Ia pun tampil cantik dengan kemeja krem serta rambut terurai ketika mendatangi kantor polisi.
Sebagai kuasa hukum, Sandy Arifin menjelaskan kedatangan pihaknya hari ini. Mereka mengaku ingin menanyakan kelanjutan proses penyidikan atas laporannya terkait dugaan penipuan dan penggelapan admin media sosial.
Baca Juga : Kasus Penipuan Admin Medsos, Fuji Jalani Pemeriksaan di Polres Jaksel
"Agenda hari ini, kami mendapat informasi terkait laporan kami alhamdulillah berjalan dengan lancar. Dan saksi-saksi sudah diperiksa di hari Jumat atau Kamis minggu lalu, terlapor. Dan status prosesnya sudah naik ke penyidikan," kata Sandy Arifin sebelum memasuki ruang penyidik.
Pihak Fuji mengaku penasaran dengan keterangan saksi terlapor yang sudah diperiksa tim penyidik. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk menanyakan langsung kepada pihak berwajib.
"Jadi kami hari ini mau mengonfirmasi apa yang sudah disampaikan dari terlapor. Apakah ada pengakuan, apakah ada itikad baik untuk penyelesaian terhadap klien kami. Sementara itu dulu karena kami belum dapat informasi lebih lanjut," lanjut Sandy Arifin.
Sandy menjelaskan bahwa laporan kliennya kali ini sudah naik ke tahap penyidikan. Saat ini, mereka tengah menunggu proses gelar perkara dari kepolisian.
Baca Juga : Haji Faisal Geram Fuji Dijodohkan dengan Reza Arap: Berlebihan, Sudah Gak Kondusif
"Tapi yang pasti, proses dari penyelidikan sudah naik ke penyidikan dan sudah diperiksa terlapornya. Jadi tinggal menunggu apa yang harus kita lengkapi lebih lanjut ya," tandasnya.
Sebagai informasi, Fuji melaporkan admin media sosialnya ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penggelapan uang pada Mei 2025.
Adapun modus operandi penggelapan dana yang dialami Fuji diduga menggunakan skema "gali lobang tutup lobang" untuk mengelabui sang selebgram selama kurang lebih dua tahun.
Fuji menerangkan, pelaku memanipulasi bukti transfer antar klien untuk menutupi jejaknya. Ia justru mengirimkan bukti transfer dari klien lain.
Atas kasus ini, Fuji ditaksir mengalami kerugian miliaran rupiah.
"Jadi kayak gali lobang tutup lobang gitu lho," ujar Fuji beberapa waktu lalu.
(wur)
Lihat Juga :