Pandemi Belum Berakhir, Begini Ungkapan Bassis Lamb of God
Minggu, 20 September 2020 - 05:05 WIB
loading...
John Campbell mengungkapkan bagaimana orang-orang di kampung halamannya di Richmond, Virginia dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. / Foto: Metalhead Zone
A
A
A
RICHMOND - Amerika Serikat hingga saat ini menjadi negara teratas dengan kasus positif Covid-19 . Sebagai salah satu warga AS, bassis Lamb of God , John Campbell pun mengungkapkan bagaimana orang-orang di kampung halamannya di Richmond, Virginia dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.
(Baca juga: Bassis Anthrax Frank Bello Fokus Garap Debut Album Solo )
DiwawancaraiKaaos TV Finlandia, pembetot bass berusia 47 tahun itu mengatakan jika tidak ada orang yang sekarat di jalanan akibat virus corona baru . "Virus ada di sini, dan Anda bisa tertular jika Anda berada di tempat umum untuk melakukan sesuatu," kata Campbell kepadaKaaos TVdan dikutip Blabber Mouth.
"Seringkali ketika saya pergi ke toko, hampir setiap orang memakai masker sekarang, tapi butuh waktu di daerah ini bagi orang untuk benar-benar mulai memakai masker saat mereka pergi ke toko," ungkapnya.
"Jadi saya berharap kita membuat orang berperilaku dengan cara yang mereka butuhkan untuk menghentikan penyebaran virus, tetapi sampai ada vaksin, menyerahkannya kepada manusia adalah hal yang samar," katanya lagi.
(Baca juga: Bassis Anthrax Frank Bello Fokus Garap Debut Album Solo )
DiwawancaraiKaaos TV Finlandia, pembetot bass berusia 47 tahun itu mengatakan jika tidak ada orang yang sekarat di jalanan akibat virus corona baru . "Virus ada di sini, dan Anda bisa tertular jika Anda berada di tempat umum untuk melakukan sesuatu," kata Campbell kepadaKaaos TVdan dikutip Blabber Mouth.
"Seringkali ketika saya pergi ke toko, hampir setiap orang memakai masker sekarang, tapi butuh waktu di daerah ini bagi orang untuk benar-benar mulai memakai masker saat mereka pergi ke toko," ungkapnya.
"Jadi saya berharap kita membuat orang berperilaku dengan cara yang mereka butuhkan untuk menghentikan penyebaran virus, tetapi sampai ada vaksin, menyerahkannya kepada manusia adalah hal yang samar," katanya lagi.
Lihat Juga :